Bitcoin Pizza Day: Momen Bersejarah Ingatkan Kripto untuk Semua Orang - Koran Mandalika

Bitcoin Pizza Day: Momen Bersejarah Ingatkan Kripto untuk Semua Orang

Kamis, 22 Mei 2025 - 16:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 Mei 2025 – Komunitas kripto memperingati Bitcoin Pizza Day, sebuah peristiwa ikonik yang menjadi simbol awal revolusi finansial digital. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa kripto—khususnya Bitcoin—diciptakan untuk diakses oleh semua orang. Tak peduli latar belakang, siapa pun bisa mengambil langkah pertama dalam dunia aset digital.

Bitcoin Pizza Day merujuk pada momen bersejarah tanggal 22 Mei 2010, ketika seorang programmer asal Florida, Laszlo Hanyecz, membeli dua loyang pizza dengan 10.000 BTC, yang saat itu hanya bernilai sekitar USD 41. Jika dikonversi dengan harga Bitcoin saat ini yang berada di kisaran Rp1,8 miliar per BTC, maka dua pizza tersebut kini bernilai lebih dari Rp18 triliun, menjadikannya pembelian pizza termahal dalam sejarah.

Meskipun kisahnya unik, menurut CEO Tokocrypto Calvin Kizana, Bitcoin Pizza Day lebih dari sekadar perayaan. Ini melambangkan transformasi besar dalam cara kita memahami uang dan teknologi. Bitcoin, yang awalnya hanya alat tukar di forum daring, kini telah berkembang menjadi aset investasi resmi yang diakui di banyak negara, termasuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bitcoin Pizza Day memiliki makna penting bagi masa depan keuangan inklusif. Perayaan ini mengingatkan kita bahwa setiap revolusi besar dimulai dari langkah kecil. Orang-orang yang memulai Bitcoin dulu bukan ahli keuangan, melainkan orang biasa yang berani mencoba. Jika mereka bisa, siapa pun juga bisa,” ujar Calvin.

Baca Juga :  Keuntungan Memiliki Asuransi Sebelum Menjual Mobil Mu

Semangat Inklusi Keuangan

Ilustrasi platform jual-beli aset Bitcoin, Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

Ia juga menambahkan bahwa semangat inklusi dan keberanian untuk mencoba tercermin dari pertumbuhan pesat jumlah investor kripto di Indonesia. Berdasarkan data OJK, per Maret 2025, jumlah investor aset digital di Tanah Air telah mencapai 13,71 juta orang. Sementara itu, nilai transaksi kripto tetap stabil di kisaran Rp32 triliun, menunjukkan kepercayaan masyarakat yang kian menguat terhadap kripto sebagai instrumen investasi alternatif yang semakin relevan.

Fenomena ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Laporan terbaru dari River mengungkapkan bahwa hampir 50 juta atau 14,3% warga Amerika Serikat kini memiliki Bitcoin, mengalahkan jumlah investor emas yang hanya sekitar 36,7 juta orang. Bitcoin dianggap sebagai investasi masa kini yang tahan terhadap inflasi dan memberikan jaminan terhadap masa depan keuangan pemiliknya.

Di saat yang sama, minat terhadap Bitcoin juga mulai muncul dari sektor institusi. Salah satunya datang dari DigiAsia Corp, perusahaan fintech asal Indonesia, yang baru-baru ini mengumumkan rencana untuk membentuk cadangan aset digital senilai Rp1,6 triliun dalam bentuk Bitcoin. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi diversifikasi keuangan jangka panjang mereka.

Baca Juga :  Dorong Kompetensi Internasional Mahasiswa, BINUS @Medan Hadirkan Akademisi dari Asia University

Minat Tinggi Bitcoin

DigiAsia bukan satu-satunya. Perusahaan-perusahaan global seperti MicroStrategy—yang kini memiliki lebih dari 576.000 BTC—dan GameStop yang mengalokasikan sebagian dana dari obligasi konversi senilai US$1,5 miliar untuk membeli Bitcoin, juga menjadi bukti bahwa kripto kini menjadi bagian dari strategi keuangan perusahaan besar.

Calvin menilai tren ini sebagai penegas bahwa Bitcoin semakin diterima sebagai bagian dari portofolio keuangan yang sah dan strategis. “Praktik berbagai institusi ini membuktikan bahwa adopsi kripto tidak lagi terbatas pada individu, melainkan telah merambah ke institusi-institusi besar. Hal ini akan memperkuat ekosistem kripto di Indonesia dan meningkatkan kepercayaan masyarakat secara lebih luas,” jelasnya.

“Dengan pendekatan regulasi yang semakin matang dan kesadaran masyarakat yang terus tumbuh, kami percaya bahwa Bitcoin dan aset kripto lainnya akan menjadi bagian penting dari infrastruktur keuangan digital Indonesia ke depan. Kami percaya bahwa kripto bukan hanya milik trader profesional. Ini adalah teknologi terbuka, yang bisa dimulai oleh siapa pun—dari mahasiswa, pekerja, hingga pelaku UMKM. Sama seperti Laszlo 14 tahun lalu, langkah kecil hari ini bisa jadi sejarah besar di masa depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan
39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup
Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung
BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah
19 Perenang Berhasil Seberangi Selat Madura, Bawa Harapan bagi Warga Pesisir Timbulsloko
PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar
RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis
Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:02

Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup

Selasa, 3 November 2026 - 18:02

Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung

Selasa, 3 November 2026 - 17:02

19 Perenang Berhasil Seberangi Selat Madura, Bawa Harapan bagi Warga Pesisir Timbulsloko

Selasa, 3 November 2026 - 17:02

PTPP Perkuat Portofolio dan Keberlanjutan Bisnis melalui Kepercayaan Pupuk Kaltim atas Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Senilai Rp400 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

RevComm Hadirkan Fitur Automation di MiiTel, Analisis Panggilan dan Rapat Kini Berjalan Otomatis

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Kantor Pusat Baru dari Lahan Kosong: Urutan Pekerjaannya

Selasa, 3 November 2026 - 16:02

Mengenal ezSign, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Non-Instansi

Berita Terbaru