KAI Daop 1 Jakarta Perpanjang Waktu Rekayasa Pola Operasi perjalanan KA, untuk Antisipasi Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Jalan Hingga 5 September 2025 - Koran Mandalika

KAI Daop 1 Jakarta Perpanjang Waktu Rekayasa Pola Operasi perjalanan KA, untuk Antisipasi Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Jalan Hingga 5 September 2025

Senin, 1 September 2025 - 15:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 01 September 2025 – Untuk Mengantisipasi adanya kemacetan dan rekayasa lalu-lintas di wilayah Stasiun Gambir dan Pasar Senen, yang sebelumnya hanya s.d Selasa, 2 September 2025 menjadi s.d 5 September 2025. Dijelaskan kembali bahwa PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali melakukan rekayasa pola operasi untuk sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. KAI Daop 1 Jakarta merekayasa pola operasi dengan memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara untuk KA-KA yang dalam kondisi normal tidak berhenti di stasiun tersebut.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memberikan alternatif bagi calon pelanggan yang akan menggunakan kereta api dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen serta menghindari potensi kemacetan lalulintas menuju Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

“Rekayasa pola operasi ini bersifat sementara dan berlaku untuk perjalanan KA hingga Jumat, 5 September 2025. Dengan begitu, masyarakat memiliki pilihan titik keberangkatan yang lebih dekat dan strategis, terutama bagi yang berasal dari arah timur Jakarta. Hal ini untuk menjaga kenyamanan pelanggan dan kelancaran operasional KA,” ujar Ixfan.

Ixfan juga menjelaskan bahwa KA-KA keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen tetap berangkat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan di kedua stasiun tersebut.

Image

Berikut daftar KA – KA keberangkatan Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang akan berhenti di Stasiun Jatinegara pada :

A. * 1 s.d 5 September 2025:*

1. Ka 6 (Argo Semeru);

2. Ka 132 (Parahyangan);

3. Ka 46 (Taksaka);

4. Ka 2 (Argo Bromo Anggrek);

5. Ka 16 (Argo Dwipangga);

6. Ka 118 (Gunungjati);

7. Ka 40 (Sembrani);

8. Ka 62 (Manahan);

9. Ka 122 (Cakrabuana);

10. Ka 44 (Taksaka);

11. Ka 38 (Brawijaya);

12. Ka 8 (Bima);

13. Ka 36 (Gajayana);

14. Ka 124 (Cakrabuana);

15. Ka 42 (Sembrani);

16. Ka 32 (Pandalungan);

17. Ka 4 (Argo Bromo Anggrek);

18. Ka 14 (Argo Lawu);

19. Ka 54 (Purwojaya);

20. Ka 48 (Taksaka);

21. Ka 120 (Gunungjati);

22. Ka 64 (Manahan);

23. Ka 30F (Argo Anjasmoro);

24. Ka 110 (Fajar Utama Yk);

25. Ka 272 (Airlangga);

26. Ka 284 (Serayu);

27. Ka 204 (Tegal Bahari);

28. Ka 90 (Gayabaru Malam Selatan);

29. Ka 270 (Matarmaja);

30. Ka 112 (Sawunggalih);

31. Ka 152 (Brantas);

32. Ka 300 (Cikuray);

33. Ka 246 (Majapahit);

34. Ka 260 (Tawang Jaya);

Baca Juga :  Bendungan Tamblang yang Digarap oleh PTPP Resmi Rampung: Bendungan Inti Aspal Pertama di Indonesia dan Asia Tenggara

35. Ka 108 (Senja Utama Yk);

36. Ka 288 (Serayu);

37. Ka 116 (Sawunggalih);

38. Ka 144 (Madiun Jaya);

39. Ka 164 (Gumarang);

40. Ka 150 (Singasari); dan

41. Ka 180 (Tawangjaya Premium).

B. 4 & 5 September 2025 terdapat tambahan:

1. Ka 50F (Purwojaya);

2. Ka 7006 (Batavia); dan

3. Ka 58F (Purwojaya).

Berikut daftar KA – KA kedatangan Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang akan berhenti di Stasiun Jatinegara pada :

A. 3 s.d 5 September 2025:

1. KA 45 (Taksaka);

2. KA 15 (Argo Z);

3. KA 3 (Argo Bromo Anggrek);

4. KA 43 (Taksaka);

5. KA 13 (Argo Lawu);

6. KA 1 (Argo Bromo Anggrek);

7. KA 123 (Cakrabuana);

8. KA 47 (Taksaka);

9. KA 163 (Gumarang);

10. KA 179 (Tawang Jaya Premium); dan

11. KA 203 (Tegal Bahari).

B. 4 & 5 September 2025 terdapat tambahan:

1. Ka 53F (Purwojaya); dan

2. KA 141F (Parahyangan Fakultatif)

Image

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau kepada para pelanggan yang akan menggunakan layanan kereta api pada tanggal tersebut untuk menyesuaikan waktu keberangkatan serta menyiapkan waktu tempuh yang cukup sebagai antisipasi adanya pola rekayasa lalu-lintas. “Kami mengimbau kepada calon pelanggan untuk tetap mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” tutup Ixfan Hendriwintoko.

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru