Pelabuhan Krueng Geukueh Berangkatkan Ribuan Ton Biomassa ke Jepang - Koran Mandalika

Pelabuhan Krueng Geukueh Berangkatkan Ribuan Ton Biomassa ke Jepang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, Anak
Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional
terminal nonpetikemas, kembali mendukung ekspor komoditas unggulan Aceh melalui
Branch Lhokseumawe atau biasa disebut Pelabuhan Krueng Geukueh. Sebanyak 9.275
metrik ton Palm Kernel Shell (PKS) atau cangkang inti sawit bersertifikat Green
Gold Label (GGL) diberangkatkan menuju Omaezaki Port, Jepang pada Rabu (22/7), sebagai
bahan baku biomassa untuk energi terbarukan.

Pengiriman yang dilakukan oleh PT Kharisma Inti Mitra
Indonesia tersebut menjadi pengapalan ketiga komoditas biomassa melalui
Pelabuhan Krueng Geukueh sepanjang tahun 2026. Hingga saat ini, pelabuhan ini
telah melayani ekspor PKS ke Jepang dengan total volume mencapai 29.775 metrik
ton, yang menunjukkan semakin besarnya peran Pelabuhan Krueng Geukueh dalam
mendukung ekspor komoditas unggulan Aceh ke pasar global.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Lhokseumawe, Aulia
Rahman, menilai keberhasilan ekspor tersebut semakin memperkuat posisi
Pelabuhan Krueng Geukueh sebagai salah satu simpul logistik yang memiliki daya
saing di kawasan barat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelabuhan Krueng Geukueh terus dikembangkan sebagai
pelabuhan yang mengedepankan konektivitas, keandalan pelayanan, serta kemudahan
bagi pengguna jasa. Kami didukung sumber daya manusia yang profesional,
fasilitas operasional yang memadai, dan koordinasi yang solid bersama seluruh
pemangku kepentingan. Kombinasi tersebut menciptakan iklim bisnis yang semakin
kondusif sehingga memberikan kepastian pelayanan bagi pelaku usaha yang ingin
mengembangkan pasar hingga ke tingkat internasional,” ujar Aulia.

Baca Juga :  Stablecoin Tembus $173 Miliar: USDT Masih Rajai Pasar Kripto!

Ia menambahkan bahwa Pelindo akan terus mendorong
peningkatan kualitas pelayanan dan efisiensi operasional guna mendukung
pertumbuhan ekspor berbagai komoditas unggulan Aceh, baik dari sektor
perkebunan, pertanian, industri, maupun komoditas strategis lainnya.

Palm Kernel Shell merupakan salah satu produk turunan kelapa
sawit yang memiliki nilai strategis sebagai bahan bakar biomassa untuk
pembangkit energi ramah lingkungan. Seiring meningkatnya kebutuhan energi
rendah emisi di berbagai negara, permintaan terhadap biomassa berkelanjutan
terus meningkat, termasuk dari Jepang sebagai salah satu pasar utamanya.

Kepala KSOP Kelas IV Lhokseumawe, Azwar, menyampaikan bahwa setiap
aktivitas pelayaran internasional di Pelabuhan Krueng Geukueh selalu dilaksanakan
dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap
regulasi.

“KSOP bersama Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP)
serta instansi terkait memastikan seluruh proses pelayanan kapal berjalan
sesuai ketentuan, mulai dari pemeriksaan dokumen, pengawasan keselamatan
pelayaran, hingga koordinasi dengan instansi CIQP. Sinergi tersebut menjadi
bagian penting dalam menjaga kelancaran arus logistik dan meningkatkan
kepercayaan dunia usaha terhadap pelayanan pelabuhan,” katanya.

Baca Juga :  LIF Berkolaborasi dengan Komunitas Sembara: Meluncurkan Program Wellness untuk Masyarakat Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat

Sementara itu, Site Manager PT Kharisma Inti Mitra
Indonesia, Anthony Kumala, mengatakan bahwa tingginya minat pasar internasional
terhadap PKS asal Aceh tidak terlepas dari kualitas komoditas yang dihasilkan
serta dukungan ekosistem logistik yang semakin kompetitif.

“Kemudahan koordinasi antar pemangku kepentingan,
proses pelayanan yang semakin cepat, serta dukungan infrastruktur logistik di
Pelabuhan Krueng Geukueh menjadi nilai tambah yang memberikan kepastian bagi
pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas ekspor,” ujarnya.

Melalui kolaborasi yang erat antara operator pelabuhan,
regulator, dan pelaku usaha, Pelabuhan Krueng Geukueh terus memperkuat perannya
sebagai gerbang perdagangan internasional di wilayah Aceh. Letaknya yang
strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka menjadi keunggulan
tersendiri dalam mendukung konektivitas logistik dan peningkatan ekspor
komoditas unggulan Indonesia ke pasar global.

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52