Holding Perkebunan Nusantara melalui RPN Hadirkan Museum Gula Indonesia: Rumah Sejarah dan Inovasi Pergulaan - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara melalui RPN Hadirkan Museum Gula Indonesia: Rumah Sejarah dan Inovasi Pergulaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan – Sejarah baru industri gula nasional terukir pada Rabu (29/4). Di Gedung P3GI, Kota Pasuruan, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara tersebut menggelar soft launching Museum Gula Indonesia dalam rangkaian Pertemuan Teknis IKAGI (Ikatan Ahli Gula Indonesia) 2026.

Museum Gula Indonesia dihadirkan sebagai pusat edukasi dan pelestarian sejarah industri gula nasional yang diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran lintas generasi, mulai dari sejarah pergulaan era kolonial hingga perkembangan industri modern.

Peluncuran museum disambut antusias oleh peserta yang terdiri dari perwakilan pabrik gula, akademisi, peneliti, hingga petani tebu. Kepala P3GI, Aris Lukito, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa Gedung P3GI dipilih karena memiliki nilai historis penting dalam perjalanan industri gula Indonesia.

“Kami mengangkat tema awal Museum Gula Indonesia adalah Era Perkebunan Tebu Kolonial hingga Perkebunan Modern. Kita berada di tempat yang sangat historis, yang dulu punya peran besar bagi kemajuan industri gula di Indonesia,” ungkapnya.

Museum Gula Indonesia dirancang tidak sekadar sebagai ruang pajang artefak. Lebih dari itu, museum ini menjadi jembatan ilmu antargenerasi. Generasi terdahulu dapat mengenang perjalanan industri gula, generasi saat ini dapat mempelajari perkembangan teknologi on farm dan off farm, sementara generasi mendatang diharapkan memiliki fondasi kuat untuk melanjutkan cita-cita swasembada gula dan pengembangan bioetanol.

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam acara ini. Sejumlah perwakilan pabrik gula menilai museum ini akan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan pengembangan bioetanol. “Saya sangat terkesan dengan acara ini. P3GI memang tempatnya para ahli dan pusat ilmu pengetahuan. Semoga Museum Gula Indonesia terus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar salah satu peserta.

Baca Juga :  KAI Group Berhasil Melayani 29.170.705 Pelanggan Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

Dukungan terhadap pengembangan museum juga disampaikan Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap. Ia menegaskan bahwa museum ini merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem pengetahuan industri gula nasional. Menurutnya, soft launching Museum Gula Indonesia ini bukan hanya momentum seremonial, tetapi titik awal membangun ekosistem pengetahuan yang menghubungkan sejarah panjang industri gula dengan kebutuhan masa depan.

“Dengan mengambil lokasi di P3GI Pasuruan yang sarat nilai historis, pembelajaran dari era kolonial hingga modern harus menjadi pijakan dalam mendorong inovasi, termasuk penguatan produktivitas, adaptasi perubahan iklim, dan pengembangan bioetanol. Kami meyakini museum ini akan menjadi pusat unggulan yang tidak hanya menyimpan memori, tetapi juga menggerakkan masa depan industri gula nasional,” ujar Iman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mengisi Akhir Pekan dengan Efektif: Cara Melakukan Evaluasi Jurnal Trading untuk Meningkatkan Konsistensi
Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Akselerasi Peremajaan Sawit Petani di Riau Perkuat Implementasi Program B50
Menabung atau Reksa Dana Dulu? Ini Cara Menentukannya Sesuai Tujuan Keuangan
Asia Afrika Festival 2026 Digelar Akhir Pekan di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal
Wakil Presiden RI Tinjau Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Jasa Marga Percepat Penyelesaian Proyek untuk Perkuat Konektivitas Jawa-Bali
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pembinaan Sepak Bola Daerah, PS PTPN III Juara Piala Presiden 2026 Zona Labuhanbatu
India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara, Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama
Agar Perjalanan Lebih Nyaman, Ini Tips Menggunakan LRT Jabodebek Saat Jam Sibuk

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:02

Mengisi Akhir Pekan dengan Efektif: Cara Melakukan Evaluasi Jurnal Trading untuk Meningkatkan Konsistensi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:02

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Akselerasi Peremajaan Sawit Petani di Riau Perkuat Implementasi Program B50

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:02

Menabung atau Reksa Dana Dulu? Ini Cara Menentukannya Sesuai Tujuan Keuangan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:02

Asia Afrika Festival 2026 Digelar Akhir Pekan di Kota Bandung, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:02

Wakil Presiden RI Tinjau Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Jasa Marga Percepat Penyelesaian Proyek untuk Perkuat Konektivitas Jawa-Bali

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:02

India dan Indonesia Luncurkan Tahun Tagore–Dewantara, Rayakan Satu Abad Warisan Budaya dan Pendidikan Bersama

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:02

Agar Perjalanan Lebih Nyaman, Ini Tips Menggunakan LRT Jabodebek Saat Jam Sibuk

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:02

Bank Raya Perkuat Inklusi Keuangan Digital, Raih Best Bank Awards 2026

Berita Terbaru