Dorong Kolaborasi Ekosistem Gim di Indonesia, Telkom Indonesia Selenggarakan Indigo Leader’s Talk and Game Play-Test - Koran Mandalika

Dorong Kolaborasi Ekosistem Gim di Indonesia, Telkom Indonesia Selenggarakan Indigo Leader’s Talk and Game Play-Test

Jumat, 11 Oktober 2024 - 07:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telkom melalui acara Indigo Leader’s Talk and Play-Test berhasil mempertemukan para pemimpin industri gim dengan komunitas pengembang gim lokal di Jabodetabek.

Telkom Indonesia melalui program Indigo sukses menggelar acara Leader’s Talk dan Play-Test game pada Senin, 30 September 2024 di Telkom Landmark Tower Jakarta. Acara yang bertajuk “Finding Your Game’s Sweet Spot: Product Market Fit for Game Studio” menghadirkan CEO dari Nuon Digital Indonesia, Evos E-sport, dan Program Coordinator Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang membahas strategi untuk mencapai Product Market Fit bagi startup gim.  

Dalam upaya mendukung pertumbuhan industri game di Indonesia, khususnya di tengah pasar yang kompetitif, Indigo mengadakan acara Leader’s Talk dan Play-Test sebagai upaya untuk mempercepat perkembangan industri gim di tanah air. Acara ini bertujuan untuk membantu studio game, termasuk startup lokal, dalam menghadapi tantangan pemasaran yang efektif serta meningkatkan daya saing mereka di pasar domestik. Selain itu,  acara ini juga menjadi wadah untuk berbagi strategi pemasaran yang efektif agar studio-studio game lokal dapat lebih kompetitif di pasar global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari kiri ke kanan: Farida Dian (Business Community Lead Indigo - Jakarta), Patricia Eugene Gaspersz (Senior Manager Indigo), Aris Sudewo (CEO Nuon Digital Indonesia), Luat Sihombing (Program Coordinator for Game, Animation, and New Technology Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia), serta Hartman Harris (Co-Founder dan CEO EVOS) dalam acara Indigo Leader's Talk and Game Play-Test.

Rangkaian acara terdiri dari sesi talkshow dari pembicara-pembicara terkemuka di industri gim seperti Aris Sudewo (CEO Nuon Digital Indonesia), Luat Sihombing (Program Coordinator for Game, Animation, and New Technology Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia), serta Hartman Harris (Co-Founder dan CEO EVOS), yang membahas strategi untuk mencapai Product Market Fit bagi startup gim, dan sesi play-test.

Baca Juga :  Krakatau Steel Makin Menguasai Pasar Eropa Melalui Ekspor ke Polandia

Aris Sudewo, CEO Nuon, mengatakan, “Pasar gim di Indonesia saat ini sangat kompetitif, oleh karena itu penting bagi studio gim untuk memiliki keunikan tersendiri. Di Nuon, kami berkomitmen mendukung studio binaan kami dalam mencapai Product Market Fit dengan memberikan akses kepada feedback langsung dari pengguna. Kami memberikan kesempatan melalui berbagai event, baik internal maupun eksternal, untuk membantu studio mengembangkan produk yang relevan dan inovatif.”

“Tren dalam industri gim sangat fluktuatif, dan iterasi yang terus menerus adalah kunci untuk mempertahankan positioning produk gim di tengah pasar yang kompetitif. Pemerintah berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekosistem gim lokal melalui kebijakan dan regulasi yang memadai, agar studio gim Indonesia dapat terus berkembang.”, ucap Luat Sihombing, sebagai Ketua Tim Program Game, Animasi, dan Teknologi Baru Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Pada sesi Play-Test, para peserta diajak untuk melakukan game Play-Test beberapa gim, seperti “Demyth” dari Anigma Verse, “Wanaloka” dari Digikagi, “Ghost Inc” dari Sankalpa Games, “Seed of Galunggung” dari Cikara Studio, “Last One : Behind the Choice” dari Dragon Emperor Studio,  “Luxman Moonlit Market” dari Inner Sight Games, “Null Horizons” dari Hexa Play, “Red Covenant” dari Forge Fun dan “DreadHaunt” dari Digital Happiness dan Nuon Games. Agenda ini disambut antusias oleh peserta yang turut berinteraksi langsung dengan para pengembang selama sesi Play-Test.

Lebih lanjut, Patricia Gaspersz, Senior Manager Indigo, mengatakan, “Acara ini bertujuan untuk mempertemukan ekosistem gim di Jakarta, memberikan wawasan penting terkait Product Market Fit bagi studio gim, serta menjadi wadah bagi studio gim untuk mendapatkan umpan balik langsung dari komunitas. Ini adalah langkah penting dari program Indigo sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung Perpres No. 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.” 

Baca Juga :  KAI Paparkan Strategi Adaptif dan Kepemimpinan Transportasi Masa Depan di Kuliah Tamu FTMD ITB

Image

Lebih dari 50 peserta turut hadir dalam acara ini, dengan mayoritas dari peserta adalah mahasiswa dan komunitas gim lokal, dengan berkolaborasi dengan 9 komunitas gim lokal, yaitu Asosiasi Game Indonesia, Indie Games Group Indonesia (IGGI), Bangun Bersama Ekraf (BEBEK), Gamedev Bogor, Gamedev Tangerang, Petanikode, Binus GAT, dan Gametech Polimedia, dan Selasar Game Design. Antusiasme para peserta mencerminkan tingginya minat terhadap industri gim, serta keinginan untuk belajar dari para pemimpin industri yang berpengalaman.

“Sangat senang mengikuti acara ini, karena di acara ini saya mendapatkan banyak insight dan inspirasi, serta juga bisa mencoba berbagai macam gim yang menarik.“ Kiki, CEO Memento Game Studio, salah satu partisipan yang hadir di acara ini.

Melalui Leader’s Talk and Play-Test, Indigo berharap dapat terus mendukung inovasi dan kolaborasi antara para pemimpin industri dan generasi muda di bidang teknologi gim. Acara seminar dan game Play-Test yang diselenggarakan di Jakarta ini adalah salah satu bentuk dukungan Telkom dalam memajukan studio gim di Indonesia, yang pada akhirnya mendorong mereka untuk mengembangkan gim yang dapat bersaing di pasar global.

Berita Terkait

MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral
Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?
BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34% hingga Februari 2026
Insentif Tetap Jalan, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh Positif
Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau
Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay Hadirkan Babak Baru Kuliner Bersama Executive Chef Baru Benjamin Halat
Balance Urban Living di Fatmawati City Center, Kawasan Strategis Jakarta Selatan
Wall Street Mulai Konsolidasi, Pasar Cerna Risiko Inflasi dengan Hati-Hati

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:00

MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00

Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:00

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34% hingga Februari 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:00

Insentif Tetap Jalan, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh Positif

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:00

Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay Hadirkan Babak Baru Kuliner Bersama Executive Chef Baru Benjamin Halat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:00

Balance Urban Living di Fatmawati City Center, Kawasan Strategis Jakarta Selatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00

Wall Street Mulai Konsolidasi, Pasar Cerna Risiko Inflasi dengan Hati-Hati

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:00

Perbedaan Pasar Bullish Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Berita Terbaru

Teknologi

Seminyak vs Canggu: Mana yang Lebih Cocok untuk Liburanmu?

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00