Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh - Koran Mandalika

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – 1 Mei 2026 : Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail (PPHUI) pada 1 Mei 2026. Film “Ghost Buzzer” resmi diperkenalkan sebagai pionir genre Horor Fantasy untuk anak-anak dan keluarga, sebuah karya yang menggabungkan ketegangan dunia gaib dengan keajaiban fantasi yang memukau.
Perjalanan menuju layar lebar tidaklah instan. Aditya Gumay dan Koamirullah mengungkapkan bahwa proyek ini telah melewati masa revisi dan pengembangan yang cukup panjang.
“Revisi film ini tertunda sudah 2 tahun. Namun, alhamdulillah, hari ini kita bisa mengadakan premiere di Gedung PPHUI. Waktu dua tahun itu kami gunakan untuk memastikan elemen fantasi dan horornya benar-benar menyatu dengan pas bagi penonton muda,” ungkap Aditya Gumay penuh syukur.

Dari Ide Dasar kekuatan cerita “Ghost Buzzer” berakar dari basis story yang dikonsep oleh Koamirullah. Ide orisinal tersebut kemudian dikembangkan menjadi skenario yang dinamis dan imajinatif oleh duet penulis Ariel Fauzan dan Heru Kurniawan.
Di bawah arahan sutradara Agus Hendra Jaya, naskah tersebut menjelma menjadi sebuah petualangan visual di mana dunia nyata dan dunia gaib bertemu dalam balutan fantasi yang unik. Bukan sekadar menakut-nakuti, penonton akan diajak masuk ke dalam “semesta” di mana hantu memiliki karakter modern dan cerita yang sarat emosi.

“Ghost Buzzer” mengisahkan empat sahabat Claudio Alexandre, Nevan Atallah, Chacha Hits, dan Rafael Fernando yang terjebak dalam misi penyelamatan arwah anak yang terjebak di dimensi lain. Elemen Horor Fantasy sangat terasa saat para karakter utama berinteraksi dengan makhluk-makhluk halus yang didesain secara kreatif. Penonton tidak hanya disuguhi jumpscare, melainkan petualangan heroik yang menguji keberanian dan rasa setiakawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah sukses mencuri perhatian di Studio Hall PPHUI, Media 8 telah menyiapkan peta distribusi yang ambisius. Selain membidik jaringan bioskop nasional seperti CGV, Cinepolis, dan juga akan melakukan ekspansi ke ranah digital.
Film ini direncanakan akan tayang di bioskop Layardigi

Film ini Menggabungkan horor, komedi, dan unsur Science fictionnya.
“Ghost Buzzer” membuktikan bahwa hantu tidak selalu harus menjadi trauma, melainkan bisa menjadi pintu gerbang menuju petualangan fantasi yang tak terlupakan bagi keluarga Indonesia.

Baca Juga :  Nusantara Global Network Partners with MTrading to Enhance Introducing Broker Opportunities Across Southeast Asia

