Token World Liberty Financial (WLFI), Gebrakan Baru Decentralized Finance - Koran Mandalika

Token World Liberty Financial (WLFI), Gebrakan Baru Decentralized Finance

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 28 Juli 2025 – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan misinya terhadap aset digital terutama decentralized finance (DeFi) terbukti bukan sebatas janji politik. World Liberty Financial (WLFI) menjadi proyek DeFi yang didukung oleh Presiden AS Donald Trump, dan anggota keluarganya dengan tujuan memperkuat status global dolar AS di dunia DeFi.

WLFI membuktikan bagaimana inovasi keuangan dapat dibentuk dan dipengaruhi oleh koneksi politik. Diluncurkan pada Oktober 2024, World Liberty Financial (WLF) memiliki keunggulan utama yaitu arsitekturnya yang kokoh. Lebih lanjut, WLFI dibangun di atas Ethereum Layer-2 dengan menggunakan teknologi Aave V3, dan menggabungkan antara keamanan dan desentralisasi Ethereum dengan efisiensi biaya serta kecepatan transaksi yang lebih baik. 

Langkah WLFI dalam menggunakan teknologi  Aave yang merupakan salah satu protokol likuiditas terbesar dan terpercaya di ruang DeFi menunjukkan wujud keseriusannya. Sebab, dengan memanfaatkan teknologi tersebut WLFI mampu menyediakan layanan pinjaman dan peminjaman yang aman, serta andal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Debut WLFI sangat berarti karena kaitannya dengan tokoh politik, yaitu Donald Trump yang menjabat sebagai Chief Crypto Advocate, sementara Eric Trump dan Donald Trump Jr. ditunjuk sebagai Web3 Ambassadors. Keterkaitan ini telah memposisikan WLFI sebagai inisiatif yang menghubungkan politik, keuangan, dan kripto. 

Baca Juga :  Libur Panjang Akhir Mei & Awal Juni, KAI Daop 8 Surabaya Operasikan KA Tambahan

WLFI juga menjadi pelajaran yang penting bagi regulator global, termasuk di Indonesia, di mana pasar aset kripto terus berkembang dan sangat peka terhadap narasi serta figur publik. WLFI juga mengajarkan investor Indonesia tentang pentingnya melakukan riset mendalam dan tidak hanya terpancing oleh hype semata, sebuah pelajaran vital dalam ekosistem yang serba cepat.

Dengan aset $1,5 miliar yang dikelola oleh WLF dan stablecoin USD1 yang didukung oleh aset Departemen Keuangan AS, WLF dipandang oleh para pendukungnya sebagai penantang perbankan tradisional. Namun, para kritikus berpendapat bahwa WLF justru mencerminkan struktur tersentralisasi yang ingin dihindari oleh gerakan DeFi.

Di sisi lain, memilih platform jual-beli aset kripto yang aman dan terpercaya menjadi salah satu faktor penting bagi investor aset kripto, khususnya para investor pemula di Indonesia. Bittime, salah satu crypto exchange berlisensi dan resmi di Indonesia dapat menjadi platform pilihan masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  Jembatan Tak Kasatmata: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mendefinisikan Ulang Hubungan Indonesia–India

Image

Di mana, Bittime telah resmi berada dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan tercatat telah memiliki 31 aset-aset kripto yang dapat distaking. Selain itu, Bittime juga mengadakan kampanye New Token Listing Airdrop #3.

Membagikan total hadiah 100 juta token WLFI, kampanye ini  terbuka untuk publik, khususnya pengguna Bittime. Ini merupakan kesempatan bagi para trader, untuk mengeksplorasi potensi profit dengan menggunakan platform resmi dan berlisensi di Indonesia.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai bukan euforia pasar 

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Berita Terkait

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan
FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya
Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank
Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli
Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu
SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN
OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang
Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47