Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Nasional, PTPN I Siap Bangun Pabrik Kelapa dan Pala - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Nasional, PTPN I Siap Bangun Pabrik Kelapa dan Pala

Kamis, 9 April 2026 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Program hilirisasi komoditas yang merupakan mandat Presiden Prabowo kepada Danantara semakin progresif. Untuk komoditas kelapa dan pala, Danantara menugaskan PTPN I sebagai pelaksana operasional di lapangan. Subholding Supporting Co pada Holding Perkebunan Nusantara itu dijadwalkan melakukan groundbreaking pembangunan pebrik kelapa terintegrasi senilai Rp500 miliar dan pabrik pengolahan pala senilai Rp140 miliar, Sabtu (28/3/26). Peletakan batu pertama dijadwalkan akan dihadiri Presiden Prabowo bersamaan dengan proyek hilirisasi lain di KEK Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Groundbreaking menjadi bukti kesiapan PTPN menerima mandat ini program ini. Selain komoditas kelapa dan pala, bersamaan juga akan dilakukan peresmian program premejaan (replanting) tanaman kopi, lada, kakao, dan jambu mete seluas 800 ribu hectare di seluruh Indonesia. Program ini akan mendapat dukungan anggaran Pemerintah sebesar Rp9,9 triliun.

Dua proyek yang menjadi domain PTPN I adalah pabrik kelapa terintegrasi dan pabrik pengolahan pala akan dibangun di lahan seluas 11 hektare di Kebun Awaya, Kabupaten Maluku Tengah. Pabrik Kelapa Terintegrasi dirancang untuk memproduksi Medium-Chain Triglycerides (MCT), tepung kelapa, dan arang aktif dengan kapasitas olah hingga 300.000 butir kelapa per hari. Sedangkan pabrik pengolahan pala difokuskan pada produksi oleoresin guna memenuhi standar tinggi pasar ekspor.

Kehadiran berbagai fasilitas manufaktur modern ini diproyeksikan tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Hal ini sejalan dengan target penciptaan hingga 1,6 juta lapangan kerja baru secara nasional di sektor hilirisasi perkebunan dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (25/3/26) mengatakan menyatakan kesiapannya. Ia menyebut, transformasi ini adalah langkah besar perusahaan untuk mengangkat derajat ekonomi perkebunan rakyat yang selama ini didominasi 90% sektor agraris.

“Hilirisasi ini bukan sekadar mengejar nilai tambah produk, melainkan sebuah lompatan besar untuk menjadikan Indonesia sebagai adidaya agraris dunia. Ini juga menjadi mesin penggerak ekonomi bagi masyarakat di wilayah operasional PTPN I,” kata Teddy Yunirman Danas.

Baca Juga :  Transportasi Rendah Emisi: 17,7 Juta Pelanggan KAI Kurangi Sekitar 420 Ribu Ton CO₂ dalam 4 Bulan

Teddy menambahkan bahwa melalui sinergi bersama Danantara dan optimalisasi skema Kerja Sama Operasional (KSO), PTPN I hadir sebagai jembatan yang menghubungkan potensi besar petani lokal dengan teknologi industri modern serta akses luas ke pasar global. Untuk menjamin keberlanjutan operasional dan efisiensi, PTPN I mengedepankan opsi skema KSO bersama mitra strategis. Skema ini memungkinkan adanya transfer pengetahuan, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, manajemen profesional, serta penguatan portofolio bisnis tanpa harus membebani investasi aset secara berlebihan.

“Dengan dukungan penuh dari Danantara, PTPN I berkomitmen memastikan seluruh tahapan pembangunan pabrik di Maluku berjalan sesuai jadwal demi mewujudkan kemandirian pangan dan ketahanan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” kata dia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4
Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang
Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%
Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terbaru