Bantah Tuduhan, Pimpinan Ponpes Abul Barokat Siapkan Langkah Hukum - Koran Mandalika

Bantah Tuduhan, Pimpinan Ponpes Abul Barokat Siapkan Langkah Hukum

Kamis, 24 September 2026 - 09:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Pimpinan Pondok Pesantren Abul Barokat, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, berinisial AIS memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan pelecehan yang mencuat di media sosial dan sejumlah pemberitaan.

Dalam hak jawabnya, AIS membantah tuduhan yang dikaitkan dengan dirinya. Ia menyatakan tuduhan tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar menurut versinya.

“Seluruh hal yang dituduhkan kepada saya dalam pemberitaan tersebut adalah tidak benar dan tidak mendasar,” tegas AIS, Rabu (23/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AIS juga memberikan penjelasan mengenai rekaman percakapan yang beredar. Menurutnya, percakapan tersebut bukan merupakan pengakuan, melainkan bagian dari upaya klarifikasi atau tabayyun terhadap persoalan yang sedang berkembang.

“Maksud dan tujuan dari pembicaraan dalam rekaman itu adalah upaya tabayyun, klarifikasi langsung yang saya lakukan bersama saudara Yusron dan santri-santri yang diduga menjadi korban,” jelasnya.

Baca Juga :  Dewan Lombok Tengah Respons Kisruh Pengusiran Boatman di Ekas

Ia menambahkan, persoalan tersebut menurutnya merupakan masalah pribadi dan tidak berkaitan dengan aktivitas maupun kelembagaan Pondok Pesantren Abul Barokat.

“Saya menegaskan kembali bahwa permasalahan ini merupakan persoalan pribadi saya dan sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan pondok pesantren,” ujarnya.

AIS menyatakan menghormati proses hukum dan siap memberikan keterangan apabila diperlukan. Ia juga menyebut siap melepaskan jabatannya di pondok pesantren yang dipimpinnya.

“Saya menyatakan siap menghadapi sendiri seluruh proses hukum yang sedang berjalan demi membuktikan kebenaran yang sesungguhnya secara objektif,” katanya.

Di sisi lain, AIS menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak yang menurutnya telah menyampaikan atau memberitakan tuduhan tanpa memberikan kesempatan kepadanya untuk memberikan klarifikasi.

Baca Juga :  Aksi Demo di DPRD Lombok Tengah Tertib, Ketua Lalu Ramdan Beri Apresiasi

Ia menyebut akan melaporkan Yusron kepada pihak berwajib terkait draf teks yang menurutnya menjadi dasar berkembangnya persoalan tersebut.

“Saya menyatakan akan mengambil langkah hukum dan melaporkan saudara Yusron kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

AIS juga menyatakan akan menempuh langkah hukum terkait pemberitaan BBC News yang menurutnya tidak memberikan ruang klarifikasi secara berimbang.

“Terkait penayangan produk jurnalistik tersebut, saya juga akan mengambil langkah hukum dan melaporkan pihak BBC News,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, pernyataan tersebut merupakan klarifikasi dan hak jawab dari AIS. Adapun kebenaran atas tuduhan yang dipersoalkan masih menjadi bagian dari proses klarifikasi dan/atau proses hukum yang berlaku. (dik)

Berita Terkait

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan
Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan
Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut
Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja
Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit
Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kirab Budaya HUT Ke-81 Lombok Tengah Semarak, Barongsai hingga Peresean Jadi Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar Buka Suara! MotoGP Mandalika Jadi Mesin Baru Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Berita Terbaru