Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat - Koran Mandalika

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan lebih dari 50.000 unit quadruped yang sudah beroperasi secara aktif di berbagai negara dan 70% pangsa pasar global di segmen ini, lini quadruped Unitree dibangun dari pengalaman lapangan, bukan hanya spesifikasi di atas kertas.

Ada pekerjaan di lingkungan industri yang terlalu berbahaya, terlalu sempit, atau terlalu tidak beraturan untuk dijangkau kendaraan konvensional. Bukan karena tidak ada teknologinya, melainkan karena sebagian besar robot yang ada belum benar-benar dirancang untuk kondisi nyata di lapangan.

Unitree hadir dengan tiga lini quadruped yang masing-masing menjawab kebutuhan yang berbeda, dari riset hingga operasi industri kelas berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Platform Riset yang Siap untuk AI

Go2 adalah titik masuk ke ekosistem quadruped Unitree. Dengan bobot 15 kg dan sistem 4D LiDAR untuk pemetaan 3D real-time, Go2 digunakan secara luas oleh universitas dan pusat riset untuk mengembangkan kemampuan AI robotik di lingkungan nyata.

Baca Juga :  Memasuki Usia 70 Tahun, IPI Perkuat Komitmen Dukung Hidup Sehat Melalui IPI Pilih Sehatmu Challenge

Yang membedakan Go2 dari platform riset lainnya adalah varian EDU-nya, yang hadir sebagai platform terbuka dengan dukungan NVIDIA Jetson Orin. Tim riset bisa mengembangkan dan menguji algoritma AI langsung di hardware yang sama dengan yang digunakan di lapangan industri, bukan di simulator yang terpisah dari realita.

Kapabilitas Industri dalam Ukuran Kompak

Quadruped Unitree As2 menjawab kebutuhan yang berbeda. Platform ini menggabungkan ukuran yang relatif kompak dengan kapabilitas yang jauh melampaui kelasnya. Dengan bobot 18 kg, torsi sendi maksimum 90 Nm, dan kecepatan hingga 5 m/s, As2 mampu membawa payload hingga 15 kg saat bergerak dan 65 kg dalam posisi statis.

Rating IP54 menjadikan As2 tahan terhadap debu dan hujan untuk operasi outdoor berkepanjangan. Daya tahan baterai lebih dari 4 jam tanpa beban memungkinkan misi inspeksi dan patroli yang panjang tanpa interupsi. As2 bisa dikonfigurasi dengan kamera termal, sensor gas, hingga scanner 3D.

Baca Juga :  Port Academy Gelar Pelatihan IMO Level 1 di Jakarta

Kelas Industri untuk Medan Paling Ekstrem

A2 berada di ujung lain spektrum. Platform kelas industri ini mampu membawa beban hingga 25 kg dengan daya tahan baterai lebih dari 5 jam, dan dirancang khusus untuk medan yang tidak bisa dilalui platform lain: tangga, lereng curam, permukaan tidak rata, dan area dengan risiko tinggi.

Di sektor energi, quadruped Unitree sudah digunakan untuk patroli gardu listrik dengan pemindaian termal dan deteksi kebocoran gas secara otonom. Di sektor keselamatan publik, tim pemadam kebakaran mengoperasikan robot Unitree yang dilengkapi kamera 360 derajat dan sensor gas untuk menilai kondisi zona berbahaya sebelum personel masuk.

Tersedia di Indonesia

Seluruh lini quadruped Unitree kini tersedia di Indonesia melalui Halo Robotics, distributor resmi dan eksklusif Unitree di Indonesia, dengan dukungan lokal penuh mulai dari konsultasi, integrasi sistem, pelatihan operasional, hingga layanan purna jual resmi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas
Menggeliat Lewat Rel Kereta: Menakar Wajah Baru Pariwisata dan Ekonomi Kebumen
Didorong oleh Permintaan yang Tinggi, Enago Meluncurkan Situs Web Terlokalisasi untuk Memperkuat Ekosistem Riset Akademik Indonesia
Sasar Peluang Kemitraan dan Investasi Strategis, Sanggabiz Tampil Memukau Lewat Business Showcase dan Pitching di Capital Room GIK UGM
Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah
Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:02

Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Menggeliat Lewat Rel Kereta: Menakar Wajah Baru Pariwisata dan Ekonomi Kebumen

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Sasar Peluang Kemitraan dan Investasi Strategis, Sanggabiz Tampil Memukau Lewat Business Showcase dan Pitching di Capital Room GIK UGM

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

Selasa, 15 September 2026 - 15:02

5 Cara Mengidentifikasi Penyebab Perbedaan Performa Tim Sales

Berita Terbaru