Koran Mandalika, Lombok Tengah – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menegaskan perannya sebagai motor utama kesiapan kawasan The Mandalika dalam menyambut dua ajang balap internasional tahun ini. Tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan event, ITDC juga memperkuat koordinasi lintas sektor demi memastikan seluruh ekosistem kawasan berjalan optimal, aman, dan siap menerima lonjakan aktivitas global.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pertemuan strategis bersama Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang turut melibatkan Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Fokus utama koordinasi ini adalah memastikan kesiapan menyeluruh menjelang gelaran GT World Challenge Asia pada 1–3 Mei 2026 serta MotoGP pada 9–11 Oktober 2026.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menekankan bahwa kesiapan Mandalika tidak hanya diukur dari sisi penyelenggaraan balap, tetapi juga dari kemampuan kawasan dalam menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh pihak. Menurutnya, ITDC mengedepankan pendekatan terintegrasi yang mencakup pengamanan, pengelolaan kawasan, hingga kesiapan infrastruktur pendukung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagai pengelola kawasan, kami memastikan seluruh elemen, mulai dari aksesibilitas, pengaturan pengunjung, hingga keamanan, terkelola secara sistematis. Ini penting agar Mandalika tidak hanya sukses sebagai tuan rumah event, tetapi juga sebagai destinasi kelas dunia yang terpercaya,” jelas Troy.
Ia juga menambahkan bahwa GT World Challenge Asia menjadi titik awal penting dalam rangkaian event internasional tahun ini, sekaligus sebagai tolok ukur kesiapan operasional kawasan. Sementara itu, MotoGP tetap menjadi ajang unggulan yang membawa dampak luas, baik dari sisi promosi global maupun perputaran ekonomi.
Dalam koordinasi tersebut, pembahasan tidak hanya terbatas pada pengamanan saat event berlangsung, tetapi juga mencakup fase pra-event. Ini meliputi pengawasan aktivitas pembangunan, pengelolaan kawasan investasi, serta pengendalian mobilitas logistik yang semakin meningkat menjelang dua agenda besar tersebut.
Polda NTB menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh langkah ITDC melalui pengamanan terpadu. Pendekatan yang disiapkan mencakup penguatan di titik-titik strategis, pengaturan lalu lintas kawasan, hingga mitigasi potensi gangguan keamanan selama seluruh tahapan berlangsung.
Kapolda NTB, Irjen Pol. Edy Murbowo, menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi prioritas utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tanpa hambatan. Ia memastikan jajarannya siap mengawal setiap fase kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan event.
Sementara itu, MGPA melihat kolaborasi ini sebagai fondasi penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan ajang balap internasional di Mandalika. Sinergi antara pengelola kawasan, operator sirkuit, dan aparat keamanan dinilai menjadi faktor kunci dalam menciptakan event yang profesional dan berstandar global.
Dengan penguatan koordinasi ini, ITDC tidak hanya menargetkan kesuksesan event secara teknis, tetapi juga mempertegas positioning The Mandalika sebagai pusat sport tourism unggulan Indonesia yang mampu bersaing di level internasional. (*)






