KAI dan Yayasan Tarakanita Surabaya Gelar Kampanye Lingkungan di Stasiun Gubeng: "Rel Perjuangan untuk Bumi yang Merdeka" - Koran Mandalika

KAI dan Yayasan Tarakanita Surabaya Gelar Kampanye Lingkungan di Stasiun Gubeng: “Rel Perjuangan untuk Bumi yang Merdeka”

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Yayasan Tarakanita Surabaya menggelar kampanye peduli lingkungan bertajuk Aksi Nyata Hari Ozon Sedunia: Rel Perjuangan Untuk Bumi Yang Merdeka, Sabtu (30/8) di Stasiun Surabaya Gubeng. Kegiatan ini diikuti oleh 65 siswa Tarakanita dan menjadi momentum perwujudan komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) sekaligus Hari Ozon Sedunia.

Berbagai kegiatan ramah lingkungan digelar, mulai dari pembagian benih, eco-enzim, tas ramah lingkungan, hingga kampanye melalui pagelaran musik, pameran karya siswa berbahan daur ulang, pentas seni kolaborasi, photobooth, serta aksi komitmen cinta lingkungan bersama para penumpang.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. “Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa isu lingkungan bisa disuarakan dengan cara kreatif dan melibatkan banyak pihak, termasuk generasi muda. KAI menyadari bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama, sehingga kami terus menghadirkan inovasi ramah lingkungan seperti layanan face recognition, e-boarding pass, hingga fitur carbon footprint pada tiket. Melalui langkah-langkah ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa setiap perjalanan dengan kereta api bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga kontribusi nyata untuk bumi yang lebih sehat,” ungkap Anne.

Kepala Kantor Yayasan Tarakanita Surabaya, Suster Imelda Nadea CB, M.Pd, menegaskan pentingnya sinergi transportasi dan pendidikan dalam membentuk karakter generasi mendatang. “Hari ini transportasi dan pendidikan bersatu untuk satu tujuan besar: menjaga bumi. Melalui kampanye ini kami ingin mengajarkan bahwa kepedulian lingkungan harus dimulai dari langkah kecil, seperti mengurangi sampah plastik atau menanam pohon. Jika semua pihak konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi masa depan Indonesia yang lebih maju, sehat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Antusiasme peserta pun terlihat dari para siswa. Grace, salah satu siswi Tarakanita, menyampaikan kegembiraannya. “Sejak di sekolah kami sudah dibiasakan untuk mencintai lingkungan, misalnya dengan membawa botol minum sendiri atau mengurangi plastik sekali pakai. Senang sekali hari ini bisa ikut membagikan totebag ramah lingkungan langsung kepada penumpang kereta, karena kami merasa menjadi bagian dari perubahan kecil yang berarti,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari masyarakat. Salah satu penumpang mengungkapkan, “Menurut saya kegiatan ini sangat positif, karena sekaligus mengingatkan kita semua untuk peduli pada lingkungan. Saya pribadi senang menggunakan kereta api karena lebih nyaman, efisien, dan bisa membantu mengurangi polusi udara serta kemacetan di jalan. Kampanye cinta lingkungan seperti ini terasa sangat tepat dilakukan di stasiun,” tuturnya.

Baca Juga :  LIBURAN SEKOLAH MAKIN SERU DI MALL @ ALAM SUTERA, AKTIVITAS MENARIK UNTUK KELUARGA

Kampanye ini juga sejalan dengan program penghijauan KAI yang konsisten dijalankan sejak 2021. Hingga 2025, KAI bersama KAI Group telah menanam 106.757 pohon di berbagai lokasi strategis. Anne Purba menambahkan, “Penanaman pohon kami lakukan secara terarah di tiga kategori lokasi: 42.092 pohon di area stasiun dan kantor KAI, 59.927 pohon untuk masyarakat eksternal, serta 4.738 pohon di lingkungan KAI Group. Khusus Januari–Juni 2025 saja, KAI Group sudah menanam 5.738 pohon. Jenisnya pun beragam, mulai dari pohon buah yang bisa dimanfaatkan masyarakat, hingga mangrove untuk melindungi pesisir. Kami ingin menghadirkan manfaat ekologis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

KAI berharap, kolaborasi dengan lembaga pendidikan maupun komunitas dapat terus diperluas sebagai wujud aksi nyata menjaga bumi dan mewariskan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.

Berita Terkait

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru