Bitcoin Anjlok Seiring Perang Tarif dan Ketidakpastian Kebijakan Trump - Koran Mandalika

Bitcoin Anjlok Seiring Perang Tarif dan Ketidakpastian Kebijakan Trump

Senin, 10 Maret 2025 - 16:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin kembali mengalami tekanan! Setelah sempat mencetak rekor di atas $92.800, harga aset kripto terbesar ini terjun lebih dari 10% hanya dalam beberapa hari. Penurunan tajam ini bukan tanpa alasan. Pasar kini dihantui oleh ketidakpastian global, perang tarif antara Amerika Serikat dan China, serta kebijakan ekonomi yang semakin agresif dari Presiden Donald Trump.

Performa Harga Bitcoin

Bitcoin mengalami penurunan lebih dari 3%, mencapai $83.200, dan mendekati level rata-rata pergerakan 200 hari. 

Sumber: CoinDesk

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak mencapai titik tertingginya di atas $92.800 pada hari Kamis, harga Bitcoin telah turun lebih dari 10%.

Meskipun Presiden Donald Trump baru saja membuat pengumuman terkait kripto, perhatian investor kini lebih tertuju pada dampak ekonomi global, khususnya terkait perang tarif AS-China serta kebijakan suku bunga The Fed.

Sumber: Market Bittime

Saat penulisan, harga BTC/USDT di market Bittime berada di level $82.884, turun 3.46% selama sehari. 

Ketegangan Perdagangan AS-China Memicu Ketidakpastian Pasar

Ketidakstabilan pasar semakin meningkat menjelang Senin, di mana Beijing berencana mengenakan tarif terhadap sejumlah barang pertanian dari AS sebagai balasan atas kenaikan tarif impor China yang diberlakukan oleh Presiden Trump. Langkah ini memicu kekhawatiran di kalangan investor, menyebabkan pasar aset berisiko, termasuk Bitcoin, mengalami tekanan.

Selain itu, Federal Reserve (The Fed) juga memberikan pernyataan yang menambah kehati-hatian di pasar. 

Baca Juga :  Token Palapa Resmi Diperdagangkan di Bittime

Pada Jumat lalu, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral akan tetap berhati-hati dalam menentukan suku bunga, mengingat dampak dari kebijakan perdagangan Trump terhadap perekonomian AS.

Pernyataan ini diperkuat oleh laporan pekerjaan nonpertanian (nonfarm payrolls) AS yang lemah, yang semakin memicu ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga hingga tiga kali pada tahun ini.

Bitcoin Terseret Kekhawatiran Makroekonomi

Banyak analis menilai bahwa ketegangan ekonomi global mulai menggeser fokus investor dari pengumuman strategis Trump mengenai cadangan Bitcoin.

Menurut laporan dari IntoTheBlock, meskipun ada berita positif terkait kripto dari Trump, Bitcoin tetap jatuh 4% dari $90.000 ke bawah $87.000 dalam hitungan jam. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen terhadap Bitcoin saat ini lebih dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dibandingkan kebijakan kripto dari pemerintah AS.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa Bitcoin kini memiliki korelasi yang semakin erat dengan aset berisiko lain, seperti Ethereum dan saham AS. Ini menandakan bahwa ketika ketegangan ekonomi meningkat, pasar kripto juga ikut tertekan.

Investor Pantau Level Kunci Bitcoin

Meskipun tren penurunan masih berlangsung, grafik harian Bitcoin menunjukkan adanya peluang rebound.

Sebelumnya, Bitcoin telah mengalami lonjakan harga ketika menguji SMA 200-hari pada 28 Februari dan 2 Maret.

Baca Juga :  Sorgtime: Membangun Inovasi Kopi dengan Sentuhan Sorghum Lokal Karya Mahasiswa ITS

Jika pola ini berulang, ada kemungkinan investor akan kembali masuk dan mendorong harga naik dari level support ini.

Namun, dengan ketidakpastian yang masih tinggi terkait perang tarif dan kebijakan moneter AS, pergerakan Bitcoin dalam beberapa hari ke depan masih berisiko.

Kesimpulan

Pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa sentimen makroekonomi masih memiliki pengaruh besar terhadap pasar kripto. Perang tarif antara AS dan China, ditambah dengan kebijakan suku bunga The Fed, menciptakan ketidakpastian yang membuat aset berisiko seperti Bitcoin mengalami tekanan.

Jika kamu ingin memanfaatkan peluang ini untuk trading jangka pendek, Bittime bisa menjadi pilihan. Sebagai aplikasi investasi kripto berlisensi di Indonesia, Bittime menyediakan kemudahan untuk trading Bitcoin dan aset kripto lainnya.

Tunggu apalagi, daftar sekarang dan mulai trading di Bittime!

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir
Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman
Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis
Cara Mengelola Tagihan Kartu Kredit agar Keuangan Tetap Terkontrol
Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi
Hampir 23 Juta Investor Kripto, Indonesia Siap Jadi Pemain Global?
ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial
Cara Memilih Jenis Tanda Tangan Elektronik untuk Kontrak Bernilai Besar

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:02

68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Cara Mengelola Tagihan Kartu Kredit agar Keuangan Tetap Terkontrol

Senin, 14 September 2026 - 17:02

Hampir 23 Juta Investor Kripto, Indonesia Siap Jadi Pemain Global?

Senin, 14 September 2026 - 16:02

ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial

Senin, 14 September 2026 - 16:02

Cara Memilih Jenis Tanda Tangan Elektronik untuk Kontrak Bernilai Besar

Senin, 14 September 2026 - 16:02

Dukung Pertamina Patra Niaga Optimalkan Penyaluran BBM di Makassar, Elnusa Petrofin Tambah Armada dan Personel Lintas Daerah

Berita Terbaru