Petani di Sumbawa Mulai Rasakan Manfaat Bendungan Beringin Sila - Koran Mandalika

Petani di Sumbawa Mulai Rasakan Manfaat Bendungan Beringin Sila

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harapan para petani di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk meningkatkan hasil pertanian kini mulai terwujud. Kehadiran Bendungan Beringin Sila, yang diresmikan pada 29 Desember 2022 lalu, secara nyata telah mengubah pola tanam dan memberikan pasokan air yang berkelanjutan, membuat para petani merasakan langsung manfaatnya.

Salah satu petani dari Kecamatan Utan, Ahmad, menceritakan perubahan besar yang ia alami. Sebelum ada bendungan, lahannya sepenuhnya bergantung pada air hujan. Kondisi ini membatasinya untuk bercocok tanam.

“Dulu kami hanya bisa menanam jagung sekali setahun, hasilnya pun pas-pasan. Sekarang dengan adanya irigasi dari Bendungan Beringin Sila, sawah kami bisa ditanami padi,” ungkap Ahmad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kisah serupa juga datang dari Nurhayati, seorang petani di Desa Stowe Brang. Menurutnya, aliran irigasi yang lancar bahkan saat musim kemarau menjadi kunci peningkatan produktivitas. Pola tanam yang dulu terbatas kini menjadi lebih fleksibel dan menguntungkan.

“Air irigasi sekarang mengalir lancar sampai ke sawah, bahkan di musim kemarau. Kami bisa tanam dua kali untuk padi, dulu hanya sekali tanam padi dan sekali jagung,” tutur Nurhayati.

Baca Juga :  Pembangunan Stasiun Surabaya Gubeng : Komitmen Peningkatan Layanan Transportasi Umum dan Permohonan Maaf Atas Potensi Gangguan Sementara

Peningkatan intensitas tanam ini sejalan dengan tujuan pemerintah dalam membangun infrastruktur sumber daya air. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa bendungan dirancang tidak hanya sebagai penampung air, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Bendungan tidak hanya sebagai infrastruktur air, tetapi juga motor penggerak produktivitas pertanian. Dengan suplai air yang berkelanjutan, para petani bisa meningkatkan intensitas tanam, sehingga program swasembada pangan dapat terwujud,” ungkap Menteri Dody.

Bendungan Beringin Sila dibangun dengan konstruksi setinggi 70,5 meter, panjang 787,58 meter, dan lebar puncak 12 meter. Dengan luas genangan mencapai 126 hektare, bendungan ini memiliki kapasitas tampung yang sanggup mengairi area persawahan seluas kurang lebih 3.500 hektare.

Manfaat Bendungan Beringin Sila tidak hanya di sektor pertanian. Infrastruktur vital ini juga berfungsi untuk penyediaan air baku sebesar 76 liter/detik bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa. Selain itu, bendungan ini juga dirancang untuk mereduksi risiko banjir sebesar 85 m³/detik atau sekitar 32,7%.

Untuk mendukung operasionalnya, Bendungan Beringin Sila dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 40 liter/detik dengan reservoir 600 m³. Sebagai sumber energi alternatif, terpasang juga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 35 KW. Bendungan ini juga berpotensi menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) berkapasitas 1,4 MW.

Baca Juga :  Gak Cuma Scrolling! Woilo Hadirkan Sosial Media yang Lebih Seru dan Memberikan Penghasilan Tambahan

Dengan pemandangan alam perbukitan yang indah dan udara yang sejuk, kawasan Bendungan Beringin Sila juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata baru di Sumbawa.

Peran multifungsi yang dimiliki Bendungan Beringin Sila menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang tepat guna dapat memberikan dampak berkelanjutan. Kehadirannya kini menjadi jawaban atas harapan para petani di Sumbawa yang mulai merasakan langsung manfaatnya.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional
Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara
KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”
Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan
Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula
KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung
SUCOFINDO Perkuat Posisi sebagai Global Testing, Inspection, Certification Company pada TIC Summit 2026 di Brussels
Pertumbuhan F&B Jakarta Dorong Evolusi Hospitality Modern

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

SUCOFINDO Perkuat Posisi sebagai Global Testing, Inspection, Certification Company pada TIC Summit 2026 di Brussels

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

Pertumbuhan F&B Jakarta Dorong Evolusi Hospitality Modern

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00

PNBP Minerba Tembus Rp56 Triliun, Hilirisasi Smelter MIND ID Jadi Motor Penggerak

Berita Terbaru

Teknologi

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Teknologi

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00