Kawasan Industri di Indonesia: Panduan Komprehensif untuk Pengelolaan Berkelanjutan Ekonomi di Indonesia - Koran Mandalika

Kawasan Industri di Indonesia: Panduan Komprehensif untuk Pengelolaan Berkelanjutan Ekonomi di Indonesia

Selasa, 22 Juli 2025 - 06:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan industri memainkan peran krusial dalam perekonomian Indonesia, sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang terintegrasi dengan sektor-sektor strategis. Seiring dengan perkembangan zaman, kawasan industri tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga pusat inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi. Dalam konteks ini, literatur yang mendokumentasikan dinamika kawasan industri menjadi kebutuhan mendesak bagi akademisi, profesional, dan pemerintah.

Buku “Kawasan Industri di Indonesia: Sebuah Panduan Kelola” hadir memberikan wawasan mendalam tentang ekosistem kawasan industri di Indonesia dari berbagai sudut pandang. Buku ini mengupas konsep dasar kawasan industri, pengembangannya, serta peran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 3 Juni 2025, BINUS Media & Publishing meluncurkan buku ini di BINUS University @Alam Sutera. Buku ini diterbitkan oleh empat penulis ternama: Dr. Marko S. Hermawan, CA, CPMA, ACPA, CertDA, Drs. Papo Hermawan, M.M., Dr. Pantri Heriyati, M.Comm., CIAR (Assoc. Prof), dan Ahmad Syamil, P.hD. Keempatnya dikenal sebagai pengembang inisiatif untuk mendorong pertumbuhan sosial dan ekonomi sambil mendukung keberlanjutan lingkungan. Dengan pendekatan yang komprehensif dan mendalam, buku ini ditujukan bagi mahasiswa, akademisi, serta profesional yang berkecimpung di bidang kawasan industri maupun masyarakat umum.

Baca Juga :  Wujudkan Transportasi Hijau, 205.532 Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara Beralih ke Teknologi Face Recognition

Buku ini menawarkan pendekatan unik dan praktis, dengan mengintegrasikan teori, studi kasus, serta pengalaman nyata dari pelaku industri. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pembaca tidak hanya memahami dinamika kawasan industri, tetapi juga merancang solusi inovatif yang aplikatif di lapangan.

Tujuan utama buku ini adalah membina dan memberdayakan pembaca, khususnya untuk mahasiswa BINUS jurusan IBM (International Business Management), agar mereka mengerti konsep dasar, mampu menerapkan teori ke praktik, menambah wawasan regulasi, serta menyiapkan diri untuk dunia kerja. Pada umumnya, buku ini diharapkan dapat membantu para pembuat kebijakan, pengelola kawasan, dan pelaku usaha memahami cara terbaik untuk mengembangkan kawasan industri yang berkelanjutan, inklusif, dan kompetitif di tingkat global.

Peluncuran buku ini dihadiri oleh berbagai pihak dari kalangan akademisi, profesional, serta mahasiswa dari berbagai bidang studi yang tertarik pada topik kawasan industri. Acara ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan buku tetapi juga menjadi wadah diskusi tentang peran strategis kawasan industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan kawasan industri, serta solusi inovatif yang dapat diimplementasikan untuk mengoptimalkan peran kawasan industri di era modern.

Baca Juga :  Keuntungan Memilih Sabun Mandi Non-SLS dan Paraben

Image

Dr. Marko S. Hermawan, CA, CPMA, ACPA, CertDA menyampaikan, “Kami ingin menjembatani concern terhadap kawasan industri di Indonesia, yang mana banyak dari beberapa kawasan industri yang membutuhkan informasi tentang bagaimana mengelola dan membangun kawasan yang baik.”

Buku ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi pada literatur ilmiah, tetapi juga menjadi inspirasi untuk pengembangan kebijakan yang lebih inklusif dan strategis. Selain itu, buku ini diharapkan mampu mendorong dialog konstruktif antara pemerintah, industri, dan masyarakat untuk menciptakan kawasan industri yang tidak hanya berdaya saing tinggi, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Berita Terkait

NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)
Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian
Hilirisasi Tembaga dan Emas Terintegrasi di Gresik Serap Hingga 7.500 Tenaga Kerja
Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan
Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online) di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:00

NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

Senin, 4 Mei 2026 - 13:00

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Senin, 4 Mei 2026 - 12:00

Solusi Anti Mleyot! napocut Spill Rahasia Hijab Paris Premium yang Tetap Tegak Paripurna Seharian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:00

Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:00

Kampus Pertama & Terbaik Penyelenggara Kuliah Jarak Jauh (Kuliah Online) di Indonesia Lagi Buka Pendaftaran Loh!

Senin, 4 Mei 2026 - 11:00

Emas Bangkit! Harga Berpotensi Nanjak ke 4.690

Berita Terbaru