Bisnishack X Hadi Kuncoro: “Jangan Scale Up Sebelum Smart Up!” - Koran Mandalika

Bisnishack X Hadi Kuncoro: “Jangan Scale Up Sebelum Smart Up!”

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 16:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Jangan Scale Up kalau belum Smart Up.” – Hadi Kuncoro

Banyak pengusaha pemula yang terjebak mitos scale up dan autopilot. Namun, Hadi Kuncoro, founder Powercommerce Asia, hadir sebagai sosok yang berani menjebol mitos-mitos tidak masuk akal itu dengan strategi yang lebih praktis. 

Fakta Pahit Scale Up yang Bikin Bangkrut!

Salah satu cerita menarik Hadi Kuncoro tentang scale up adalah saat dia harus memigrasi sebuah perusahaan besar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya pernah memigrasi satu company besar. Saya bikin awalnya buru-buru, bikin satu PT, ternyata belum nyampe satu tahun ada investor masuk. Ternyata terjadi masalah. 

Hadi Kuncoro x Bisnishack di Sekolah COO

Ketika saya harus bersihkan, saya butuh tiga milyar dan saya kehilangan 2,3% saham saya hanya untuk membersihkan itu,” ungkap Hadi.

Prinsip Smart Up Sebelum Scale Up

Kebanyakan pengusaha berpikir bahwa kunci kesuksesan adalah pertumbuhan yang cepat. Mereka ingin scale up bisnis mereka secepat mungkin, mengejar angka-angka besar tanpa memikirkan fondasi yang kuat. 

Baca Juga :  Zona Ekonomi Khusus Jadi Primadona Baru Setelah Reformasi Perizinan Indonesia

Di sinilah Hadi Kuncoro datang dengan filosofi “Smart Up”. Ia percaya bahwa sebelum bisnis dapat tumbuh besar, ia harus SMART.

Hadi Kuncoro x Bisnishack di Sekolah COO

“Anda mau scale up kayak apapun, sebesar apapun, dalam waktu kapan pun. Kalau nggak smart up, bisa langsung scale up, tapi nggak sustain, bisnisnya nggak kuat,” tegas Hadi.

Apa Itu “Smart Up” Sebenarnya?

Smart Up itu memastikan semua hal di bisnis kamu sudah bekerja dengan baik. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Organisasi yang Tepat 

Apakah struktur organisasi sudah pas? Apakah setiap orang di dalamnya tahu perannya masing-masing?

2. Kultur dan Sistem 

Apakah kultur perusahaan sudah mendukung? Apakah sistem yang ada mendukung operasi sehari-hari?

3. Kekuatan Infrastruktur 

Apakah infrastruktur, dari segi teknologi hingga proses, sudah solid?

Hadi Kuncoro x Bisnishack di Sekolah COO

4. Sinkronisasi 

Apakah visi antara founder, owner, CEO, dan tim eksekutif sudah satu arah? Kalau belum, bagaimana mau scale up dengan sukses?

Langkah Awal Menuju Smart Up

Hadi mengingatkan bahwa smart up harus dimulai dari operasional. Operasional adalah jantung dari bisnis, dan COO itu adalah kapten tim. 

Baca Juga :  BRI Gunung Sahari Region 6 Perluas Kolaborasi Strategis Bersama Manajemen Rumah Sakit Husada

Hadi Kuncoro x Bisnishack di Sekolah COO

“Kalau kemudian CEO ke kiri, COO-nya ke kanan, akan terjadi nggak visi yang diimpikan? Nggak! Bisnis kalau operasionalnya berantakan, marketing dan sales lancar pun nanti akan ikut berantakan,” tegas Hadi.

Maka dari itu, sebelum scale up, operasionalnya harus smart up dulu. 

Di mana Mulai Smart Up Operasional?

Sekolah COO dari Bisnishack adalah jawabannya. Di sini, Anda akan mempelajari cara untuk mengoptimalkan operasional, membangun infrastruktur yang kuat, dan menyelaraskan visi tim Anda. 

Kami akan membantu Anda menghindari jebakan umum dan memastikan bahwa scaling Anda tidak hanya besar tetapi juga berkelanjutan dan sukses.

Hadi Kuncoro x Bisnishack di Sekolah COO

Ingin bisnis Anda meroket dengan dasar yang kokoh? 

Bergabunglah dengan Sekolah COO dari Bisnishack dan dapatkan akses ke wawasan berharga yang akan mengubah cara Anda menjalankan bisnis. 

Tembus Profit Milyaran, Smart Up di Bisnishack Aja!

Hubungi Dixy di wa.me/6282138141936

Berita Terkait

Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga
KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan
Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol
Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan
Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal
Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia
Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID
Sambut Lebaran, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Mobil Baru untuk Perjalanan yang Lebih Berkualitas

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00

Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:00

Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:00

Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:00

Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:00

Sambut Lebaran, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Mobil Baru untuk Perjalanan yang Lebih Berkualitas

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:00

Pelindo Multi Terminal Siaga Lebaran, Pastikan Arus Logistik & Penumpang Lancar

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal

Jumat, 20 Mar 2026 - 15:00