Dua Ruas Jalan Penghubung di NTB Rusak Parah, Gubernur Terjun Langsung ke Lapangan - Koran Mandalika

Dua Ruas Jalan Penghubung di NTB Rusak Parah, Gubernur Terjun Langsung ke Lapangan

Rabu, 24 September 2025 - 07:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Ruas Jalan Penghubung di NTB Rusak Parah, Gubernur Terjun Langsung ke Lapangan

Koran Mandalika, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal melakukan kunjungan lapangan melihat secara langsung persiapan kegiatan rekonstruksi dua ruas jalan yang lama belum tertangani yakni Simpang Pototano-Simpang Seteluk dan Tanjung Geres-Pohgading, pada Selasa 23 September 2025.

Dalam kunjungan ini, Iqbal di dampingi oleh Pj Sekda Provinsi NTB, Kepala Dinas PUPR NTB, dan Kepala Dinas Kominfotik NTB.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi menyampaikan kedua ruas jalan tersebut dalam keadaan rusak berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ruas Simpang Pototano-Simpang Seteluk sepanjang 3,8 kilo yang merupakan jalan jalur 2 dan ruas Jalan Tanjung Geres- Pohgading sepanjang 4 Km adalah jalur 1,” kata Yusron, Selasa (23/9).

Baca Juga :  Eks Terpidana Perkawinan Jadi Kepala DPMPTSP Tuai Sorotan, DPRD NTB Bakal Panggil BKD

Dia melanjutkan, kerusakan diakibatkan oleh pengelolaan air di sepanjang ruas jalan yang kurang bagus.

“Sehingga, pada saat musim kemarau seperti sekarang masyarakat pengguna mengalami polusi debu dan saat musim penghujan becek dan terkadang sulit di lalui,” lanjut Yusron.

Dia menjelaskan, waktu pengerjaan kedua ruas jalan tersebut 3,5 bulan sehingga diperkirakan bulan Desember nanti sudah dapat di gunakan.

“Bapak gubernur merasa penting untuk melihat langsung persiapan rekonstruksi ini untuk memastikan persiapan berjalan baik dan supaya jalan ini dikerjakan dengan baik dan tepat waktu,” jelasnya.

Yusron menuturkan hal ini sangat penting, mengingat dua jalan ini merupakan penghubung menuju kawasan sentra produksi, seperti ruas Pohgading-Tanjung Geres, merupakan daerah sentra kelapa dan bahan material yang banyak di manfaatkan oleh kendaraan angkutan barang membawa bahan-bahan tersebut ke luar daerah.

Baca Juga :  ‎86 UMKM Kantongi NIE, BBPOM Mataram Pastikan Produk Obat dan Makanan Aman

“Demikian juga halnya simpang Tano-Simpang Seteluk adalah ruas jalan penghubung jalan nasional dengan Ibu Kota Kabupaten Sumbawa Barat,” ucap Yusron.

Iqbal meminta agar Dinas PUPR mengontrol dan mengawasi seluruh aspek dari kegiatan ini sehingga pelaksanaan semua tahapan pekerjaan berjalan baik dan lancar

“Kedua ruas jalan ini dikerjakan dari dana APBD Provinsi NTB 2025. masing-masing untuk ruas simpang tano-simpang seteluk Rp. 32.5 M dan Ruas Pohgading-Tanjung Geres senilai Rp 28 M. Ruas jalan Simpang Pototano-Simpang Seteluk dikerjakan oleh PT. Niat Karya dan ruas jalan Pohgading-Tanjung Geres dikerjakan oleh PT Fimakencana Kertasari,” tutup Yusron. (*)

Berita Terkait

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Menggerakkan Ekonomi Rakyat
Sapo Development Jadi Donatur Terbesar Pemulihan Desa Adat Sade, Kontribusi 40 Persen dari Total Dana
Bank NTB Syariah Perkuat Likuiditas Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Rumah melalui ISEF 2026
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM hingga Pupuk Aman, Distribusi Terus Dipantau
Cegah Risiko Korupsi, Pokir yang Terindikasi Anomali Tidak Dapat Dilaksanakan
Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:02

Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:02

Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:02

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02

Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:02

Dari Kedaulatan Digital hingga AI untuk Semua

Berita Terbaru

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Teknologi

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Teknologi

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:02