Bittime Hadirkan Fleksibel Staking $XAUT di Tengah Dinamika Geopolitik dan Tren Cadangan Emas Global - Koran Mandalika

Bittime Hadirkan Fleksibel Staking $XAUT di Tengah Dinamika Geopolitik dan Tren Cadangan Emas Global

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamika cadangan emas global kembali menjadi sorotan, setelah laporan terbaru dari CNBC Indonesia mengungkap tren peningkatan akumulasi emas oleh sejumlah bank sentral dunia. Fenomena ini menempatkan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang dinilai mampu menjaga stabilitas nilai di tengah ketidakpastian geopolitik.

Peningkatan pembelian emas oleh negara-negara besar ini mencerminkan upaya diversifikasi cadangan, dan penguatan stabilitas jangka panjang. Tren ini juga meningkatkan perhatian investor ritel terhadap aset berbasis emas sebagai bagian dari strategi pengelolaan risiko.

Dalam hal ini, tren tersebut turut memicu minat investor pada emas berbasis aset kripto seperti Tether Gold ($XAUT) yang pergerakannya kini semakin masif di pasar aset digital. Sebagai aset yang bernilai 1:1 atau setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, $XAUT menawarkan opsi investasi emas yang likuid, dan efisien dengan dukungan teknologi blockchain.

Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi investor aset tradisional seperti emas, sebab $XAUT menggabungkan nilai emas murni yang bergerak lebih stabil dengan keunggulan teknologi blockchain.

Di Indonesia sendiri, $XAUT termasuk dalam whitelist aset kripto yang dapat diperdagangkan berdasarkan daftar whitelist CFX. Karena itu kehadirannya dapat diakses melalui berbagai platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia, seperti Bittime.

Lebih lanjut, Bittime saat ini menggelar kampanye khusus bagi pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada $XAUT. Di mana, pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada aset digital $XAUT berkesempatan memperoleh hadiah hingga Rp150.000 berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, investor jangka-panjang dapat memanfaatkan fitur fleksibel staking dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 15% bagi pengguna baru. Fleksibel staking hadir tanpa batas locked periode tertentu, sehingga investor dapat memanfaatkan asetnya kapan saja.

Baca Juga :  Mentan Soroti Harga Minyak Goreng, Holding Perkebunan Nusantara Jaga Pasokan dan Harga MinyaKita Selama Ramadhan

Bittime melihat bahwa perkembangan ini menunjukkan perubahan cara masyarakat mengakses instrumen safe haven. Dengan tersedianya produk berbasis emas dalam ekosistem aset digital, investor memiliki lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan strategi investasinya dengan kondisi pasar yang terus berkembang.

Namun tentu, perlu dipahami, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing profil sebelum memulai perdagangan atau investasi aset kripto.

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00

AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Masyarakat di Bogor dan Sukabumi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00

Krakatau Steel Group Salurkan Daging Kurban untuk Masyarakat Cilegon

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00

Kunjungan Industri SMKN 6 Malang di Telkom AI Center Mendorong Pemahaman Teknologi dan Inovasi di Era Digital

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00

Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara ‘Menyetir’ AI untuk Konten Kreatif

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00

Metland Venya Ubud Raih Dua Penghargaan Asia Pacific Property Awards 2026 – 2027

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00

Distribusi Logistik Kian Menguat, Kinerja KAI Logistik Bulan April Tumbuh 11%

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00

Rela Antre Demi Barang Limited Edition, Bagaimana Cara Menjaga Keuangan Tetap Sehat?

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00

BI Rate Meningkat, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif dan Perkuat Kualitas Pembiayaan

Berita Terbaru

NTB Terkini

Marak Kasus Penipuan Jual Beli Lokasi SPPG, BGN Buka Suara

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:41