Amankan Pasokan Air Pertanian, Kementrian Pekerjaan Umum Kembalikan Fungsi Irigasi Cikeusik di Cirebon dan Kuningan - Koran Mandalika

Amankan Pasokan Air Pertanian, Kementrian Pekerjaan Umum Kembalikan Fungsi Irigasi Cikeusik di Cirebon dan Kuningan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 19:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, 20 Agustus 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mengembalikan fungsi dan kapasitas saluran irigasi Cikeusik guna memenuhi kebutuhan pengairan bagi lahan pertanian di Kabupaten Cirebon dan Kuningan, Jawa Barat. Upaya ini menjadi krusial untuk mendukung program swasembada pangan nasional serta meningkatkan produktivitas para petani di wilayah tersebut.

Proyek strategis yang dikerjakan
oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung ini bertujuan utama
untuk memulihkan kembali kemampuan saluran irigasi dalam menyalurkan air secara
optimal. Hal ini ditegaskan oleh Menteri PU, Dody Hanggoro, saat meninjau
langsung progres pekerjaan di lokasi, Rabu (20/8/2025).

Ketiga dari kanan- Menteri Pekerjaan Umum, Dody Honggoro

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Menteri Dody,
rehabilitasi jaringan irigasi ini sangat penting untuk menunjang program
intensifikasi pertanian melalui suplai air yang memadai. Ia pun memastikan
bahwa proses pengerjaan tidak akan mengorbankan jadwal tanam para petani.

“Rehabilitasi ini penting
untuk intensifikasi pertanian dengan suplai air yang memadai, dan tadi kepala
balai sampaikan pekerjaan tidak mengganggu musim tanam ketiga (MT III) karena
air tetap mengalir,” kata Menteri Dody.

Baca Juga :  Alumni Information Systems BINUS UNIVERSITY Sukses Berkarier di Perusahaan Teknologi Global

Pengerjaan Sungai Cimanuk-Cisanggarung

Pekerjaan yang berlokasi di Desa
Pabuaran Kidul (Cirebon), Desa Bojongnegara (Cirebon), dan Desa Jatimulya
(Kuningan) ini telah dimulai sejak 25 Maret 2025 dan ditargetkan rampung pada
19 Desember 2025. Penanganan difokuskan pada saluran induk Maneungteung Timur
sepanjang 3.260 meter yang akan melayani 288 hektare sawah, serta saluran
Maneungteung Kepala sepanjang 202 meter.

Tidak hanya berdampak pada sektor
pertanian, proyek ini juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat
sekitar. Tercatat, sebanyak 137 tenaga kerja lokal terserap dalam pekerjaan
ini, sekaligus memberdayakan pemasok material setempat.

Dalam kunjungan kerja yang sama,
Menteri Dody juga meninjau pekerjaan penguatan tebing Sungai Cisanggarung dan
Babakan, yang berada di perbatasan Kuningan, Cirebon (Jawa Barat) dan Brebes
(Jawa Tengah). Proyek yang dikerjakan sejak 2024 dan ditargetkan selesai 2026
ini meliputi pekerjaan normalisasi, turap beton, tanggul tanah, bronjong,
revetment, retaining wall, krip beton, dan kolam retensi. Proyek ini juga
memiliki kaitan erat dengan pengamanan Daerah Irigasi (DI) Cikeusik.

Baca Juga :  Jacquelle Jadi Pilihan Utama Perempuan Gen Z Urban yang Aktif Bekerja

Terdepan-Menteri Pekerjaan Umum, Dody Honggoro

Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung,
Dwi Agus Kuncoro, menjelaskan bahwa proyek penanganan banjir Sungai
Cisanggarung sepanjang 7 km juga dirancang untuk mengurangi risiko luapan air
ke lahan pertanian di hilir, khususnya yang masuk dalam cakupan DI Cikeusik.

“Harapannya pada saat banjir
juga tidak melimpas sampai DI Cikeusik, karena kalau melimpas risikonya bisa
gagal panen,” jelas Dwi Agus Kuncoro.

Langkah pemulihan fungsi dan
kapasitas saluran irigasi Cikeusik yang dipadukan dengan proyek pengendalian
banjir yang ditinjau Menteri PU menjadi jaminan konkret dari pemerintah untuk
memastikan ketersediaan air dan keamanan lahan pertanian, demi kesejahteraan
petani di Kabupaten Cirebon dan Kuningan.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

Berita Terkait

Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan
Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan
Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:00

Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

Jumat, 17 April 2026 - 18:00

Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%

Jumat, 17 April 2026 - 17:00

PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

Jumat, 17 April 2026 - 17:00

Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Jumat, 17 April 2026 - 16:00

Nilai Transaksi SPPA Melonjak 461,6%, BRI Danareksa Sekuritas Jadi Sekuritas Teraktif di 2025

Jumat, 17 April 2026 - 15:00

BRI Finance Tegaskan Peran Strategis Pembiayaan dalam Mendukung Kemandirian Perempuan

Berita Terbaru