Machika Luna
Suasana ruang teater menjadi lebih hangat sebelum screening film dimulai. Para penonton yang hadir dihibur oleh penampilan memukau dari pendatang baru, Machika Luna . Momen ini sekaligus menjadi ajang perkenalan single debutnya yang bertajuk “Kupu Lucuku” tampil memukau dengan kostum yang menarik di hadapan publik.
Di sela kesibukannya sebagai siswi kelas 2 SMP di Global Indonesia School, Serang , remaja bernama lengkap Majika Eva Luna ini resmi memantapkan langkah di belantika musik tanah air. Lahir dari keluarga pecinta musik, Machika yang menyukai musik K-Pop dan penyanyi Nadin Amizah) dalam bernyanyi.
Lagu yang di nyanyikannya merupakan buah karya dari sutradara sekaligus penulis lagu Aditya Gumay. Dengan misi menangkap memori mendalam tentang cinta pertama, liriknya sengaja diracik agar terasa dekat dengan kehidupan Gen Z yang penuh rasa gugup sekaligus manis. “Ini tentang pengalaman pertama jatuh cinta. Aku yakin banyak teman-teman sebayaku yang bisa relate,” ungkap Machika, yang dari kecil suka dunia entertain, Dance,Nyanyi,renang dan Basket.
Eksplorasi Kilat di Tengah Tugas Sekolah Proses produksi single ini terbilang sangat ekspresif dan singkat. Di tengah jadwal sekolah yang padat, rekaman vokal diselesaikan hanya dalam waktu satu bulan sebelum jadwal rilis . Tak berhenti di situ, pembuatan video klip yang mengambil lokasi di kawasan Echo Park, Tebet pun rampung hanya dalam waktu dua hari.
Meski saat ini “Kupu Lucuku” masih dalam tahap distribusi ke berbagai platform digital, antusiasme penonton yang menyaksikannya secara langsung sudah mulai terlihat. Bagi Machika, debut ini bukan sekadar mengejar popularitas, melainkan bukti nyata komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara pendidikan dan karier profesional.
Model Dalam Video Klip adalah Raden Rakha Daniswara Putra Permana, aktor dan model remaja asal Bogor kelahiran tahun 2007 yang populer sebagai Rahsya di sinetron Magic 5.
Ia mengawali karier akting melalui sinetron Panggilan(2022),Rakha dikenal dengan keahlian karate dan bakat aktingnya yang memukau. Berperan sebagai Rahsya, karakter protagonis dengan kekuatan fisik yang besar.

Baca Juga :  Mengenal Omnichannel dan Peran Telemarketing di Era Digital

ADITYA GUMAY PROJECT
Ekspansi ke Musik Akustik merupakan inisiatif yang digagas oleh Aditya Gumay sebagai wadah eksplorasi talenta muda. Proyek ini mengusung konsep kolektif kreatif dengan pendekatan vokal, ekspresi, dan storytelling dalam format akustik yang intim, jujur, dan minim distraksi produksi. Tak hanya di dunia film dan teater, Aditya Gumay juga mengembangkan pendekatan musikal melalui pembentukan Aditya Gumay Project, sebuah format grup musik akustik yang menjadi wadah eksplorasi bagi talenta muda binaannya.
Konsep grup ini berangkat dari filosofi pembinaan yang selama ini ia terapkan: menggabungkan latihan vokal, ekspresi, dan storytelling dalam format musik yang lebih intim yakni akustik. Model pembentukan grup seperti ini bukan hal baru dalam ekosistem Sanggar Ananda. Sebelumnya, Aditya juga membentuk grup vokal seperti Ananda Voice, yang lahir dari proses pembinaan dan pengembangan bakat secara kolektif sebelum masuk ke industri rekaman.
Personelnya Aditya Gumay Project terdiri :
 Fito Karu, penyanyi muda Indonesia yang pernah menjuarai kompetisi bernyanyi di TV NHK Jepang pada 2017
 Vayala, artis muda yang dikenal melalui sinetron Merangkai Kisah Indah dan tengah mencuri perhatian publik
 Diza Refengga, aktor dan MC yang aktif di berbagai produksi film dan sinetron
 Rafael, vokalis muda dengan karakter suara kuat dan khas
 Ramiro & Kevin, kakak-beradik multi talenta yang menguasai berbagai alat musik
Seluruh lagu ditulis oleh Aditya Gumay dengan aransemen dari Adam Permana, mengangkat lirik puitis yang banyak terinspirasi dari puisi karya Aditya sejak remaja.
Dengan tema yang dekat dengan kehidupan anak muda emosi, relasi, dan pencarian jati diri Aditya Gumay Project menghadirkan musik sebagai medium ekspresi sekaligus refleksi, serta fleksibel untuk tampil di berbagai format panggung dan kolaborasi lintas platform.
Tema-tema yang diangkat pun sangat dekat dengan kehidupan generasi muda, mulai dari dinamika emosi, relasi sosial, hingga pencarian jati diri. Pendekatan ini menjadikan setiap lagu tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga medium ekspresi dan refleksi.

Untuk kebutuhan undangan tampil atau kerja sama dapat menghubungi :
Manajemen ADITYA GUMAY PROJECT
No Kontak : 0811-1896-63.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?
Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau
Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026
KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto
Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga
60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru