AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional" - Koran Mandalika

AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional”

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari ini, Artificial Intelligence Institute for Progress (AIIP) secara resmi meluncurkan whitepaper berjudul “Accelerating AI Adoption in Indonesia”, sebuah dokumen strategis yang memetakan peluang, tantangan, serta langkah kolaboratif untuk mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Peluncuran whitepaper ini menjadi momentum penting di tengah semakin ketatnya persaingan pengembangan AI di kawasan Asia Tenggara. Negara-negara seperti Singapura dan Malaysia telah berinvestasi besar pada strategi nasional dan infrastruktur AI, sementara Indonesia memiliki keunggulan utama pada modal manusia yang besar dan tingkat adopsi digital yang terus meningkat.

Whitepaper ini menekankan bahwa percepatan adopsi AI tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dengan kepentingan nasional, daya saing global, serta ketahanan jangka panjang Indonesia di era digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perlombaan AI saat ini bukan lagi bersifat konseptual. Ini adalah kompetisi nyata yang menuntut kesiapan ekosistem, kolaborasi lintas sektor, dan arah kebijakan yang jelas,” ujar Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, dalam peluncuran whitepaper AIIP tersebut.

Baca Juga :  KAI Catat Peningkatan Pengguna LRT Jabodebek pada 2 Desember 2025

Kolaborasi sebagai Kunci

AIIP menegaskan bahwa keberhasilan adopsi AI di Indonesia tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Whitepaper ini dirancang sebagai panduan bersama bagi:

1. Industri, untuk mengembangkan dan menerapkan solusi AI yang relevan dan siap pasar

2. Investor, dalam mendukung skalabilitas inovasi AI

3. Akademia, dalam menyiapkan talenta digital masa depan

4. Pemerintah, sebagai fasilitator yang menyeimbangkan inovasi, etika, akuntabilitas, dan kepercayaan publik

“AIIP hadir sebagai platform kolaboratif. Whitepaper ini bukan hanya dokumen pemikiran, tetapi ajakan konkret untuk bergerak bersama,” ujar Ray Djajadinata, Program Director AIIP.

Rekomendasi Strategis untuk Indonesia

Sebagai bagian dari kontribusi kebijakan, whitepaper AIIP merekomendasikan sejumlah langkah strategis, antara lain penyusunan kerangka adopsi AI nasional yang terintegrasi, penguatan ekosistem kolaboratif lintas sektor, peningkatan kapasitas talenta digital, serta fokus pada use case AI berdampak tinggi yang dapat direplikasi secara luas di sektor publik dan swasta.

Baca Juga :  Relokasi Terencana: KAI Logistik Tangani Pemindahan dan Penataan 40 KRL Afkir ke TPSSK Pasirbungur

Dengan pendekatan yang terarah dan kolaboratif, AIIP meyakini AI dapat menjadi katalis transformasi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam lanskap AI regional dan global.

Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia” diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pengambil kebijakan, pelaku industri, investor, dan akademisi dalam merancang langkah nyata percepatan adopsi AI nasional.

About Alpha JWC Ventures
Artificial Intelligence Institute for Progress (AIIP) adalah inisiatif kolaboratif oleh Pijar Foundation dan Alpha JWC Ventures, yang didedikasikan untuk kemajuan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia. AIIP memfasilitasi kemitraan di berbagai sektor publik dan swasta untuk mempercepat pengembangan dan adopsi AI secara nasional. Dengan bersatu dengan organisasi dan pemimpin yang berpikiran sama, AIIP bertujuan untuk merintis kemajuan dalam pemahaman AI, pengembangan teknologi, dan adopsi, dengan tujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dalam inovasi AI.
Contact
Fiandra Azzahra fiandra@alphajwc.com 0811-1998-205
Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik
Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026
Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar
Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia
KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum
Hisense Dinobatkan sebagai Pabrik Lighthouse Customer Centricity Pertama di Dunia dalam Industri TV oleh World Economic Forum
ROA PalmCo Tembus 7,9 Persen, Sinyal Penguatan Kinerja Aset Holding Perkebunan Nusantara
Anggota DPR RI Komisi VI Kunjungi Loko Cafe Gambir, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Awal Bersama KAI Services

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:53

PPTJ 2026 Ruang Eksplorasi Pendidikan Global & Membuka Peluang Berkarier Bersama BINUS University

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:23

Tiket KA Lebaran 2026 Laris Manis, KAI Daop 2 Bandung Bagikan Tips Berburu Tiket Hari H

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:14

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:08

Pengiriman Logistik Jelang Ramadan Diprediksi Naik Hingga 30%, Bagaimana Kesiapan Customer Service Anda?

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:02

Wakil Menteri UMKM Apresiasi Pemanfaatan Ruang Bagi UMKM di Stasiun Yogyakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:25

Manajemen Modal Selama Ramadan: Cara Bertahan di Market yang Fluktuatif

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:45

Kolaborasi Lintas Negara: BINUS @Bandung, BINUS ASO School of Engineering, Faculty of Engineering dan Arizona State University Inisiasi Program EPICS

Selasa, 10 Februari 2026 - 00:18

Angkutan Lebaran 2026 Kian Dekat, KAI Daop 4 Ingatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Berita Terbaru