Mengenal Pembalut Nifas, Jangan Asal Pilih! - Koran Mandalika

Mengenal Pembalut Nifas, Jangan Asal Pilih!

Minggu, 25 Agustus 2024 - 17:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selama kehamilan, volume darah dalam tubuh wanita meningkat untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi bayi yang sedang berkembang. Setelah melahirkan, wanita akan mengalami perdarahan nifas yang mirip dengan menstruasi tetapi bisa berlangsung lebih lama. Selama masa nifas, wanita biasanya menggunakan pembalut nifas atau pembalut bersalin. Lalu, apa itu pembalut nifas dan bagaimana cara memilih yang tepat? Simak penjelasan berikut!

Apa itu Pembalut Nifas?

Pembalut nifas adalah pembalut khusus yang dirancang untuk menyerap perdarahan setelah melahirkan. Berbeda dari pembalut biasa, pembalut nifas lebih tebal dan dapat menyerap serta menahan lebih banyak cairan. Biasanya, pembalut ini juga lebih panjang dan lebar di bagian belakang dengan tambahan sayap untuk perlindungan ekstra. Pembalut nifas juga lebih aman daripada tampon atau menstrual cup karena masih ada robekan atau luka di area vagina, yang dapat meningkatkan risiko infeksi.

Apa Bahan Pembalut Bersalin yang Terbaik?

Sebagian besar pembalut nifas terbuat dari bahan lembut seperti katun atau kapas organik yang memberikan kenyamanan ekstra pada kulit. Kenyamanan ini sangat penting, terutama jika memiliki jahitan yang dapat menyebabkan nyeri pasca melahirkan. Selain itu, ada juga pembalut nifas dari bahan kain yang dapat digunakan berulang kali. Jika memilih pembalut nifas kain, pastikan bahannya aman dan nyaman di kulit.

Bentuk Pembalut Nifas

Pembalut nifas tersedia dalam berbagai bentuk, antara lain:

1. Pembalut Klasik: Memiliki bentuk dan ukuran standar tanpa tambahan.

2. Pembalut Bersayap: Dilengkapi dengan sayap di kedua sisi untuk mencegah kebocoran.

3. Pembalut Organik: Terbuat dari kapas organik.

4. Pembalut yang Dapat Dipakai Ulang: Pilihan ramah lingkungan yang dapat digunakan kembali.

5. Popok dewasa: Memberikan perlindungan maksimal terhadap kebocoran.

Ukuran Pembalut Nifas

Image

Pembalut nifas biasanya berukuran lebih besar untuk memberikan perlindungan ekstra. Umumnya, ukurannya sekitar 30 cm panjang dan 7 cm lebar, tetapi ada juga ukuran yang lebih panjang seperti 35 cm atau 42 cm untuk perlindungan yang lebih optimal.

Cara Memilih Pembalut Nifas yang Tepat

Berikut beberapa cara memilih pembalut nifas yang sesuai:

Baca Juga :  LindungiHutan Terbitkan e-Book 25 Inisiatif CSR Pembentuk Masa Depan Konstruksi

1. Pilih yang Lembut di Kulit

Pastikan pembalut lembut dan tidak menyebabkan gesekan yang menyakitkan, terutama jika ada jahitan pasca melahirkan.

2. Memiliki Lapisan Breathable

Pembalut harus memungkinkan sirkulasi udara untuk menjaga area tetap kering, mencegah infeksi, dan membantu penyembuhan.

3. Kemampuan Penyerap yang Baik

Pendarahan setelah melahirkan bisa sangat berat, jadi pilih pembalut yang dirancang khusus untuk menyerap cairan dalam jumlah besar.

4. Sesuaikan dengan Bentuk Tubuh

Pilih pembalut yang fleksibel dan sesuai dengan bentuk tubuh untuk mencegah kebocoran saat berbagai aktivitas.

5. Perekat yang Kuat

Carilah pembalut dengan perekat yang kuat agar tidak mudah bergeser dan tetap pada tempatnya, baik saat bergerak maupun tidur.

Dengan memilih pembalut nifas yang nyaman dan sesuai kebutuhan, wanita dapat merasa lebih nyaman selama masa nifas. Untuk aktivitas sehari-hari, pertimbangkan menggunakan pembalut organik yang dapat mencegah gatal dan iritasi. 

Coba pembalut organik Yoona sekarang dan dapatkan berbagai promo menarik di www.yoona.id/shop. Jangan ketinggalan juga informasi seputar kesehatan wanita di www.yoona.id/blog

Berita Terkait

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:00

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 12:00

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:00

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:00

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 12:00

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Berita Terbaru