Kenapa Trader Perlu Memperhatikan Hari Libur Pasar Global - Koran Mandalika

Kenapa Trader Perlu Memperhatikan Hari Libur Pasar Global

Senin, 2 Februari 2026 - 06:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak trader fokus pada analisis teknikal dan berita ekonomi, tetapi sering melupakan satu faktor penting yang bisa memengaruhi pergerakan harga secara signifikan, yaitu hari libur pasar global. Padahal, ketika bursa utama dunia tutup atau aktivitas trading menurun karena libur nasional, likuiditas pasar bisa berubah drastis.

Hari libur bukan hanya soal “pasar tutup”, tetapi juga dapat memicu kondisi market yang lebih sepi, spread melebar, hingga pergerakan harga yang tidak biasa. Oleh karena itu, trader modern perlu memahami kalender libur global sebagai bagian dari strategi trading yang lebih disiplin dan terukur.

Dampak Hari Libur terhadap Volatilitas dan Likuiditas

Ketika pasar seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Jepang sedang libur, volume transaksi biasanya menurun karena institusi besar tidak aktif. Kondisi ini membuat pasar lebih tipis, sehingga pergerakan harga bisa menjadi tidak stabil atau bahkan lebih sulit diprediksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam situasi likuiditas rendah, trader juga sering menghadapi spread yang lebih besar dan eksekusi order yang kurang optimal. Ini penting terutama bagi trader yang aktif di forex, emas, indeks, atau komoditas global yang sangat dipengaruhi oleh jam operasional bursa besar.

Baca Juga :  Terra Drone Mengadakan Demonstrasi Penerbangan Multi-Drone Berbasis UTM Pertama di Indonesia: Membuka Jalan untuk Operasi Drone yang Lebih Aman dan Terukur di Seluruh Asia Tenggara

Hari Libur Pasar Bisa Menjadi Risiko Trading

Bagi trader jangka pendek, hari libur pasar dapat meningkatkan risiko karena volatilitas bisa muncul secara tiba-tiba meskipun volume rendah. Banyak trader pemula mengira pasar akan “tenang” saat libur, padahal justru bisa terjadi lonjakan harga akibat order besar yang masuk di market tipis.

Selain itu, jadwal libur juga memengaruhi proses settlement, jadwal trading produk tertentu, hingga perubahan jam operasional platform broker. Tanpa persiapan, trader bisa mengalami kesalahan strategi atau salah timing dalam entry dan exit.

Kalender Hari Libur Trading Global 2026: Panduan Para Trader

Agar lebih siap menghadapi kondisi pasar sepanjang tahun, trader sebaiknya selalu memantau kalender libur bursa utama dunia. Panduan lengkap mengenai hari libur trading global tahun 2026 dapat dibaca melalui artikel berikut ini

Baca Juga :  Dari Sumatra Menujur Bogor: Persiapan Finalis Impact Nasional Hackathon untuk Inovasi Desa Wisata

Dengan mengetahui jadwal libur sejak awal, trader dapat mengatur strategi, menghindari jam berisiko, dan menyesuaikan manajemen posisi dengan lebih aman.

Broker Trading KVB Indonesia untuk Trading yang Lebih Terukur

Dalam menghadapi pasar global yang dinamis, termasuk perubahan likuiditas saat hari libur, trader membutuhkan broker yang transparan dan menyediakan akses informasi yang jelas. Broker Trading KVB Indonesia mendukung trader dengan platform stabil, eksekusi yang kompetitif, serta insight pasar yang membantu pengambilan keputusan lebih disiplin.

Bagi Anda yang ingin mulai trading dengan strategi yang lebih terukur dan siap menghadapi kondisi pasar global, pendaftaran akun dapat dilakukan melalui link ini

Dengan memahami kalender libur pasar dan memilih broker yang tepat, trader dapat mengurangi risiko yang tidak perlu dan meningkatkan peluang trading yang lebih konsisten sepanjang tahun.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya
Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta
Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi
Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia
Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026
Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik
Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci
SCALECON 2027, Konferensi Agentic AI Untuk Bisnis Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:02

SCALECON 2027, Konferensi Agentic AI Untuk Bisnis Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:02

BINUS @Semarang Dorong Transformasi Digital melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

Berita Terbaru