BI NTB Bantu Petani Tingkatkan Produksi Padi, Wabup Loteng: Terima Kasih - Koran Mandalika

BI NTB Bantu Petani Tingkatkan Produksi Padi, Wabup Loteng: Terima Kasih

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kick fff tanam perdana padi baru varietas gamagora 7 dan pengembangan demplot.

Kegiatan berlangsung di Dusun Batu Belik, Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) pada Kamis (16/5).

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Berry Arifsyah Harahap mengatakan maksud dan tujuan kegiatan ini untuk membantu petani mempertahankan surplus produksi padi, khususnya di Loteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nantinya, varietas ini dapat dikembangkan dan surplus hasil produksi padi di Loteng dapat membantu daerah lain yang kekurangan beras,” kata Berry, Kamis (16/5).

Baca Juga :  ‎Gubernur NTB Dorong RS Mutiara Sukma Jadi Pusat Unggulan Penanganan Kejiwaan

Keunggulan varietas gamagora 7 ini antara lain dapat ditanam di lahan produktif air dan lahan tadah hujan.

“Bibit yang ditanam 1 (satu) batang dapat berkembang menjadi 15 batang sehingga hasil panen menjadi lebih banyak. Selain itu, masa tanamnya bisa 90 hari dan paling lama 100 hari,” jelas Berry.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Loteng Muhamad Nursiah mengucapkan terima kasih kepada BI NTB yang telah membantu petani di Loteng mengembangkan varietas gamagora 7.

Nursiah menyebut lahan pertanian di Loteng luasnya sekitar 5000 hektare.

Baca Juga :  Pemprov NTB: Persoalan Marina Bay City Murni Hubungan Hukum Perusahaan dan Investor

“Insyaallah, dapat menghasilkan surplus produksi padi. Kami berharap kesejahteraan masyarakat Loteng lebih meningkat,” ujar Nursiah.

Selain itu, lanjut Nursiah, dapat mengirim padi ke daerah lain yang kekurangan beras.

“Kami berharap kepada peneliti dari UGM yang telah berhasil menemukan padi varietas gamagora 7 ini dapat menemukan padi unggulan khusus khas daerah Loteng dan bisa terkenal seperti beras Cianjur, dan lainnya,” papar Nursiah.

Dalam kesempatan itu, kelompok tani Desa Pengembur diberikan hand traktor dan peralatan pertanian lain serta 1 sumur bor secara simbolis. (*)

Berita Terkait

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih
Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB
Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar
MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda
275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama
Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB
Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14

Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37

Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47

Kirab Budaya HUT Ke-81 Lombok Tengah Semarak, Barongsai hingga Peresean Jadi Simbol Persatuan dalam Keberagaman

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:20

Menpar Buka Suara! MotoGP Mandalika Jadi Mesin Baru Pariwisata Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:56

Rekor Baru MotoGP Mandalika! Antusiasme Penonton Melonjak, Ekonomi Lokal Ikut Dibidik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:45

Bezzecchi Juara Race MotoGP di Mandalika, R. Fernandez dan J. Martin Lengkapi Podium

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01

Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Mandalika, Indonesia Bangga!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:31

ITDC Gandeng BSI, Mandalika Perkuat Identitas Wisata Halal

Berita Terbaru

Teknologi

BRI Region 11 Yogyakarta Perkuat Sinergi dengan Polda DIY

Kamis, 15 Okt 2026 - 09:02