KAI Daop 1 Jakarta Bersama BTP Tingkatkan Kesiapan Angkutan Nataru 2025/2026 Melalui Rampcheck SPM - Koran Mandalika

KAI Daop 1 Jakarta Bersama BTP Tingkatkan Kesiapan Angkutan Nataru 2025/2026 Melalui Rampcheck SPM

Jumat, 14 November 2025 - 14:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Jakarta dan BTP Kelas 1 Bandung melaksanakan Rampcheck Standar Pelayanan Minimum (SPM) untuk memastikan kesiapan operasional dalam menyambut Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Kegiatan ini meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana kereta api dan fasilitas stasiun.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa Rampcheck SPM ini adalah evaluasi lapangan yang komprehensif, mencakup kelengkapan dokumen, kesiapan fasilitas, dan kondisi sarana perkeretaapian. Tujuannya adalah untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selama periode Nataru 2025/2026.

“Kami bersama BTP Kelas 1 Jakarta dan BTP Kelas 1 Bandung memastikan bahwa seluruh sarana dan fasilitas pelayanan telah memenuhi standar minimum yang ditetapkan pemerintah. Hal ini krusial untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi pelanggan,” kata Ixfan.

Baca Juga :  Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama

Pelaksanaan rampcheck ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api. Selain memastikan pemenuhan standar, rampcheck ini juga menjadi upaya peningkatan kualitas pelayanan publik melalui sinergi antara KAI dan BTP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemeriksaan mencakup berbagai aspek, mulai dari ruang tunggu, toilet, musala, fasilitas kesehatan (P3K), kursi roda, tandu, hingga kebersihan dan keamanan lingkungan stasiun,” jelas Ixfan.

Pemeriksaan dilakukan di lokasi-lokasi strategis seperti Stasiun Cikampek, Stasiun Karawang, Stasiun Cikarang, Stasiun Jatinegara, Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Bekasi, Stasiun Bogor Paledang, dan Stasiun Sukabumi.

Ixfan menambahkan bahwa pemeriksaan juga dilakukan langsung di atas rangkaian kereta api yang beroperasi di wilayah Daop 1 Jakarta, termasuk layanan komersial dan PSO (Public Service Obligation). KAI Daop 1 Jakarta memiliki 45 lokomotif, 185 kereta kelas eksekutif dan ekonomi, 10 kereta makan dan pembangkit, 20 kereta pembangkit, 20 kereta wisata, serta 55 kereta bagasi.

Baca Juga :  Harga XRP Menuju $10.000? Simak Skenario dan Proyeksinya!

“Setiap komponen diperiksa secara detail untuk memastikan berfungsi optimal dan memenuhi persyaratan teknis yang berlaku,” tegasnya.

KAI Daop 1 Jakarta terus memperkuat koordinasi lintas unit untuk memastikan kesiapan operasional dalam menghadapi peningkatan volume perjalanan selama libur Nataru 2025/2026. Pemeriksaan mencakup aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan fasilitas pelayanan publik di stasiun dan di atas kereta api.

“Rampcheck bersama BTP adalah wujud nyata sinergi antara operator dan regulator dalam memastikan terpenuhinya Standar Pelayanan Minimum. KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan kesiapan seluruh unsur menjelang Angkutan Nataru 2025/2026,” tutup Ixfan Hendriwintoko.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal
5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan
FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya
Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank
Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli
Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu
SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN
OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 01:02

Prodia Hadirkan ‘Advanced Lipid Profile’, Pemeriksaan Risiko Kardiovaskular yang Lebih Komprehensif dan Personal

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47