BINUS UNIVERSITY Dorong Literasi dan Etika AI bagi Dosen sebagai Pilar Transformasi Pendidikan - Koran Mandalika

BINUS UNIVERSITY Dorong Literasi dan Etika AI bagi Dosen sebagai Pilar Transformasi Pendidikan

Rabu, 19 November 2025 - 16:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah percepatan transformasi digital dan kehadiran teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan, BINUS University terus menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berimbang antara teknologi dan kemanusiaan.

Melalui forum pengembangan dosen bertema “Menyatukan Langkah Menuju BINUS 2035: Re-Imajinasi Catur Dharma Terintegrasi dalam Ruang Pendidikan Tinggi yang Fleksibel,” BINUS memperkuat kolaborasi antara manusia dan AI demi mewujudkan pendidikan tinggi yang etis, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi masa depan dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam seluruh kurikulumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui kurikulum terintegrasi AI dan mata kuliah lintas disiplin berbasis AI, BINUS telah lama mempersiapkan mahasiswa untuk mampu beradaptasi dan berdaya saing di dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.

Namun, BINUS menyadari bahwa menyiapkan mahasiswa saja tidak cukup. Untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, inklusif, dan beretika di era AI, para dosen sebagai garda terdepan pendidikan juga perlu dibekali kemampuan untuk memanfaatkan AI secara bijak, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Forum pengembangan dosen BINUS tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh tenaga pendidik untuk melakukan refleksi, menyelaraskan arah akademik, serta memperkuat komitmen bersama menuju visi jangka panjang BINUS 2035, yakni fostering and empowering the society in building and serving the nation.

Baca Juga :  Kembalinya Pertumbuhan Profitabilitas yang Kuat bagi Sampoerna di 2023, Sambut Presiden Direktur Baru

Tema forum tahun ini berangkat dari semangat Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, yang menekankan pentingnya fleksibilitas dalam desain kurikulum, moda pembelajaran, serta tata kelola perguruan tinggi.

BINUS University memaknai fleksibilitas ini bukan hanya sebagai kebijakan teknis, tetapi juga perubahan paradigma: bagaimana dosen menjadi pribadi dan institusi yang agile, adaptif, dan responsif terhadap dinamika pendidikan global.

Dalam forum ini, para dosen diajak untuk menavigasi konteks pembelajaran baru, mengintegrasikan teknologi dalam pedagogi, serta menjaga nilai-nilai etika dan kemanusiaan di tengah kemajuan AI. BINUS menempatkan dosen sebagai penggerak utama yang menjembatani kebijakan, inovasi, dan praktik akademik yang bermakna.

Salah satu momen penting dalam forum ini adalah peluncuran resmi Panduan Penggunaan AI bagi Dosen dan Mahasiswa BINUS University. Panduan ini menjadi pijakan baru dalam membentuk interaksi akademik yang terbuka, transparan, dan beretika antara manusia dan AI.

Panduan tersebut mengatur tiga bidang utama:

● Pengajaran dan Pembelajaran, dengan keseimbangan antara bantuan AI dan orisinalitas manusia.

● Penelitian dan Publikasi, yang menjamin keaslian dan integritas akademik.

● Pengabdian kepada Masyarakat, yang mengarahkan pemanfaatan AI untuk kemajuan bersama.

Baca Juga :  Sinergi Krakatau Steel dan PT Air Liquide Indonesia dalam Mewujudkan Industri Hijau yang Berkelanjutan

BINUS menumbuhkan budaya digital wisdom yaitu kemampuan menggunakan AI secara etis, reflektif, dan bertanggung jawab yang selaras dengan nilai-nilai Catur Dharma: pengajaran, penelitian, pengabdian, dan pengembangan diri. Rektor BINUS University, Dr. Nelly S. Kom., M.M., menegaskan bahwa kesiapan menghadapi era AI dimulai dari transformasi para pendidik itu sendiri.

“Menyiapkan mahasiswa untuk era AI berarti juga menyiapkan dosen agar mampu berkolaborasi dengan AI secara cerdas dan beretika. Teknologi harus menjadi alat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, bukan menggantikannya. Tugas kita sebagai pendidik adalah memastikan bahwa AI digunakan untuk memperluas cara berpikir, memperdalam kreativitas, dan menumbuhkan empati,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Dr. Nelly juga menambahkan “Catur Dharma Perguruan Tinggi BINA NUSANTARA yakni pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan diri adalah satu kesatuan yang saling menguatkan. BINUS membangun ruang pendidikan tinggi yang fleksibel, di mana human intelligence dan artificial intelligence berkolaborasi untuk menghasilkan collective intelligence yang berdampak bagi bangsa.”

Dengan semangat tersebut, forum pengembangan dosen ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi gerakan bersama menuju pendidikan tinggi yang fleksibel, etis, dan berorientasi pada kemanusiaan. BINUS University berkomitmen menjadi universitas yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran tapi juga berdampak baik bagi masyarakat dan bangsa.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hadirkan Dr. Laurent Lafosse, Siloam Hospitals Kebon Jeruk Jadi Pusat Rujukan Ortopedi Berstandar Global
Krakatau Steel Dorong Penguatan Kebijakan Negara Demi Kedaulatan Industri Baja Nasional
Rp53 Triliun Ekspor Pertanian Afrika Timur Terancam, Hanya 15% Pelaku Usaha Siap Penuhi Aturan Ketertelusuran Uni Eropa
Bekerja Jarak Jauh dari Bali dan Batas Hukum yang Perlu Dipahami
Perkuat Customer Service dengan Omnichannel & WhatsApp API dari Barantum
Self Reward Versi Hemat Agar Bisa Menabung Lebih Banyak
KAI Daop 1 Jakarta Berikan Penghargaan kepada Mitra Angkutan Barang sebagai Apresiasi atas Dukungan Layanan Logistik Nasional
Kementerian PU Terus Pulihkan Infrastruktur Rusak Akibat Bencana, Progres Tertinggi Sumatera Utara 78,69%

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:48

Hadirkan Dr. Laurent Lafosse, Siloam Hospitals Kebon Jeruk Jadi Pusat Rujukan Ortopedi Berstandar Global

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:39

Krakatau Steel Dorong Penguatan Kebijakan Negara Demi Kedaulatan Industri Baja Nasional

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:28

Rp53 Triliun Ekspor Pertanian Afrika Timur Terancam, Hanya 15% Pelaku Usaha Siap Penuhi Aturan Ketertelusuran Uni Eropa

Selasa, 16 Desember 2025 - 20:33

Bekerja Jarak Jauh dari Bali dan Batas Hukum yang Perlu Dipahami

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:27

Self Reward Versi Hemat Agar Bisa Menabung Lebih Banyak

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:31

KAI Daop 1 Jakarta Berikan Penghargaan kepada Mitra Angkutan Barang sebagai Apresiasi atas Dukungan Layanan Logistik Nasional

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:14

Kementerian PU Terus Pulihkan Infrastruktur Rusak Akibat Bencana, Progres Tertinggi Sumatera Utara 78,69%

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:43

Kementerian PU Terus Pulihkan Konektivitas Jalan Nasional di Aceh, Target Fungsional Bertahap Desember 2025

Berita Terbaru