KAI Properti Rampungkan Perpanjangan Jalur Dipo, Proses Langsir Kini Lebih Cepat - Koran Mandalika

KAI Properti Rampungkan Perpanjangan Jalur Dipo, Proses Langsir Kini Lebih Cepat

Jumat, 8 Agustus 2025 - 08:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT KA Properti Manajemen (KAI Properti) merampungkan proyek perpanjangan jalur badug emplasemen di Dipo Gerbong Rejosari, Semarang. Pembangunan ini diklaim akan mempercepat proses langsir, memperbaiki infrastruktur, dan meminimalkan risiko gangguan operasional.

Plt Sekretaris Utama KAI Properti, Ramdhani Subagja, mengatakan perpanjangan jalur ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas langsir sekaligus keandalan fasilitas perawatan sarana.”Peningkatan jalur di Dipo Rejosari tidak hanya menambah kapasitas, tapi juga mempercepat proses langsir serta meningkatkan keandalan perawatan sarana. Ini wujud kontribusi nyata KAI Properti untuk operasional KA yang aman, tepat waktu, dan efisien,” ujarnya, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga :  Pesta Rakyat UMKM untuk Indonesia: PT HM Sampoerna Tbk. dan Kadin Indonesia Dorong Percepatan Transformasi Ekonomi Inklusif Lewat Pemberdayaan UMKM

Proyek meliputi perpanjangan Jalur 11 yang menjadi lintasan utama gerbong masuk dan keluar area perawatan. Dengan jalur yang lebih panjang, pergerakan sarana jadi lebih fleksibel dan tidak mengganggu aktivitas langsir lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Image

KAI Properti juga membenahi saluran drainase di kawasan dipo. Sebelumnya, pada 2024 tercatat tiga kali banjir yang membuat perjalanan KA terhenti (Semboyan 3). Kini, saluran drainase diperbesar kapasitasnya untuk mengantisipasi curah hujan tinggi.

Baca Juga :  Investasi dan Spekulasi: Dua Pendekatan dalam Dunia Keuangan

Selain itu, jalur langsir ditambah dari satu menjadi dua lajur, sehingga pergerakan gerbong dapat dilakukan secara paralel. Perusahaan juga menyesuaikan elevasi jalur dari 3,3 permil menjadi 1,5 permil agar memenuhi standar kelandaian maksimum dan aman untuk langsir.

Dengan rampungnya proyek ini, Dipo Rejosari disebut akan lebih efisien, aman, dan mampu menangani perawatan sarana KA dalam skala lebih besar.”Kami akan terus berkomitmen mendukung KAI Group dalam mengembangkan infrastruktur perkeretaapian dengan fokus pada keselamatan, efisiensi, dan kualitas layanan,” pungkas Bagja.

Berita Terkait

Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional
Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara
KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”
Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan
Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula
KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung
SUCOFINDO Perkuat Posisi sebagai Global Testing, Inspection, Certification Company pada TIC Summit 2026 di Brussels
Pertumbuhan F&B Jakarta Dorong Evolusi Hospitality Modern

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

SUCOFINDO Perkuat Posisi sebagai Global Testing, Inspection, Certification Company pada TIC Summit 2026 di Brussels

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

Pertumbuhan F&B Jakarta Dorong Evolusi Hospitality Modern

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00

PNBP Minerba Tembus Rp56 Triliun, Hilirisasi Smelter MIND ID Jadi Motor Penggerak

Berita Terbaru

Teknologi

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Teknologi

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00