Binusian Satu-satunya Mahasiswa Indonesia di Burgundy School of Business - Koran Mandalika

Binusian Satu-satunya Mahasiswa Indonesia di Burgundy School of Business

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 6 Oktober 2025 – Kesempatan belajar lintas negara bukan hanya membuka wawasan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan daya saing global. Hal inilah yang dialami oleh Aurelius Santosa, mahasiswa International Business Management (IBM) Global Class, Binusian 2026 yang kini tengah menempuh semester 7 di BINUS @Alam Sutera.

Pilihan Strategis: BINUS @Alam Sutera dan IBM Global Class

Aurelius menuturkan bahwa memilih IBM Global Class di BINUS @Alam Sutera, adalah langkah strategis yang ia ambil karena reputasi kampus yang konsisten membangun perspektif internasional. “Program ini menawarkan kombinasi sempurna antara wawasan global, pengalaman praktis, dan pembelajaran kewirausahaan. Dengan adanya Compulsory Study Abroad dan kerja sama internasional, saya bisa berinteraksi dengan berbagai budaya sekaligus memahami dinamika bisnis global secara langsung.”  jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baginya, kurikulum yang selalu up to date dengan perkembangan ekonomi dunia dan penekanan pada inovasi serta kewirausahaan selaras dengan mimpinya menjadi pemimpin bisnis berwawasan global.

Kesibukan dan Aktivitas Saat Ini

Selain menjalani perkuliahan, Aurelius kini aktif magang di perusahaan Citra Modern. Kesibukan ini menurutnya menjadi wadah untuk mengaplikasikan teori yang dipelajari di kampus, sekaligus memperkuat keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam dunia kerja.

Baca Juga :  Mengapa Solusi Dokumen Digital Penting di Era Teknologi

Pengalaman Study Abroad: Belajar, Berteman, dan Tumbuh di Prancis

Salah satu tonggak penting dalam perjalanan akademiknya adalah kesempatan untuk menjalani Study Abroad di Burgundy School of Business (BSB), Lyon, Prancis. Aurelius menyebut pengalaman ini membuka mata dan pikirannya mengenai kolaborasi lintas budaya, sekaligus memperkenalkannya pada metode baru dalam manajemen dan pemasaran bisnis.

Selama belajar di Eropa, saya banyak belajar tentang adaptasi, hingga dampak konflik terhadap perekonomian global. Selain itu, saya menemukan sisi lain Prancis sebuah negara penuh cinta, keindahan, dan keramahan. Orang-orang sangat menghargai ketika kita berusaha berbicara bahasa Prancis. Karakter saya yang ekstrovert membuat saya bukan hanya mendapatkan teman, tapi keluarga baru di sana.” kenangnya.

Tantangan dan Cara Mengatasinya

Meski penuh pengalaman menyenangkan, Aurelius juga menghadapi tantangan besar. Ia merupakan satu-satunya mahasiswa asal Indonesia di BSB. “Saya merasa punya tanggung jawab untuk merepresentasikan BINUS dan Indonesia sebaik mungkin. Awalnya saya takut karena tidak fasih berbahasa Prancis dan ini pengalaman pertama saya tinggal di Eropa. Tapi saya menyingkirkan rasa takut, belajar bahasa sebelum berangkat, serta berusaha cepat beradaptasi dengan norma sosial di sana,” tuturnya.

Baca Juga :  Reli Emas Masih Berlanjut, Pasar Tunggu Data NFP AS

Hasilnya, Aurelius mampu menaklukkan tantangan dengan percaya diri, sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang lebih matang.

Peran BINUS University

Aurelius mengakui bahwa program Global Class menjadi fasilitas yang paling memudahkan dirinya berkembang. “Compulsory Study Abroad dan kurikulum yang diperkaya dengan isu-isu global benar-benar mengasah kemampuan saya. Program ini membentuk saya menjadi individu yang lebih adaptif dan siap menghadapi persaingan internasional,” ujarnya.

Pesan untuk Sesama Binusian

Menutup kisahnya, Aurelius memberikan motivasi untuk para Binusian:

Jangan biarkan siapapun menghentikanmu untuk percaya pada dirimu sendiri. Ambil langkah yang menurutmu benar, tak peduli seberapa besar tantangannya. Masa depan ada di tanganmu. Percayalah pada Tuhan dan pada dirimu sendiri.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

iFLYTEK Mempercepat Ekspansi AI Tiongkok di Asia Tenggara melalui Partisipasi Ketiga Berturut-turut di Techsauce
Dari Cek Laboratorium hingga Layanan Klinik, Kebutuhan Masyarakat terhadap Layanan Kesehatan Terus Berkembang
Internet Wifi Lambat Bisa Menghambat Bisnis, Begini Memilih WiFi Kantor Terbaik
KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA
Sudah Respon Cepat, Tapi Pelanggan Masih Kecewa? Ini Alasannya
Scam Makin Marak, Ini 5 Cara Sederhana agar Tidak Mudah Tertipu
Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026
Perempuan Semakin Melek Finansial, Industri Perlu Membangun Kepercayaan dan Akses

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:02

iFLYTEK Mempercepat Ekspansi AI Tiongkok di Asia Tenggara melalui Partisipasi Ketiga Berturut-turut di Techsauce

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:02

Dari Cek Laboratorium hingga Layanan Klinik, Kebutuhan Masyarakat terhadap Layanan Kesehatan Terus Berkembang

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:02

Internet Wifi Lambat Bisa Menghambat Bisnis, Begini Memilih WiFi Kantor Terbaik

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02

Sudah Respon Cepat, Tapi Pelanggan Masih Kecewa? Ini Alasannya

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:02

Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:02

Perempuan Semakin Melek Finansial, Industri Perlu Membangun Kepercayaan dan Akses

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:02

Tinggalkan Checklist Tourism: Tren Micro-Trip 48 Jam Dominasi Bali Selatan di Tengah Lonjakan Wisatawan 2026

Berita Terbaru