Museum Lawang Sewu Jadi Magnet Wisata Nataru, Dikunjungi 568 Ribu Lebih Wisatawan Sepanjang 2025 - Koran Mandalika

Museum Lawang Sewu Jadi Magnet Wisata Nataru, Dikunjungi 568 Ribu Lebih Wisatawan Sepanjang 2025

Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Museum Lawang Sewu terus menguatkan perannya sebagai destinasi wisata sejarah unggulan nasional. Sepanjang tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya KAI Wisata mencatat sebanyak 568.075 pengunjung datang ke ikon Kota Semarang tersebut. Capaian ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata berbasis edukasi dan heritage, khususnya pada periode libur akhir tahun.

Dibangun pada 1904 sebagai kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM), Lawang Sewu menjadi saksi awal berkembangnya jaringan perkeretaapian di Indonesia, yang menghubungkan Semarang dengan wilayah pedalaman Jawa. Nilai sejarah tersebut terus dihadirkan dalam format yang relevan dengan generasi masa kini, menjadikan Lawang Sewu ruang belajar sekaligus ruang rekreasi yang inklusif.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa pengelolaan Museum Lawang Sewu diarahkan pada keseimbangan antara pelestarian bangunan Cagar Budaya Nasional dan penguatan fungsi edukasi publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menghadirkan pengalaman berkunjung yang adaptif terhadap perkembangan zaman, melalui fasilitas seperti Immersive Cinema serta penataan pencahayaan malam yang memperkaya eksplorasi sejarah perkeretaapian secara interaktif,” ujar Anne.

Baca Juga :  Panduan Komprehensif Mengenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di Indonesia

Momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dimanfaatkan untuk memperluas daya tarik kawasan heritage tersebut. Menutup tahun 2025, KAI Wisata berkolaborasi dengan Jakarta Clothing dalam gelaran festival akhir tahun di Museum Lawang Sewu yang berlangsung pada 30 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Festival ini memadukan budaya, kuliner, produk kreatif, dan hiburan musik, sehingga memperkaya pilihan aktivitas wisata bagi masyarakat yang berlibur ke Semarang.

Panggung hiburan festival akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi nasional, seperti Padi Reborn, Barasuara, dan Dendi Nata, serta penampilan special Glenn Fredly Live by Bakuucakar feat Ryan Ekky Pradipta, bersama musisi internasional Hall of the Elder. Tiket festival dapat dipesan secara daring melalui loket.com.

Penguatan destinasi wisata di Semarang ini berjalan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. KAI mencatat penjualan tiket periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 2.279.308 tiket hingga Minggu, 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, dari total 3.506.104 tempat duduk yang disediakan.

Anne menambahkan bahwa tren peningkatan penjualan terlihat konsisten menjelang puncak arus libur, terutama menuju kota-kota tujuan wisata dan pusat aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Kementerian PU Tangani Konektivitas Jalan Provinsi Sicincin-Bukittinggi, Pemasangan Jembatan Darurat Ditargetkan Rampung Awal Januari

“Penjualan tiket kereta api jarak jauh mencapai 2.034.917 tiket atau 73,7 persen dari kapasitas, sementara kereta api lokal terjual 244.391 tiket atau 32,8 persen dari total tempat duduk yang tersedia,” jelasnya.

Semarang tercatat sebagai salah satu tujuan favorit selama periode Nataru, dengan Stasiun Semarang Tawang berada di 10 besar stasiun tujuan terpadat hingga 21 Desember 2025. Posisi ini menegaskan peran Semarang sebagai simpul wisata sejarah, budaya, dan aktivitas masyarakat di Pulau Jawa, dengan Museum Lawang Sewu menjadi salah satu magnet utamanya.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap mobilitas masyarakat, KAI juga menghadirkan program diskon tarif 30 persen yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1.509.080 tempat duduk yang dialokasikan dalam program tersebut. Hingga 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket kereta api ekonomi komersial dengan tarif diskon telah terjual sebanyak 808.543 tiket atau 54 persen.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, SUCOFINDO Ekspansi ke Jepang
Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Ketahanan Pangan, PTPN I Bangun Ekosistem Terintegrasi di Bone
Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua
BRI Finance Hadirkan Solusi Kepemilikan Mobil Lebih Mudah di “BRI Goes to Office”
Harga Emas Tunjukkan Kinerja Positif, Tren Bullish Masih Terjaga Sepanjang Pekan
Dorong Ekspansi Pembiayaan, BRI Finance Siapkan Obligasi 2026
Bitcoin Melejit di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran, Sinyal Awal Reli Baru?
Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:00

Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, SUCOFINDO Ekspansi ke Jepang

Jumat, 10 April 2026 - 11:00

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Ketahanan Pangan, PTPN I Bangun Ekosistem Terintegrasi di Bone

Jumat, 10 April 2026 - 11:00

Freeport Indonesia Terus Beperan Sebagai Fondasi Ekonomi Papua

Jumat, 10 April 2026 - 11:00

BRI Finance Hadirkan Solusi Kepemilikan Mobil Lebih Mudah di “BRI Goes to Office”

Jumat, 10 April 2026 - 11:00

Harga Emas Tunjukkan Kinerja Positif, Tren Bullish Masih Terjaga Sepanjang Pekan

Jumat, 10 April 2026 - 11:00

Bitcoin Melejit di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran, Sinyal Awal Reli Baru?

Jumat, 10 April 2026 - 09:00

Tren Pariwisata Seririt Bali: Destinasi Tenang di Bali Utara yang Mulai Menarik Perhatian Wisatawan

Jumat, 10 April 2026 - 09:00

Mahasiswa BINUS @Bekasi Kembangkan Perspektif Global Lewat Study Abroad di Korea Selatan

Berita Terbaru