BINUS Bersama USAID Resmikan Maker Innovation Space: Wadah Kolaborasi Lahirkan Inovator Masa Depan - Koran Mandalika

BINUS Bersama USAID Resmikan Maker Innovation Space: Wadah Kolaborasi Lahirkan Inovator Masa Depan

Kamis, 2 Mei 2024 - 13:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINUS Bersama USAID Resmikan Maker Innovation Space:
Wadah Kolaborasi Lahirkan Inovator Masa Depan

Jakarta,
2 Mei 2024 –
BINUS University meresmikan Maker Innovation
Space (MIS)
, fasilitas ruang yang menjadi pusat kolaborasi, inovasi, dan
kemajuan teknologi, pada Rabu (2/5) di BINUS @Kemanggisan Syahdan Campus.

MIS
didanai oleh United States Agency for International Development (USAID) dalam
kemitraan dengan Arizona State University melalui Higher Education Partnership
Initiative (HEPI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maker
Innovation Space menandai momen penting dalam kolaborasi antara institusi
pendidikan tinggi Indonesia dan Amerika, yang bertujuan untuk menumbuhkan
budaya inovasi dan kewirausahaan. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan
Pembangunan Indonesia untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan program guna
membantu siswa siap kerja sebelum lulus.

Dr.
Nelly, S.Kom., M.M., CSCA, Rektor BINUS University dalam sambutannya
mengatakan, “Acara ini bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional Indonesia.
Artinya, sesuai dengan visi BINUS, yaitu ‘a world-class university, fostering
and empowering the society in building and serving the nation,’ kegiatan hari
ini saya yakin akan berdampak yang signifikan terhadap kemajuan pendidikan di
Indonesia.”

Baca Juga :  KAI Hadirkan Refleksi Kepemimpinan dan Transformasi Melalui Bedah Buku “Masinis yang Melintasi Badai”

Image

“MIS ini
akan menjadi wadah kolaborasi antara Binusian dan inovator, memungkinkan mereka
untuk mengembangkan solusi praktis terhadap permasalahan dunia nyata,”
tambahnya.

MIS
berfungsi sebagai lingkungan dinamis di mana mahasiswa, dosen, dan peneliti
dapat berkumpul untuk memulai, membuat prototipe, dan mengembangkan solusi.
Dilengkapi dengan fasilitas canggih termasuk printer 3D, pemotong laser,
perangkat prototipe elektronik, dan peralatan pengerjaan kayu, MIS akan
memungkinkan kolaborasi interdisipliner dan pengalaman pembelajaran langsung.

Mengomentari
upaya kolaboratif ini, Eric Nicholson, Deputy Mission Director of USAID
Indonesia menyatakan, “Maker Innovation Space mewakili investasi yang
signifikan bagi masa depan Indonesia. Dengan membekali siswa dengan alat,
sumber daya, dan bimbingan, mereka akan mampu mewujudkan ide-ide mereka menjadi
kenyataan.”

Baca Juga :  TVL Solana Turun Jadi Tanda Bahaya untuk Harga SOL? Ini Faktanya!

Image

Jeffrey
Goss, Associate Vice Provost, Southeast Asia at ASU menekankan dampak
transformatif dari inisiatif tersebut, dengan mengatakan, “Melalui Proyek HEPI,
kami merasa terhormat dapat bermitra dengan rekan-rekan kami di Indonesia dalam
membangun MIS ini. Bersama-sama, kita dapat mengkatalisasi inovasi, mendorong
pembangunan ekonomi, dan mengatasi tantangan sosial yang mendesak melalui
kekuatan pendidikan dan kolaborasi.”

Peresmian
MIS ini mempertemukan pimpinan universitas, mitra industri, dan pejabat
pemerintah, menyoroti komitmen untuk mempromosikan keunggulan dalam pendidikan
tinggi STEM di Indonesia, memelihara ekosistem inovasi dan mendorong pertukaran
lintas budaya. Mahasiswa, dosen, dan pakar diundang untuk bergabung dalam
membentuk masa depan teknologi dan kewirausahaan.

***

Berita Terkait

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe
Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal
Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik
Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar
FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000
Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong
Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI
Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:00

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:00

Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:00

Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:00

Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:00

FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:00

Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:00

Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:00

Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Memahami Tren Pasar dalam Berbagai Timeframe

Minggu, 29 Mar 2026 - 10:00