Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya - Koran Mandalika

Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas dunia pada perdagangan hari Rabu (6/5) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan, didorong oleh kombinasi sinyal teknikal yang semakin solid serta dukungan dari faktor fundamental global. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai bahwa pergerakan XAU/USD pada timeframe harian mulai memperlihatkan tanda-tanda pembalikan arah setelah sebelumnya mengalami tekanan.

Secara teknikal, harga emas berhasil membentuk titik terendah baru atau swing low yang valid di area support kuat di level 4.523. Level ini menjadi area penting yang menahan penurunan harga dan menandai berakhirnya tekanan bearish dalam jangka pendek. Ketika harga mampu bertahan di atas level tersebut, hal ini sering diartikan sebagai sinyal awal perubahan arah tren dari turun menjadi naik.

Penguatan sinyal tersebut juga terlihat dari terbentuknya candlestick bullish marubozu. Pola ini menunjukkan dominasi pembeli yang cukup kuat dalam satu periode perdagangan, di mana harga bergerak naik tanpa tekanan jual yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa minat beli mulai meningkat dan berpotensi mendorong harga lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pola double bottom yang terbentuk semakin memperkuat indikasi pembalikan tren. Pola ini merupakan salah satu formasi teknikal yang sering digunakan untuk mengidentifikasi potensi kenaikan setelah fase penurunan. Dengan adanya pola ini, peluang bagi harga emas untuk melanjutkan kenaikan menjadi semakin besar.

Baca Juga :  Bitcoin Meroket 129% di 2024: Akankah Sentuh Rp1,59 Miliar di Desember?

Dari sisi indikator, stochastic juga memberikan konfirmasi tambahan. Pergerakan indikator yang mulai naik setelah keluar dari area oversold menunjukkan bahwa tekanan jual telah mereda dan momentum kenaikan mulai terbentuk. Hal ini memperkuat pandangan bahwa harga emas memiliki potensi untuk bergerak lebih tinggi dalam waktu dekat.

Berdasarkan kondisi tersebut, harga emas diperkirakan akan bergerak menuju area resistance terdekat di level 4.660. Jika momentum penguatan tetap terjaga, maka peluang kenaikan lanjutan menuju level 4.740 semakin terbuka. Level tersebut menjadi target berikutnya yang akan diuji oleh pasar dalam jangka menengah.

Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati pergerakan harga di area resistance. Kenaikan yang terjadi tetap memerlukan dukungan volume dan sentimen pasar agar dapat berlanjut secara konsisten.

Dari sisi fundamental, prospek penguatan emas juga didukung oleh meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Ketidakpastian ekonomi global, mulai dari risiko perlambatan pertumbuhan hingga ketegangan geopolitik, membuat investor cenderung mencari instrumen yang lebih aman, seperti emas.

Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve yang mulai mengarah ke arah yang lebih longgar turut menjadi faktor penting. Pelaku pasar mulai memperkirakan adanya kemungkinan pelonggaran kebijakan atau bahkan penurunan suku bunga dalam jangka menengah. Kondisi ini biasanya memberikan dorongan bagi harga emas.

Baca Juga :  BRICS 2026 dan Peran India dalam Membentuk Tatanan Dunia Multipolar

Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, emas cenderung lebih menarik ketika suku bunga riil menurun. Dalam situasi tersebut, selisih keuntungan antara emas dan instrumen berbasis bunga menjadi lebih kecil, sehingga meningkatkan minat investor.

Faktor lain yang turut mendukung adalah pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang cenderung stabil atau menurun. Ketika yield tidak mengalami kenaikan, biaya peluang dalam memegang emas menjadi lebih rendah, sehingga mendorong permintaan.

Secara keseluruhan, kombinasi antara sinyal teknikal yang kuat dan dukungan faktor fundamental memberikan gambaran bahwa harga emas masih memiliki ruang untuk melanjutkan kenaikan. Selama harga mampu bertahan di atas area support penting, peluang menuju level 4.660 hingga 4.740 tetap terbuka.

Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk memperhatikan dinamika global yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga. Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Robot Unitree Go2 untuk Edutainment dan Interaksi Publik
Drone DJI Matrice 4 Thermal untuk Inspeksi dan Pemantauan Keamanan
Inspeksi Visual dan Thermal Jarak Jauh dengan DJI Zenmuse H30T
BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pembiayaan EV untuk Perkuat Portofolio Berkelanjutan
Drone DJI Matrice 4E untuk Survei dan Pemetaan Presisi
Inspeksi Aset Terjadwal Berbasis Sistem Drone Otomatis
BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services
Ribuan Barang Tertinggal Kembali ke Pemilik, Ini yang Harus Dilakukan Jika Kehilangan Barang di LRT Jabodebek

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:02

Robot Unitree Go2 untuk Edutainment dan Interaksi Publik

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:02

Drone DJI Matrice 4 Thermal untuk Inspeksi dan Pemantauan Keamanan

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:26

BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pembiayaan EV untuk Perkuat Portofolio Berkelanjutan

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:02

Drone DJI Matrice 4E untuk Survei dan Pemetaan Presisi

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:02

Inspeksi Aset Terjadwal Berbasis Sistem Drone Otomatis

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02

BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02

Ribuan Barang Tertinggal Kembali ke Pemilik, Ini yang Harus Dilakukan Jika Kehilangan Barang di LRT Jabodebek

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:02

Jumlah Pengguna Meningkat, LRT Jabodebek Perkuat Kompetensi Train Attendant

Berita Terbaru