Apakah Boleh Berenang saat Haid? Ini Mitos dan Faktanya! - Koran Mandalika

Apakah Boleh Berenang saat Haid? Ini Mitos dan Faktanya!

Jumat, 30 Agustus 2024 - 17:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdapat banyak mitos seputar menstruasi pada wanita, salah satunya adalah mengenai boleh atau tidaknya berenang saat haid. Banyak wanita merasa khawatir tentang hal ini, terutama karena takut darah menstruasi akan bocor ke dalam air kolam renang. Namun, dengan menggunakan produk yang tepat, darah menstruasi dapat dicegah dari merembes ke dalam air.

Jadi, apakah sebenarnya berenang saat haid itu aman? Jika iya, apa saja yang perlu dipersiapkan? Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui jika ingin berenang saat menstruasi.

Apakah Boleh Berenang saat Haid?

Menstruasi bukanlah penghalang bagi wanita untuk tetap melakukan aktivitas, termasuk olahraga seperti berenang. Dari sudut pandang medis, tidak ada larangan untuk berenang saat menstruasi. Selama merasa nyaman dan tidak mengalami gejala PMS yang mengganggu, Anda bisa tetap aktif berenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekhawatiran mengenai pendarahan di kolam renang sebenarnya tidak perlu dibesar-besarkan. Aliran darah menstruasi cenderung berkurang atau bahkan terhenti sementara saat berada di dalam air. Faktanya, berenang bisa membantu meredakan gejala PMS yang sering dialami sebelum dan selama menstruasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berenang, bersama dengan latihan aerobik lainnya, dapat mengurangi berbagai gejala fisik dan psikologis yang berkaitan dengan PMS.

Baca Juga :  WhatsApp Form Barantum Bantu Kumpulkan Leads Lebih Cepat

Mitos dan Fakta seputar Berenang saat Haid

Setelah mengetahui bahwa berenang saat haid itu aman, mungkin Anda penasaran dengan berbagai mitos dan fakta yang berkembang. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Berenang saat Haid Membuat Air Kolam Menjadi Kotor

Ini adalah mitos. Faktanya, dengan menggunakan tampon atau menstrual cup, darah menstruasi tidak akan mencemari kolam. Di dalam air, aliran darah juga sangat sedikit.

2. Darah Menstruasi Mengubah Warna Air Kolam Menjadi Merah

Mitos ini tidak benar. Tekanan air kolam dapat memperlambat aliran darah menstruasi, sehingga tidak akan terlihat oleh mata telanjang.

3. Berenang saat Haid Berbahaya Karena Menarik Predator

Ini adalah mitos yang berkembang terutama untuk berenang di laut. Namun, hingga saat ini, tidak ada bukti bahwa hiu lebih tertarik pada wanita yang sedang menstruasi.

4. Berenang saat Haid Rentan Terhadap Infeksi

Risiko terkena infeksi saat berenang sangat kecil. Meski demikian, air yang diklorinasi dapat menyebabkan infeksi jamur atau bakterial vaginosis, namun dapat diatasi dengan membilas area tubuh dengan air bersih setelah berenang.

Tips Aman Berenang saat Haid

Jika ingin tetap berenang saat haid, berikut beberapa tips yang bisa diikuti:

1. Hindari menggunakan pembalut saat berenang karena dapat menyerap air dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Baca Juga :  Jawab Kebutuhan Industri Digital, BINUS @Bekasi Luncurkan Program Digital Business Innovation

2. Gunakan tampon atau menstrual cup yang dirancang untuk berenang. Tampon sangat direkomendasikan karena ringan dan nyaman.

3. Ganti tampon segera setelah berenang dan hindari penggunaan lebih dari 8 jam untuk mencegah risiko sindrom syok toksik.

4. Kenakan baju renang khusus yang dirancang untuk menstruasi, yang dapat menahan atau menyerap darah.

5. Pastikan untuk mengganti dan membersihkan pakaian renang atau pakaian dalam secara berkala.

Alternatif Olahraga saat Haid

Selain berenang, ada beberapa olahraga lain yang bisa dilakukan saat menstruasi, seperti:

1. Jalan Kaki

Jalan kaki merupakan olahraga ringan yang dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan suasana hati selama menstruasi.

2. Bersepeda

Bersepeda dapat membantu meredakan kram perut dan nyeri punggung yang sering muncul saat haid.

3. Senam Ringan

Senam aerobik dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi kram menstruasi.

4. Yoga dan Pilates

Olahraga ini membantu meregangkan otot dan memberikan rasa rileks, meskipun harus dilakukan dengan hati-hati.

Nah, untuk kenyamanan sehari-hari selama menstruasi, pertimbangkan pembalut organik yang dapat mencegah iritasi. Coba pembalut organik Yoona sekarang dan dapatkan berbagai promo menarik di www.yoona.id/shop. Jangan lupa juga untuk mengunjungi www.yoona.id/blog untuk informasi seputar kesehatan wanita lainnya.

Berita Terkait

Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek
KAI Terapkan Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Perjalanan KA Mengalami Perubahan
Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat
AI Connect Bandung Hadirkan Be The Hustler, Bekali Calon Founder Strategi Menemukan Peluang Bisnis Berbasis AI
ezSign Satukan Tanda Tangan Elektronik dan e-Meterai dalam Satu Aplikasi
Minerba Convex 2026, MIND ID Hadirkan Arti Mineral untuk Kehidupan
Analisis Dupoin Futures: Prospek WTI Dibayangi Harapan Perdamaian AS-Iran
Isi Kuliah Praktisi di USU, Dirut PTPN III (Persero) Bagikan Pengalaman Pembenahan Proses Bisnis

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:12

GOW Loteng Ajarkan Kader Olah Jajanan Sehat untuk Cegah Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 19:06

Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 17:15

Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Senin, 2 November 2026 - 07:33

Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak

Berita Terbaru