Bendungan Bulango Ulu Hampir Rampung, Siap Jadi Penopang Swasembada Pangan Gorontalo - Koran Mandalika

Bendungan Bulango Ulu Hampir Rampung, Siap Jadi Penopang Swasembada Pangan Gorontalo

Kamis, 7 Agustus 2025 - 22:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO, 7 Agustus 2025 – Pembangunan Bendungan Bulango Ulu, salah satu proyek strategis di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, telah mencapai progres fisik 85,6%. Pembangunan kontruksinya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025. Proyek yang digawangi oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini siap menjadi sumber daya air strategis yang akan menopang kedaulatan pangan, ketahanan air, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Gorontalo.

Bendungan
Bulango Ulu dirancang sebagai solusi multifungsi yang akan memberikan dampak
langsung bagi kehidupan warga. Saat beroperasi nanti, Bendungan Bulango Ulu
dapat mengairi lahan seluas 4.950 hektar, menyediakan pasokan air baku sebesar
2.200 liter/detik, serta berfungsi sebagai pengendali banjir untuk wilayah
hilir seluas 629 hektar.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain untuk
irigasi dan sumber air baku, Bendungan Bulango Ulu juga memiliki potensi besar
lain. Keberadaannya diproyeksikan juga sebagai sumber energi terbarukan berupa
Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 4,96 MW. Kawasan sekitar bendungan juga bisa
dimanfaatkan sebagai destinasi pariwisata baru yang dapat menggerakkan roda
perekonomian lokal.

Baca Juga :  Respon Cepat PTPN Group Bangun Kembali Gedung Sekolah di Rokan Hulu Pasca Terbakar

Image

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa proyek
strategis ini memiliki visi yang melampaui sekadar konstruksi fisik.

“Pembangunan Bendungan Bulango Ulu bukan sekadar proyek fisik, tetapi
bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan
ketahanan air, khususnya di Indonesia Timur,” ujar Menteri Dody. Menteri
Dody juga optimis pembangunan bendungan ini akan berjalan lancar hingga tahap
akhir, dan fungsi bendungan dapat segera dirasakan manfaatnya.

Saat ini proses pembangunan yang dibagi menjadi dua paket utama terus
dikebut. Paket I  yang mencakup
pembangunan jalan akses, jembatan, timbunan utama (main dam), serta pembersihan
area genangan, sudah hampir final. Sementara Paket II meliputi bangunan
pelimpah, pengelak, dan sistem hidromekanikal, juga dikebut bersamaan.

Image

Fasilitas pendukung lain, yang memperkuat integrasi kawasan bendungan
sebagai pusat layanan dan pengawasan operasional pasca pembangunan, seperti
kantor UPB, rumah dinas, musholla, aula serbaguna, gapura, dan pos jaga, juga
dikerjakan secara paralel. 

Baca Juga :  Tren Positif HBAR dan Faktor-Faktor yang Bikin Harga Hedera Melonjak

Tahapan akhir seperti penyelesaian timbunan utama, pemasangan sistem
hidromekanikal, hingga penataan lanskap kawasan dijadwalkan selesai secara
bertahap hingga pertengahan 2026.

Meskipun sudah konstruksi utama bangunan sudah hampir rampung, saat ini
Kementerian PU masih menghadapi tantangan dalam proses pembebasan sisa lahan
untuk proyek bendungan ini. Dari total 1.723 bidang tanah, sebanyak 75,91% atau
1.231 bidang telah bebas. Sisanya masih dalam proses penyelesaian
administratif, baik melalui konsinyasi, penetapan pengadilan, maupun koordinasi
lanjutan dengan pemerintah daerah. Kementerian PU bersama pemerintah daerah
terus berkoordinasi untuk menuntaskannya.

Image

“Dengan kerja sama seluruh pihak, Kementerian PU optimis Bendungan Bulango
Ulu dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo
dan sekitarnya,” tutup Menteri Dody.

Kehadiran Bendungan Bulango Ulu diharapkan menjadi harapan baru,
mengalirkan air kehidupan yang akan menumbuhkan kesejahteraan dan keamanan bagi
seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#MerdekaUntukSemua

Berita Terkait

Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi
Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23

PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:45

Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:00

Replikasi Sukses Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan untuk Perkuat Ekosistem Digital

Senin, 27 April 2026 - 15:58

DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Kamis, 23 April 2026 - 21:03

Semua Jemaah Terpantau Sehat, JCH Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Tanah Suci

Kamis, 23 April 2026 - 19:48

CSD Samara Ubah Wajah Desa Montong Ajan: Dari Kesehatan hingga Pendidikan Melesat

Kamis, 23 April 2026 - 16:25

Komisi III DPR RI Atensi Aduan Tiga Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB

Berita Terbaru

Teknologi

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00