Barantum Dorong Repeat Order Lewat Broadcast WhatsApp Tepat Sasaran - Koran Mandalika

Barantum Dorong Repeat Order Lewat Broadcast WhatsApp Tepat Sasaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Banyak bisnis sudah punya ribuan data pelanggan. Tapi anehnya, repeat order tetap rendah. Setelah ditelusuri, ternyata database hanya disimpan; bukan dimanfaatkan.

Padahal, pelanggan lama adalah peluang termudah untuk closing. Masalahnya, tanpa strategi yang tepat, database hanya jadi angka, bukan sumber revenue.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah Punya Banyak Data Customer, Tapi Jarang Repeat Order

Memiliki banyak data customer tidak otomatis menghasilkan penjualan. Tanpa follow up yang konsisten dan relevan, pelanggan akan perlahan lupa dengan bisnis Anda.

Dalam banyak kasus, bisnis kehilangan hingga 60% potensi repeat order hanya karena komunikasi yang tidak berjalan.

1. Database Pelanggan Besar, Tapi Jarang Dimanfaatkan Untuk Follow Up

Banyak bisnis memiliki ratusan hingga ribuan kontak, tapi tidak digunakan secara aktif. Akibatnya, hingga 50% peluang repeat order terlewat karena tidak ada komunikasi lanjutan.

2. Promo Dikirim Manual, Tidak Konsisten Dan Sering Terlewat

Pengiriman promo masih dilakukan manual satu per satu. Hal ini membuat campaign tidak konsisten dan bisa mengurangi efektivitas hingga 40% karena banyak pelanggan tidak tersentuh.

3. Pesan Broadcast Terasa Spam Karena Tidak Relevan Dengan Kebutuhan Customer

Tanpa segmentasi, pesan dikirim ke semua pelanggan secara umum. Dampaknya, response rate bisa turun hingga 30% karena pesan dianggap tidak relevan atau mengganggu.

Baca Juga :  Proyek LayerZero (ZRO) dan ZIGChain (ZIG) Tawarkan Inovasi Baru Aset Digital

4. Tidak Ada Cara Mengukur Efektivitas Campaign Yang Sudah Dikirim

Tanpa data yang jelas, bisnis tidak tahu campaign mana yang berhasil. Hal ini membuat strategi marketing tidak berkembang dan potensi peningkatan performa terhambat.

Cara Mengubah Database Jadi Sumber Repeat Order yang Aktif

Database yang dikelola dengan benar bisa menjadi sumber penjualan yang stabil. Kuncinya ada pada cara komunikasi yang terarah dan konsisten.

Dengan pendekatan yang tepat, bisnis bisa meningkatkan repeat order tanpa harus terus mencari pelanggan baru.

1. Segmentasi Customer Agar Pesan Yang Dikirim Lebih Relevan Dan Personal

Dengan segmentasi, pesan disesuaikan berdasarkan kategori pelanggan. Hal ini dapat meningkatkan response rate hingga 25-30% dibanding pesan umum tanpa target yang jelas.

2. Pengiriman Pesan Massal Yang Terjadwal Tanpa Harus Kirim Satu Per Satu

Dengan Broadcast WhatsApp pesan bisa dikirim ke ratusan hingga ribuan pelanggan secara otomatis. Cara ini menghemat waktu hingga 50% dan memastikan campaign berjalan konsisten tanpa terlewat.

3. Konten Promo Disesuaikan Dengan Histori Pembelian Untuk Meningkatkan Respon

Dengan melihat histori pembelian, promo bisa lebih tepat sasaran. Strategi ini mampu meningkatkan conversion rate hingga 20% karena pelanggan merasa penawaran lebih relevan.

4. Pengiriman Lebih Aman Dan Terukur Dengan Sistem Resmi WhatsApp

Menggunakan sistem resmi seperti WhatsApp API membantu mengurangi risiko blokir hingga 90% dan memastikan pesan terkirim dengan lebih stabil ke pelanggan.

Baca Juga :  Tantangan dan Solusi dalam Menggunakan Employer of Record di Indonesia

Barantum Bantu Broadcast Lebih Tepat Sasaran dan Tingkatkan Repeat Order

Barantum membantu bisnis mengubah database menjadi channel penjualan yang aktif. Bukan sekadar kirim pesan, tapi memastikan setiap campaign punya dampak nyata.

Dengan sistem yang terstruktur, broadcast jadi lebih terarah, aman, dan bisa diukur hasilnya.

1. Kirim Pesan Ke Ribuan Customer Sekaligus Dengan Segmentasi Yang Jelas

Barantum memungkinkan pengiriman pesan ke ribuan pelanggan dalam satu waktu. Dengan segmentasi yang tepat, response rate bisa meningkat hingga 30% dibanding broadcast biasa.

2. Minim Risiko Blokir Dengan Penggunaan WhatsApp Resmi

Menggunakan WhatsApp Business API dari Barantum membuat pengiriman pesan lebih aman. Risiko nomor terblokir bisa ditekan hingga 90%, sehingga operasional bisnis tetap berjalan tanpa gangguan.

3. Laporan Campaign Untuk Evaluasi Performa Secara Real-Time

Setiap campaign dilengkapi laporan performa yang jelas. Tim dapat mengevaluasi hasil secara langsung dan meningkatkan efektivitas campaign hingga 20-25% di pengiriman berikutnya.

4. Mudah Digunakan Oleh Tim Marketing Tanpa Proses Yang Kompleks

Sistem dirancang agar mudah digunakan tanpa training panjang. Dalam banyak kasus, tim bisa langsung menjalankan campaign dalam waktu kurang dari 1 hari.

Jika database hanya disimpan tanpa dimanfaatkan, Anda sedang melewatkan peluang besar setiap hari.

Repeat order bukan soal keberuntungan, tapi soal strategi komunikasi yang tepat. Dengan sistem seperti Barantum, setiap kontak yang Anda miliki bisa berubah jadi potensi penjualan yang nyata.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026
Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu
Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:02

Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:02

BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:02

BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:02

Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:02

KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:02

Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:02

Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:02

Hisense Paparkan Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Membentuk Era Baru Kehidupan Cerdas

Berita Terbaru