Indonesia Naik Kelas: Tingkatkan Kapasitas Industri Nasional - Koran Mandalika

Indonesia Naik Kelas: Tingkatkan Kapasitas Industri Nasional

Jumat, 19 Desember 2025 - 07:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pemerintah menegaskan upaya mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak dapat bertumpu pada satu kebijakan atau satu institusi semata. Penguatan kapasitas industri nasional, terutama melalui hilirisasi dan pembangunan kapabilitas sumber daya manusia, menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Hal ini disampaikan dalam peluncuran dan bedah buku Indonesia Naik Kelas karya Wakil Direktur Utama MIND ID Danny Amru Ichdan yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari unsur pemerintah, industri, dan akademisi.

“Dalam perjalanan Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang berinklusif dan berkelanjutan, tidak ada satu lembaga atau kebijakan yang berjalan sendiri atau bekerja sendirian,” ujar Airlangga dalam sambutannya, Jumat (13/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Airlangga, tanggung jawab menjadikan Indonesia sebagai negara maju melekat pada seluruh elemen bangsa yang memiliki kepedulian terhadap masa depan ekonomi nasional. Salah satunya kontribusi pemikiran yang hadir melalui buku Indonesia Naik Kelas.

Baca Juga :  VRITIMES Memperluas Jaringan Media dengan Kemitraan Strategis bersama BedaNews.com, Hasanah.id, KoranProgresif.id, Jenggala.id, dan Ekpos.com

Airlangga menilai buku Indonesia Naik Kelas menjadi kontribusi pemikiran strategis di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah. Buku tersebut, lanjutnya, menawarkan refleksi dan gagasan konstruktif dalam menavigasi tantangan pembangunan industri nasional.

Salah satu poin penting yang disorot adalah kebijakan hilirisasi yang telah menjadi agenda utama pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Airlangga menyebut hilirisasi sebagai jalan bertahap agar Indonesia dapat meningkatkan posisi dalam rantai nilai global sesuai dengan kapabilitas industrinya.

“Salah satu refleksi yang saya dapati adalah hilirisasi yang sudah menjadi kebijakan pemerintah dan dicatat sebagai mas Dany sebagai salah satu peluncur agar Indonesia bisa naik kelas bertahap sesuai dengan kapabilitas industri,” ujarnya.

Namun demikian, Airlangga menegaskan bahwa pembangunan industri tidak cukup hanya berfokus pada aspek fisik. Penguatan kemampuan rekayasa dan engineering dalam negeri menjadi fondasi agar industrialisasi Indonesia memiliki daya saing jangka panjang.

Baca Juga :  Menjawab Dinamika Pasar Otomotif 2025, BRI Finance Siapkan Strategi Captive Market

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa industrialisasi yang berorientasi pada global supply chain harus tetap bersifat inklusif. “Industrialisasi juga tentunya mempunyai multiplier effect kepada desa, kota kecil, UMKM, terutama terhadap tempat di mana industri itu berada,” kata Airlangga.

Pada kesempatan tersebut, Airlangga juga mengapresiasi pengalaman dan pemahaman Wadirut MIND ID Dany Amrul Ichdan terhadap ekosistem industri nasional dan rantai pasok global. Ia berharap buku Indonesia Naik Kelas dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam sektor industri nasional.

Peluncuran buku Indonesia Naik Kelas menghadirkan diskusi lintas sektor mengenai strategi mempercepat transformasi ekonomi nasional. Buku ini sebagai ajakan kolektif untuk menjadikan hilirisasi, industrialisasi, dan penguatan sumber daya manusia sebagai satu orkestrasi besar agar ekonomi Indonesia benar-benar naik kelas dan berdaulat.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia
Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas
Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:17

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:13

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:40

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:53

Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:23

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:24

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Berita Terbaru