Pemprov NTB Bakal Libatkan 60 UMKM pada Event Balap MotoGP 2025 - Koran Mandalika

Pemprov NTB Bakal Libatkan 60 UMKM pada Event Balap MotoGP 2025

Jumat, 19 September 2025 - 09:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), akan melibatkan sebanyak 60 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada penyelenggaraan even balap MotoGP Mandalika 2025, nanti.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) NTB, Ahmada Masyhuri.

Masyhuri mengatakan dari 60 pelaku UMKM tersebut, 80% diantaranya adalah kuliner dan 20% lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia melanjutkan, setiap kabupaten/kota masing-masing mendapat dua perwakilan.

Baca Juga :  LPK ARK Jinzai Solusi Group Targetkan 1.000 Peserta ke Jepang

“Kita mengajak para pelaku dari kabupaten/kota wakilnya. 2 dari kabupaten/kota,” kata Masyhuri, Kamis (18/9).

Terkait dengan harga, Masyhuri menjelaskan itu tergantung pasar.

“Tentu mengenai harga dan seterusnya itu pasar lah (yang menentukan), pasar mengatakan pasti ada kenaikan harga,” jelasnya.

Lebih jauh, dia menerangkan para pelaku UMKM ini sudah diberikan pengarahan untuk meningkatkan kualitas produk.

“Karena masuk disana itu sudah kita mockup juga dia. Yang kemarin bungkusannya jelek kita suruh bagusin, kesempatan event juga mempengaruhi. Jadi, yang namanya pasar itu kan banyak yang berpengaruh,” terangnya.

Baca Juga :  Wellness Tourism Strategi NTB Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Ia menuturkan untuk memaksimalkan pengelolaan UMKM pada event MotoGP nanti, pihaknya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

“Yang lain-lain dari UKM ini, kita jug bekerja sama dengan Badan POM dan ada dari Pertamina. Ada kemudahan-kemudahan yang diberikan dari Pertamina dan sedang kami komunikasikan,” tuturnya. (dik)

Berita Terkait

Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja
Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan
MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”
Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal
DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026
NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi
TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas
Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru