Jumlah Pengguna Meningkat, LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Train Attendant - Koran Mandalika

Jumlah Pengguna Meningkat, LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Train Attendant

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meningkatnya jumlah pengguna LRT Jabodebek mendorong perusahaan terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan kompetensi Train Attendant sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pengguna selama perjalanan.

Sepanjang tahun 2026, LRT Jabodebek rata-rata melayani 115.095 pengguna pada hari kerja dan 45.436 pengguna pada akhir pekan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang rata-rata melayani 94.553 pengguna pada hari kerja dan 40.436 pengguna pada hari libur nasional / akhir pekan.

Di tengah pertumbuhan pengguna tersebut, LRT Jabodebek menggelar Pelatihan _Service Excellence_ bagi seluruh Train Attendant secara bertahap, yang diselenggarakan di Kantor LRT Jabodebek. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi petugas agar pelayanan kepada pengguna semakin profesional, responsif, informatif, serta tetap mengutamakan keselamatan perjalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa peran Train Attendant sendiri sebagai garda terdepan pelayanan LRT Jabodebek yang berinteraksi langsung dengan pengguna selama perjalanan. Selain memberikan informasi kepada pengguna, mereka juga membantu kebutuhan pelanggan selama perjalanan, memastikan keamanan dan ketertiban di dalam kereta, serta menangani kondisi darurat sesuai prosedur operasional.

Baca Juga :  Rayakan Kemerdekaan Ke-80 RI, KAI Daop 8 Surabaya Berikan Diskon 20% dan Hadirkan Nuansa Tematik Kemerdekaan Di Stasiun

Pada sistem operasi otomatis (GoA3), Train Attendant juga memiliki kompetensi untuk mengambil alih kendali kereta sesuai prosedur apabila diperlukan guna menjaga keselamatan perjalanan. Bagi pengguna, peningkatan kompetensi Train Attendant berarti hadirnya petugas yang semakin siap memberikan informasi perjalanan, membantu pengguna lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil maupun pelanggan yang membutuhkan pendampingan, serta memastikan pelayanan diberikan secara cepat dan profesional selama perjalanan.

“Dengan rata-rata lebih dari 115 ribu pengguna LRT Jabodebek setiap hari kerja, kami ingin memastikan setiap Train Attendant mampu memberikan informasi yang jelas, membantu kebutuhan pengguna, serta menghadirkan pelayanan yang profesional agar masyarakat semakin percaya menggunakan transportasi publik,” ucapnya.

Pelatihan menghadirkan konsultan dengan materi yang dirancang berdasarkan karakteristik operasional transportasi berbasis rel. Peserta memperoleh pembekalan mengenai pembangunan pola pikir pelayanan (service mindset), komunikasi operasional yang efektif, penanganan keluhan (handling complaint), service recovery, hingga pengendalian emosi saat menghadapi situasi yang memerlukan respons cepat.

Baca Juga :  Tingkatkan Keandalan Jalur, KAI Daop 4 Semarang Lakukan Perbaikan di Perlintasan Sebidang Jalan Ronggowarsito Semarang

Peserta juga mengikuti simulasi berbagai situasi pelayanan, mulai dari membantu pengguna yang membutuhkan pendampingan, memberikan informasi perjalanan, hingga menjalankan prosedur keselamatan sesuai standar operasional. Pelatihan ini bertujuan agar setiap Train Attendant mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan tetap mengedepankan keselamatan pengguna LRT Jabodebek.

Pelatihan Service Excellence akan dilaksanakan secara bertahap sehingga seluruh Train Attendant memiliki standar pelayanan yang sama. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen LRT Jabodebek untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin andal, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna dengan mengedepankan aspek keselamatan, seiring terus meningkatnya mobilitas masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA
Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027
Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:02

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:02

Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Berita Terbaru