DJI Matrice 400: Platform Drone Enterprise Multi-Payload untuk Semua Industri - Koran Mandalika

DJI Matrice 400: Platform Drone Enterprise Multi-Payload untuk Semua Industri

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasional drone di lingkungan industri sering membutuhkan lebih dari satu jenis sensor dalam satu misi, dari kamera survei hingga LiDAR, thermal, dan payload khusus lainnya.

Platform drone yang terbatas pada satu payload memaksa tim untuk menjalankan misi terpisah dan memperpanjang waktu operasional di lapangan.

DJI Matrice 400 hadir sebagai platform drone enterprise yang mendukung hingga tujuh payload simultan dalam satu penerbangan. Dengan waktu terbang 59 menit, jangkauan 20 km, ketinggian operasional maksimal 7.000 mdpl, rating IP55, dan ketahanan angin hingga 15 m/s, platform ini dirancang untuk kondisi lapangan industri yang bervariasi.

Dikembangkan oleh DJI Enterprise, Matrice 400 menggunakan DJI Payload SDK sebagai open platform untuk integrasi payload pihak ketiga, didukung obstacle avoidance omnidirectional berbasis computer vision dan LiDAR onboard untuk penerbangan yang aman. Kapasitas payload 6 kg mendukung konfigurasi multi-sensor untuk survei, inspeksi, keamanan, dan aplikasi industri lainnya secara bersamaan. Sensor yang kompatibel termasuk Zenmuse L3 untuk LiDAR survey, Zenmuse H30T untuk inspeksi visual dan thermal, serta Zenmuse P1 untuk fotogrametri presisi tinggi.

Baca Juga :  India dan Indonesia Ciptakan Sinergi Kuat Dalam Kemitraan Ekonomi

“Matrice 400 dirancang untuk kondisi lapangan industri yang paling menantang. Satu platform bisa dikonfigurasi untuk berbagai kebutuhan misi, dari survei LiDAR, inspeksi visual, hingga operasi SAR yang menggabungkan kamera thermal, speaker, dan spotlight,” ujar Halo Robotics

DJI Matrice 400 menjadi tulang punggung operasional drone industri yang membutuhkan fleksibilitas payload tinggi, daya tahan operasional di kondisi ekstrem, dan kemampuan integrasi dengan ekosistem sensor yang beragam.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas
Menggeliat Lewat Rel Kereta: Menakar Wajah Baru Pariwisata dan Ekonomi Kebumen
Didorong oleh Permintaan yang Tinggi, Enago Meluncurkan Situs Web Terlokalisasi untuk Memperkuat Ekosistem Riset Akademik Indonesia
Sasar Peluang Kemitraan dan Investasi Strategis, Sanggabiz Tampil Memukau Lewat Business Showcase dan Pitching di Capital Room GIK UGM
Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah
Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun
5 Cara Mengidentifikasi Penyebab Perbedaan Performa Tim Sales

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Menggeliat Lewat Rel Kereta: Menakar Wajah Baru Pariwisata dan Ekonomi Kebumen

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Didorong oleh Permintaan yang Tinggi, Enago Meluncurkan Situs Web Terlokalisasi untuk Memperkuat Ekosistem Riset Akademik Indonesia

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Sasar Peluang Kemitraan dan Investasi Strategis, Sanggabiz Tampil Memukau Lewat Business Showcase dan Pitching di Capital Room GIK UGM

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

Selasa, 15 September 2026 - 15:02

5 Cara Mengidentifikasi Penyebab Perbedaan Performa Tim Sales

Selasa, 15 September 2026 - 15:02

5 Tips Membangun Hubungan dengan Calon Klien di Online Meeting Pertama

Berita Terbaru