Palantir dan Apple Jadi Sorotan, Saham Teknologi AS Masih Punya Katalis Pertumbuhan - Koran Mandalika

Palantir dan Apple Jadi Sorotan, Saham Teknologi AS Masih Punya Katalis Pertumbuhan

Rabu, 9 September 2026 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palantir dan Apple Jadi Sorotan, Saham Teknologi AS Masih Punya Katalis Pertumbuhan

Saham teknologi Amerika Serikat kembali menjadi perhatian investor seiring munculnya sejumlah katalis baru dari perusahaan besar seperti Palantir Technologies (PLTR) dan Apple (AAPL). Di satu sisi, Palantir terus memperkuat posisinya di industri kecerdasan buatan (AI) melalui ekspansi kerja sama dengan perusahaan besar. Di sisi lain, Apple bersiap memasuki fase baru dengan peluncuran produk terbarunya yang berpotensi menjadi kejutan bagi pasar.

Kedua perusahaan tersebut menunjukkan bagaimana perkembangan AI, inovasi teknologi, dan ekspansi bisnis masih menjadi faktor penting yang memengaruhi pergerakan saham teknologi AS. Namun, di balik prospek pertumbuhan tersebut, investor juga perlu mencermati valuasi saham yang sudah relatif tinggi.

Palantir Perkuat Bisnis AI Lewat Kemitraan Enterprise

Palantir kembali menunjukkan pertumbuhan yang kuat setelah membukukan salah satu kuartal terbaik dalam sejarah perusahaan. Pada kuartal kedua 2026, pendapatan Palantir mencapai US$1,935 miliar, meningkat 93% secara tahunan. Bisnis perusahaan di Amerika Serikat juga mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 115% menjadi US$1,573 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap platform AI dan data analytics milik Palantir, baik dari sektor pemerintah maupun perusahaan komersial. Pendapatan komersial AS bahkan tumbuh 149% secara tahunan, sementara pendapatan dari pemerintah AS meningkat 90%.

Palantir juga mencatat US$2,132 miliar dalam commercial bookings di AS selama kuartal tersebut. Angka ini hampir US$800 juta lebih tinggi dibandingkan rekor sebelumnya. Perusahaan turut membukukan adjusted free cash flow sebesar US$1,22 miliar dengan margin mencapai 63%.

Kerja Sama dengan PwC Jadi Katalis Baru

Momentum pertumbuhan Palantir semakin diperkuat melalui ekspansi kerja sama dengan PwC U.S. Pada 3 September 2026, kedua perusahaan mengumumkan perluasan aliansi strategis yang berfokus pada penggunaan AI untuk berbagai kebutuhan enterprise, termasuk merger dan akuisisi serta modernisasi sistem ERP.

Baca Juga :  Accurate POS: Aplikasi Kasir Online untuk Bisnis Masa Kini

Keduanya juga memperkenalkan platform transaksi berbasis AI yang dibangun menggunakan Foundry dan Palantir AI Platform (AIP). Teknologi tersebut ditujukan untuk membantu perusahaan menyelesaikan proses merger, akuisisi, dan divestasi dengan lebih cepat sekaligus menekan biaya transaksi.

Palantir sebelumnya juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan dan institusi besar, termasuk Nvidia serta Angkatan Darat Amerika Serikat. Serangkaian kemitraan ini memperkuat posisi Palantir dalam ekosistem AI yang semakin berkembang.

Meski fundamental bisnisnya kuat, valuasi tetap menjadi perhatian. Dengan kapitalisasi pasar sekitar US$419 miliar, saham Palantir telah menghasilkan kenaikan yang sangat besar sejak IPO. Kondisi tersebut membuat investor perlu mempertimbangkan apakah pertumbuhan bisnis perusahaan masih cukup cepat untuk membenarkan valuasi sahamnya.

Apple Bersiap Hadirkan Kejutan September

Sementara itu, perhatian investor juga tertuju pada Apple menjelang acara peluncuran produk pada 9 September 2026. Acara yang diberi nama “Surprise and Shine” tersebut diperkirakan menjadi salah satu momen penting bagi Apple, terutama karena merupakan peluncuran produk besar pertama di bawah CEO baru, John Ternus.

Apple diperkirakan memperkenalkan lini iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Namun, salah satu rumor terbesar adalah kemungkinan hadirnya iPhone lipat pertama Apple. Perangkat tersebut berpotensi menjadi produk baru yang membawa Apple masuk lebih jauh ke pasar smartphone foldable.

Saham Apple sendiri telah mencatat performa positif sepanjang 2026. Menjelang acara tersebut, saham Apple dilaporkan telah naik hampir 21% secara year-to-date dan mengungguli pasar secara keseluruhan.

Jika iPhone lipat benar-benar diperkenalkan, produk tersebut dapat menjadi katalis pertumbuhan baru bagi Apple. Namun, investor tetap akan memperhatikan harga, penerimaan konsumen, serta seberapa besar kontribusinya terhadap pendapatan perusahaan.

Dua Strategi Berbeda di Era AI

Palantir dan Apple menunjukkan dua pendekatan berbeda dalam menghadapi perubahan industri teknologi.

Baca Juga :  KAI Hadirkan Refleksi Kepemimpinan dan Transformasi Melalui Bedah Buku “Masinis yang Melintasi Badai”

Palantir secara langsung memanfaatkan pertumbuhan AI dengan menyediakan platform data dan kecerdasan buatan bagi perusahaan serta pemerintah. Sementara itu, Apple lebih mengandalkan kekuatan ekosistem hardware dan software, sekaligus berupaya mempercepat inovasi AI dan menghadirkan kategori produk baru.

Bagi investor, perkembangan kedua saham ini menunjukkan bahwa peluang di sektor teknologi tidak hanya datang dari perusahaan yang membangun AI, tetapi juga dari perusahaan yang mampu mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam produk dan layanan mereka.

Meski demikian, performa bisnis yang kuat tidak selalu berarti harga saham akan terus naik. Investor tetap perlu mempertimbangkan valuasi, kondisi pasar, prospek pertumbuhan, serta risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Pantau Saham Teknologi AS di Nanovest

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai koin kripto lainnya.

Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang dapat menjadi pilihan bagi investor di Indonesia. Bagi investor yang baru ingin memulai berinvestasi, kamu juga tidak perlu khawatir karena Nanovest memiliki perlindungan dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas.

Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut dapat kamu kunjungi melalui website Nanovest. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasinya juga sudah tersedia di Play Store maupun App Store.

Dengan perkembangan AI yang semakin pesat dan inovasi produk yang terus bermunculan, saham seperti Palantir dan Apple masih akan menjadi perhatian investor. Namun, memahami fundamental perusahaan dan risiko tetap menjadi langkah penting sebelum menentukan strategi investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan
Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026
Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?
Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore
SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality
Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota
SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box
Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:02

Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:02

Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:02

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02

Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug untuk Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Keluarga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:02

Dari Kedaulatan Digital hingga AI untuk Semua

Berita Terbaru

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Teknologi

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:02

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Teknologi

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:02