BBM Subsidi dan PSO Dorong KAI Daop 4 Semarang Wujudkan Transportasi Kereta Api Terjangkau dan Berkualitas - Koran Mandalika

BBM Subsidi dan PSO Dorong KAI Daop 4 Semarang Wujudkan Transportasi Kereta Api Terjangkau dan Berkualitas

Selasa, 24 Juni 2025 - 14:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta
Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus berkomitmen memberikan
layanan transportasi kereta api yang terjangkau, andal, dan berkualitas bagi
masyarakat. Salah satu faktor pendukung utama adalah pemanfaatan optimal Bahan
Bakar Minyak (BBM) bersubsidi serta program Public Service Obligation (PSO)
dari pemerintah.

Selama
periode Januari hingga Mei 2025, Daop 4 Semarang telah merealisasikan penggunaan
BBM subsidi sebanyak 5.567 kiloliter atau rata-rata 37 kiloliter per hari, dari
total kuota tahunan sebesar 15.182 kiloliter (setara 36,7% dari kuota tahunan).
BBM subsidi ini digunakan untuk menggerakkan berbagai perjalanan kereta
penumpang dan barang dengan keberangkatan awal dari stasiun di wilayah Daop 4
Semarang, seperti Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, dan Stasiun
Cepu.

Adapun
kereta penumpang yang memanfaatkan BBM subsidi di antaranya KA Kedung Sepur, KA
Commuterline Blorasura, KA Banyu Biru, KA Banyu Biru Ekspres, KA Blora Jaya, KA
Kaligung, KA Tegal Bahari, KA Ambarawa Ekspres, KA Kamandaka, KA Tawang Jaya,
KA Tawang Jaya Premium, KA Menoreh, KA Ciremai, KA Gunungjati, KA Argo Merbabu,
KA Argo Muria, dan KA Argo Sindoro. Sementara untuk angkutan barang, subsidi
ini digunakan untuk KA Parcel, KA Petikemas, dan KA Semen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemanfaatan
BBM subsidi di Daop 4 Semarang tidak hanya menjaga tarif tetap terjangkau bagi
masyarakat, khususnya untuk layanan kereta api penumpang, tetapi juga menjamin
kelancaran operasional angkutan barang untuk mendukung distribusi logistik di
wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Kami memastikan penggunaan BBM ini
dilakukan secara akuntabel melalui pelaporan terintegrasi dan pengawasan
internal serta eksternal yang ketat, sesuai prinsip Good Corporate Governance
(GCG),” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Baca Juga :  Stasiun Malang Catat Lebih dari 32 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Akhir Juni 2025

Penggunaan
BBM subsidi ini sangat strategis karena sebagian besar layanan di Daop 4
Semarang masih mengandalkan lokomotif diesel, terutama pada jalur-jalur
non-elektrifikasi yang menghubungkan berbagai wilayah penting di Pulau Jawa.
Dukungan BBM subsidi juga berdampak pada keberlangsungan kereta angkutan barang
yang menunjang sektor industri dan perdagangan.

Dukungan
PSO untuk Layanan Kereta Penumpang Lokal

Selain BBM
subsidi, KAI Daop 4 Semarang juga mendapat dukungan PSO untuk mengoperasikan
kereta penumpang lokal bersubsidi, yaitu KA Kedung Sepur (Semarang-Ngrombo PP)
dan KA Commuterline Blorasura (Cepu-Surabaya PP). Tarif KA Kedung Sepur hanya
Rp 10.000 per perjalanan, sedangkan KA Commuterline Blorasura dikenakan tarif
Rp 13.000 per perjalanan, jauh lebih terjangkau dibanding moda transportasi
lain di jalur yang sama.

Suasana penumpang pada KA Kedung Sepur dengan relasi Semarang Poncol - Ngrombo

Sepanjang
Januari hingga Mei 2025, KA Kedung Sepur melayani 123.996 penumpang atau
rata-rata 821 penumpang per hari, sementara KA Commuterline Blorasura melayani
76.619 penumpang atau rata-rata 507 penumpang per hari dari Stasiun Cepu. Angka
ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap layanan transportasi yang murah,
aman, dan nyaman.

Kereta-kereta
PSO tersebut menggunakan rangkaian kelas ekonomi AC dengan kapasitas 106 tempat
duduk dan 53 tanpa tempat duduk per kereta. KA Kedung Sepur memiliki rangkaian sebanyak 2 kereta kelas ekonomi ac
dan KA Commuterline Blora Sura sebanyak 7 kereta kelas ekonomi ac.

Baca Juga :  KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Saat Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026

“Kami
mengapresiasi dukungan pemerintah melalui program PSO yang memungkinkan
masyarakat mendapatkan akses transportasi kereta api yang murah, berkualitas,
dan andal. Dengan subsidi ini, masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi tetap
dapat bepergian dengan nyaman ke berbagai destinasi di Jawa Tengah dan
sekitarnya,” tambah Franoto.

Peran
Strategis Subsidi BBM dan PSO dalam Pembangunan Daerah

Pemberian
subsidi BBM dan PSO ini tidak hanya berdampak pada keterjangkauan tarif, tetapi
juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan tarif kereta yang
terjangkau, masyarakat lebih mudah mengakses pusat-pusat kegiatan ekonomi,
pendidikan, dan pariwisata di wilayah Daop 4 Semarang seperti Semarang, Tegal,
Pekalongan, Blora, hingga Surabaya.

KAI Daop 4
Semarang berkomitmen untuk terus mengelola subsidi ini secara transparan dan
bertanggung jawab, sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang
baik (Good Corporate Governance/GCG), serta bersinergi aktif dengan Kementerian
Perhubungan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dan BPH Migas demi ketertiban
distribusi BBM bersubsidi.

“Melalui dukungan subsidi BBM dan PSO, KAI Daop
4 Semarang membuktikan komitmennya untuk menghadirkan layanan kereta api yang
aman, nyaman, terjangkau, serta berperan aktif dalam mendukung konektivitas dan
pertumbuhan wilayah Jawa Tengah,” tutup Franoto.

Berita Terkait

Memaksimalkan Gratis Transfer antarbank dari neobank hingga 200 Kali per Bulan
Menjaga Kualitas dan Keselamatan Berkendara, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi
Pelindo Multi Terminal Perkuat Kesiapan Operasional dan Kualitas Layanan di Pelabuhan Sibolga
Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:10

Drama Kemenangan Tipis hingga Dominasi Tim Raksasa di Mandalika Festival of Speed

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:21

MGPA Dorong Potensi Pembalap Lokal NTB Kuasai Sirkuit Kebanggaan pada Ajang MFOS

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:57

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:01

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41

Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:41

Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14

Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37

Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru