Akibat Pemerintah AS kirim BTC Senilai USD 240 Juta ke Coinbase, Performa Bitcoin Turun ke Bawah level USD 62.000 - Koran Mandalika

Akibat Pemerintah AS kirim BTC Senilai USD 240 Juta ke Coinbase, Performa Bitcoin Turun ke Bawah level USD 62.000

Rabu, 3 Juli 2024 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekan lalu, harga Bitcoin (BTC) kembali merosot mendekati level USD 60,000 setelah alamat wallet milik Pemerintah AS memindahkan sekitar USD 240 juta dari Bitcoin yang disita ke Coinbase Prime. Tindakan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan para trader bahwa aset digital tersebut mungkin akan dijual.

Harga aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini tergerus akibat aksi jual investor di saat kondisi suku bunga tinggi. Pergerakan Bitcoin juga dipengaruhi oleh rencana untuk mendistribusikan BTC kepada para kreditur Mt. Gox pada awal Juli. Sentimen ini menjadi salah satu faktor yang membuat investor lebih memilih untuk menunggu dan melihat perkembangan kondisi saat ini.

sumber: akun X milik Arkham (@ArkhamIntel)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi di sebuah unggahan pada media sosial, terdapat sekitar 3.940 Bitcoin yang awalnya disita dari seorang penjual Silk Road dipindahkan oleh wallet tersebut. Unggahan media sosial dari Arkham Intelligence menyatakan bahwa Bitcoin tersebut awalnya disita dari pengedar narkoba bernama Banmeet Singh dan disita di persidangan pada Januari 2024.

Pemerintah AS sebelumnya menyita sekitar 50.000 Bitcoin pada 2 April 2022 terkait dengan Silk Road, sebuah situs web yang dikenal sebagai pasar gelap untuk perdagangan ilegal. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum untuk menghapus aktivitas ilegal di pasar aset kripto. Pada Maret 2023, pemerintah mengkonfirmasi penjualan terakhir dengan jumlah 9.861 koin senilai USD 216 juta.

Baca Juga :  BINUS @Bandung Perkuat Peran Pendidikan Tinggi dalam Menjawab Kebutuhan Industri dan Ketidakpastian Ekonomi

Namun, setelah penurunan awal, harga Bitcoin sedikit pulih kembali ke USD 61,100 meskipun masih menunjukkan penurunan sebesar 1% dalam periode 24 jam terakhir.

“Performa dari Bitcoin memang selalu menjadi sorotan apalagi setelah terdeteksinya perpindahan aset dalam jumlah yang besar dari suatu wallet ke dalam wallet crypto exchange, Coinbase senilai USD 240 juta membuat reaksi pasar bersiap untuk melakukan aksi penjualan aset BTC. Penurunan harga BTC sebesar 5% adalah akibat dari aksi jual Pemerintah AS atas BTC yang disita.” Ujar M Yusuf Musa, Head of Strategy Nanovest.

Bagi para investor, peluang ini dapat digunakan untuk berburu aset kripto yang memiliki potensi dan sedang mengalami koreksi karena pengaruh faktor eksternal, meskipun faktor internal dari perkembangan proyek tersebut sebenarnya mengalami peningkatan yang positif. Selain itu, bagi para trader volatilitas yang sedang tinggi baik di Bitcoin maupun altcoin saat ini tentu menarik, terutama bagi trader pemula yang belum terbiasa dengan fluktuasi harga yang besar.

“Aksi jual yang dilakukan oleh Pemerintah AS hanyalah segelintir faktor yang membuat harga BTC turun, akan tetapi, efeknya tidak akan berlangsung lama. BTC masih di atas harga tertingginya dari siklus sebelum bulan April 2024. Para analis yakin BTC masih menjadi aset kripto dengan performa terbaik untuk semester 1 tahun 2024.” Ujar Musa, menambahkan.

Baca Juga :  Tarif AS Tekan Pasar, Stablecoin Jadi Pilihan Investor Kripto Lokal

Perlu diketahui, harga Bitcoin mengalami penurunan di pekan lalu, terjun di bawah level USD 62.000 atau sekitar Rp1,01 miliar. Berdasarkan data Coinmarketcap, pada Senin (2/7) pukul 13.00 WIB, Bitcoin terpantau tengah naik ke level harga USD 62.838.

Menjadi momentum dan kesempatan yang cocok untuk para trader pemula yang ingin memulai dan ingin investasi di Bitcoin, Harga Bitcoin bisa kamu lihat melalui aplikasi Nanovest sebagai Aplikasi investasi dengan koin kripto terlengkap, yang memiliki sampai dengan 600 pilihan aset kripto dan para investor dapat memulai investasi hanya dengan modal yang kecil yaitu cukup dengan 5000 rupiah saja.

Bagi investor baru yang ingin memulai, tidak perlu khawatir karena aset yang Anda miliki terlindungi oleh asuransi Sinar Mas agar terhindar dari risiko cybercrime. Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para pelaku investasi yang tertarik menggunakan Nanovest, aplikasi ini dapat diunduh melalui Play Store atau App Store.

Berita Terkait

KAI Logistik Optimalkan Keamanan dan Keselamatan Angkutan B3 Melalui Moda Kereta Api
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan, Loko Café Gelar Pembinaan Praja Praji di Kaliurang
40 Tahun Berkiprah, Waringin Megah General Contractor Perkuat Regenerasi dan Daya Saing Bisnis
Libur Tahun Baru Imlek 2577, KAI Divre III Palembang Sediakan 16.008 Tempat Duduk
Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN Perkuat “Innovation Culture” Melalui Culture Booster
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru
Headhunter Executive Search Adalah Solusi Rekrutmen Level Eksekutif untuk HRD
Hilirisasi Bauksit Jadi Penggerak Ekonomi Daerah Kalimantan Barat

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Senin, 9 Februari 2026 - 16:40

KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum

Senin, 9 Februari 2026 - 13:20

Hisense Dinobatkan sebagai Pabrik Lighthouse Customer Centricity Pertama di Dunia dalam Industri TV oleh World Economic Forum

Senin, 9 Februari 2026 - 01:22

ROA PalmCo Tembus 7,9 Persen, Sinyal Penguatan Kinerja Aset Holding Perkebunan Nusantara

Senin, 9 Februari 2026 - 00:23

Anggota DPR RI Komisi VI Kunjungi Loko Cafe Gambir, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Awal Bersama KAI Services

Berita Terbaru