DPRD Lombok Tengah Buka Suara Terkait Rencana Rumah Ibadah 6 Agama di KEK Mandalika - Koran Mandalika

DPRD Lombok Tengah Buka Suara Terkait Rencana Rumah Ibadah 6 Agama di KEK Mandalika

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, ​Lombok Tengah — Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah merencanakan pembangunan kompleks rumah ibadah lintas agama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Guna mendukung rencana tersebut, PT Development Tourism Development Corporation (ITDC) telah menyediakan lahan seluas kurang lebih 2 hektare.

​Langkah ini mendapat tanggapan positif dan dukungan penuh dari Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Muhammad Akhyar. Menurutnya, keberadaan fasilitas ibadah yang lengkap sangat krusial mengingat status KEK Mandalika yang kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi pariwisata bertaraf internasional.

​”Karena NTB mendunia. Itu namanya juga kawasan khusus,” kata Akhyar, Senin (19/10).

​Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa dengan hadirnya kompleks rumah ibadah lintas agama, para wisatawan domestik maupun mancanegara tidak lagi mengalami kesulitan untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing selama berlibur di Mandalika.

​”Bangunan rumah ibadah akan diserahkan kepada masing-masing komunitas umat beragama,” ujar Akhyar.

*​Adopsi Konsep Puja Mandala Bali dan Imbauan Sosialisasi*

​Pembangunan fasilitas ini mengusung konsep yang terinspirasi dari kawasan Puja Mandala di Nusa Dua, Bali.

Konsep terpadu ini menyatukan tempat ibadah dari berbagai agama dalam satu lokasi untuk memperkuat nilai-nilai toleransi sekaligus melayani kebutuhan spiritual para wisatawan.

Baca Juga :  Sasar Pantai Kuta, Kodim Loteng Sadarkan Warga Soal Kebersihan

​Direncanakan akan ada enam rumah ibadah yang dibangun di atas lahan tersebut, melayani umat dari enam agama resmi di Indonesia. Di antaranya, ​Masjid (Islam), ​Gereja, (Kristen Protestan), ​Gereja (Katolik),​Pura (Hindu), ​Vihara (Buddha), dan Kelenteng (Khonghucu)

​Meski mendukung penuh, Akhyar mengimbau agar Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah segera melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat guna memastikan rencana ini berjalan kondusif.

​”Perlu sosialisasi. Itu yang harus dilakukan melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Itu langkah awal yang harus dilakukan pemda,” tegas Akhyar. (wan)

Berita Terkait

Drama Kemenangan Tipis hingga Dominasi Tim Raksasa di Mandalika Festival of Speed
MGPA Dorong Potensi Pembalap Lokal NTB Kuasai Sirkuit Kebanggaan pada Ajang MFOS
MFOS Round 4 × Kejurnas ITCR 2026: Persaingan Memanas, Dua Race Jadi Penentu Akhir Pekan
Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan
Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan
Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut
Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja
Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02

Satu Gudang, Semua Kebutuhan Besi: Cara Sentral Besi Pratama Putra Melayani Proyek

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02

Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai USD 22,94 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02

IHSG Anjlok 40%, Bagaimana Posisi Bitcoin di Tengah Gejolak Pasar?

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02

HUT ke-70 SUCOFINDO: Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi 22 Tenant Kantin Kementerian Kehutanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:02

Kinerja Stabil, BRI Finance Raih Penghargaan Best SOE 2026 dari The Asian Post

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:02

BRI Finance Perkuat Strategi Bisnis di Tengah Penyesuaian Proyeksi Pertumbuhan Industri Multifinance

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:02

XAUUSD Berpeluang Turun ke US$4.125, Ini Proyeksi Dupoin Futures

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:02

Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan

Berita Terbaru