Koran Mandalika, Lombok Tengah – Tim Razaiq Motorsport keluar sebagai juara ajang Pertamina 6 Hours Endurance di Pertamina Mandalika International Circuit, pada kelas ITCR 1200 cc.
Tim Razaiq yang mengandalkan Honda Brio mampu tampil konsisten selama enam jam tiga menit dan menyelesaikan total 166 lap.
Tim Razaiq unggul tipis dari Cargloss Racing Team yang menggunakan Toyota Agya. Cargloss Racing Team harus puas di posisi kedua setelah menyelesaikan balapan selama enam jam delapan menit dengan total 165 lap, atau terpaut sekitar lima menit dari sang juara. Sementara posisi ketiga ditempati oleh Banteng Motorsport.
Kelas ITCR 1200 cc diikuti oleh tujuh tim dengan total 22 pembalap. Peserta tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga melibatkan pembalap internasional dari Malaysia, Latvia, dan Singapura, sehingga menambah nuansa kompetitif dalam ajang balap ketahanan ini.
Diketahui, sebelum balapan Pertamina 6 Hours Endurance digelar, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terlebih dahulu melaksanakan Circuit Inspection. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, operasional, dan teknis sirkuit berada dalam kondisi optimal sebelum balapan endurance berlangsung selama enam jam penuh.
Circuit Inspection dilakukan oleh tim inti yang terdiri dari Race Director Arief Budiarto, Clerk of the Course (CoC) M. Awallutfi Andhika, Chief Steward Faris Lutfi, Deputy Steward Djembar Kartasasmita, Chief Medical Officer dr. Eko Widya Nugroho, serta driver safety car Denny Pribadi dan Rendy Surya. Kehadiran lintas fungsi ini memastikan inspeksi berjalan secara komprehensif, mencakup aspek teknis, keselamatan, hingga medis.
Sejak pagi hari, tim inspeksi menyusuri lintasan Mandalika untuk memeriksa kesiapan marshal di setiap pos, termasuk jumlah personel, penempatan, serta pemahaman terhadap prosedur keselamatan. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap peralatan keselamatan seperti APAR, bendera fisik, dan digital flag yang menjadi sistem komunikasi utama antara race control dan pembalap.
”Area pit lane turut menjadi perhatian khusus mengingat tingginya aktivitas selama balapan endurance. Selain itu, sistem balapan seperti starting light dan info panel juga diperiksa guna memastikan kelancaran start dan penyampaian informasi selama lomba berlangsung,” kata Chief Steward Pertamina 6 Hours Endurance, Djembar Kartasasmita, Minggu 1 Februari 2026.
Dari sisi penanganan insiden, kesiapan recovery vehicle seperti kendaraan 4×4, crane, towing, unit pemadam kebakaran, hingga peralatan ekstrikasi juga dicek secara menyeluruh. Sementara dari aspek medis, kesiapan ambulans, tenaga medis, dan tim ekstrikasi dipastikan berada dalam kondisi siap siaga. (*)












