Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa - Koran Mandalika

Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Industri kreatif Indonesia, khususnya di bidang film dan animasi, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kualitas visual yang semakin matang, storytelling yang semakin kuat, serta pemanfaatan teknologi seperti visual effects (VFX) menjadikan karya-karya lokal semakin mampu bersaing ditingkat global.

Di tengah perkembangan tersebut, minat generasi muda terhadap industri kreatif juga semakin tinggi. Namun, ketertarikan ini seringkali belum diikuti dengan pemahaman yang cukup mengenai bagaimana proses produksi sebenarnya berjalan, mulai dari tahap perencanaan, eksekusi teknis, hingga kolaborasi lintas tim yang kompleks di balik sebuah karya visual.

Melihat kebutuhan akan pemahaman yang lebih mendalam tersebut, BINUS University @Semarang menghadirkan Studium Generale bertajuk “The Making of ‘Dilan ITB 1997’ and ‘Jumbo’: Expert Insights for Tomorrow’s Creators” yang diselenggarakan di Auditorium Lantai 1 BINUS @Semarang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya kampus dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan realita industri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai Digital Transformation & AI Experience Campus, BINUS University @Semarang secara konsisten mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya dalam proses kreatif dan inovasi. Pendekatan ini menjadi semakin relevan, mengingat industri kreatif saat ini tidak dapat dipisahkan dari perkembangan teknologi digital, termasuk penggunaan AI dalam produksi visual dan konten kreatif.

Baca Juga :  Selenggarakan RUPO, WSBP Bahas Perkembangan Kinerja bersama Pemegang Obligasi

Direktur Kampus BINUS University @Semarang, Dr. Fredy Purnomo, S.Kom., M.Kom., menekankan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri menjadi kunci dalam menyiapkan mahasiswa yang siap terjun ke dunia kerja.  “Saat ini, tantangan terbesar bukan lagi sekadar memahami teori, tetapi bagaimana mahasiswa bisa mengaitkan apa yang mereka pelajari dengan kebutuhan nyata di industri. Banyak mahasiswa yang memiliki minat besar di bidang kreatif, namun belum sepenuhnya memahami proses kerja profesional yang

sebenarnya. Melalui Studium Generale ini, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, di mana mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah karya diproduksi dari perspektif praktisi. Kami juga ingin menanamkan bahwa untuk bisa berkembang di industri ini, dibutuhkan kesiapan yang menyeluruh—mulai dari skill teknis, kemampuan berpikir kreatif, hingga kemampuan bekerja dalam tim dan beradaptasi dengan perubahan teknologi,” ujar Dr. Fredy.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari Bapak Andi Purnama Hardjani, seorang VFX Supervisor yang telah terlibat dalam berbagai proyek film. Ia membagikan pengalaman mengenai bagaimana visual dalam film dibangun secara detail, mulai dari tahap konsep hingga eksekusi akhir.

Menurut Andi, salah satu tantangan terbesar dalam industri ini adalah menyatukan aspek teknis dan kreativitas dalam satu proses kerja yang terstruktur. “VFX itu bukan sekadar soal software atau tools. Yang paling sulit itu justru memastikan setiap efek visual tetap melayani story, bukan sebaliknya. Kalau tim teknis dan tim kreatif tidak bicara dalam bahasa yang sama sejak awal, hasilnya mungkin bisa bagus secara visual, tapi akan terasa kosong secara emosional”, jelas Andi.

Baca Juga :  KAI Daop 7 Madiun Catat 5 Stasiun Terbanyak Layani Penumpang di Awal Angkutan Nataru 2025/2026 Semakin Melayani Mobilitas Masyarakat di Jawa Timur

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya kesiapan individu dalam menghadapi dinamika industri yang terus berubah. “Dengan hadirnya AI dalam pipeline produksi, banyak yang khawatir akan tergantikan. Tapi menurut saya, yang akan bertahan adalah mereka yang tahu bagaimana berkolaborasi dengan teknologi, bukan melawannya. Kesiapan itu dimulai dari mindset dan seberapa cepat kamu bisa belajar hal baru, supaya bisa tetap relevan.” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan inspirasi, tetapi juga pemahaman yang lebih konkret mengenai bagaimana industri kreatif bekerja. Hal ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi keterampilan maupun pola pikir profesional.

BINUS University @Semarang berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri, sekaligus mendorong lahirnya generasi kreator muda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu berkontribusi dalam perkembangan industri kreatif Indonesia ke depan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

BRI Finance Bidik Konsumen EV di GIIAS 2026, Tawarkan Bunga Mulai 3,33%
Transformasi Digital Retail dan Manufaktur Semakin Cepat Berkat ERP Terintegrasi
Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua
BRI Life dan Bali International Hospital Jalin Kerja Sama Strategis Guna Perkuat Layanan dan Mendorong Pertumbuhan Bisnis
Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia
Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026
Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

Sekarang ke Bandara Internasional Soekarno – Hatta Bisa dari Grand Metropolitan Bekasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

VIETNAM WEDDING WEEK 2026 MEMBUKA “THE LOVE CITY”, MENYATUKAN FASHION PENGANTIN, SENIMAN, DAN EKOSISTEM PERNIKAHAN DI KOTA HO CHI MINH

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

Harga Emas (XAUUSD) Berpotensi Terkoreksi, Dupoin Futures Soroti Target 4.310–4.239

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

Perkuat Kedaulatan Mineral, MIND ID Dorong RI Bentuk ‘National Mineral Stockpile’

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02

SUCOFINDO Perkuat Penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi Pertamina Hulu Rokan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

Berita Terbaru