Emas Bangkit Kuat Pasca Koreksi, Peluang Kenaikan Masih Terbuka di Tengah Gejolak Global - Koran Mandalika

Emas Bangkit Kuat Pasca Koreksi, Peluang Kenaikan Masih Terbuka di Tengah Gejolak Global

Senin, 9 Februari 2026 - 17:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas dunia kembali menunjukkan performa impresif pada perdagangan hari ini, menandai fase pemulihan yang signifikan setelah tekanan jual tajam yang terjadi pekan lalu. Logam mulia dengan simbol XAU/USD tersebut tercatat melonjak lebih dari 5% pada Selasa, didorong oleh masuknya kembali minat beli setelah harga terkoreksi dari level tertinggi sepanjang masa di kisaran $5.600. Pada perdagangan terkini, emas bergerak stabil di area $4.980–$4.985, mencerminkan keberhasilan pasar mempertahankan momentum pemulihan usai sempat menyentuh level terendah hampir empat minggu di sekitar $4.402.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menilai bahwa pergerakan emas saat ini menunjukkan penguatan tren naik secara teknikal. Berdasarkan pengamatan terhadap formasi candlestick dan indikator Moving Average, struktur harga XAU/USD mengindikasikan dominasi buyer yang semakin solid. Kembalinya harga emas ke atas area support kunci menjadi sinyal penting bahwa koreksi sebelumnya bersifat sementara dan tidak mengubah arah tren utama. Dalam proyeksinya, Andy Nugraha menyebutkan bahwa apabila tekanan bullish mampu dipertahankan, harga emas berpeluang melanjutkan penguatan menuju level $5.239. Meski demikian, risiko koreksi tetap perlu diperhatikan, terutama jika harga gagal melanjutkan kenaikan, dengan potensi penurunan jangka pendek mengarah ke area $4.899.

Dari sisi fundamental, sentimen global kembali memainkan peran krusial dalam menopang harga emas. Pada sesi awal perdagangan Asia hari Rabu, XAU/USD diperdagangkan di zona positif seiring meningkatnya permintaan terhadap aset safe-haven. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama, menyusul laporan bahwa militer Amerika Serikat menembak jatuh drone Iran yang mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab. Insiden ini terjadi di tengah situasi politik yang memanas, di mana Presiden AS Donald Trump disebut tengah mempertimbangkan langkah militer terhadap Iran.

Kondisi tersebut memperkuat daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai, terutama ketika ketidakpastian geopolitik berpotensi meningkat sewaktu-waktu. Pasar juga terus mencermati perkembangan diplomatik antara AS dan Iran. Permintaan Iran agar pembicaraan dilakukan di Oman serta dibatasi pada isu nuklir menambah kompleksitas negosiasi. Meski demikian, muncul sinyal meredanya ketegangan setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan kesiapan untuk melakukan dialog yang adil dengan Amerika Serikat, seiring rencana pengiriman utusan senior kedua negara untuk pembicaraan lanjutan.

Di sisi lain, faktor kebijakan moneter Amerika Serikat menjadi penyeimbang bagi laju kenaikan emas. Penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve dipersepsikan pasar sebagai langkah hawkish, yang berpotensi mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama. Kondisi ini cenderung membatasi ruang kenaikan emas, mengingat suku bunga tinggi mengurangi daya tarik aset tanpa imbal hasil seperti emas. Meski demikian, berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar masih memperkirakan peluang penurunan suku bunga pada pertemuan Juni mendatang berada di kisaran 66%, yang dapat kembali memberikan dukungan bagi harga emas jika terealisasi.

Baca Juga :  Evista Sukses Besar Pakai Mobil Listrik Jadi Taksi Online, Jadi Viral dan Heboh!

Selain faktor geopolitik dan moneter, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh perkembangan hubungan dagang global. Kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan India, yang mencakup penurunan tarif serta peningkatan komitmen pembelian produk AS, turut menciptakan dinamika baru dalam pasar keuangan global.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures memandang bahwa prospek pergerakan emas dalam jangka pendek masih cenderung positif. Kombinasi sinyal teknikal yang menguat dan ketidakpastian global menjadikan emas tetap atraktif bagi investor. Namun, pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada terhadap volatilitas, mengingat perubahan sentimen geopolitik dan arah kebijakan The Fed akan sangat menentukan pergerakan harga emas ke depan.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hisense Hadirkan True-to-Life Color, Kenyamanan Mata, dan Hiburan Imersif di IFA 2026
Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat
Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan
PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA)
Menjaga Kondisi Keuangan di Era Quarter Life Crisis, Ini Cara Menyusun Tujuan Keuangan
Bulan Berkah Fatmawati City Center, Hunian Impian dengan Benefit Lebih
Lebih Dari 3,6 Juta Pengguna Jasa KA Gunakan KA dari Daop 2 Bandung, Naik Lebih Dari 10 Persen
FLOQ Buka Peluang Pengguna Dapat Tiket Konser Kanye West di Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:02

Hisense Hadirkan True-to-Life Color, Kenyamanan Mata, dan Hiburan Imersif di IFA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 23:02

Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

Jumat, 11 September 2026 - 19:02

Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

Jumat, 11 September 2026 - 18:02

PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA)

Jumat, 11 September 2026 - 17:02

Menjaga Kondisi Keuangan di Era Quarter Life Crisis, Ini Cara Menyusun Tujuan Keuangan

Jumat, 11 September 2026 - 17:02

Lebih Dari 3,6 Juta Pengguna Jasa KA Gunakan KA dari Daop 2 Bandung, Naik Lebih Dari 10 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 17:02

FLOQ Buka Peluang Pengguna Dapat Tiket Konser Kanye West di Jakarta

Jumat, 11 September 2026 - 16:02

Thermax Gelar Roadshow di Surabaya, Perkuat Komitmen dalam Perjalanan Transisi Energi Pelanggan

Berita Terbaru