Bittime: Perdamaian AS-Iran Berpotensi Dorong Sentimen Positif Pasar Kripto - Koran Mandalika

Bittime: Perdamaian AS-Iran Berpotensi Dorong Sentimen Positif Pasar Kripto

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 18 Juni 2026 – Platform pedagang aset kripto Bittime menilai meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan global, termasuk pasar kripto. Kesepakatan damai yang dicapai kedua negara dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset berisiko, setelah sebelumnya pasar dibayangi ketidakpastian akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan damai setelah melalui serangkaian perundingan intensif. 

Kesepakatan tersebut mencakup penghentian operasi militer secara permanen dan menjadi sinyal meredanya tensi geopolitik yang selama ini memengaruhi sentimen pasar global. Presiden AS Donald Trump juga menyatakan bahwa perjanjian damai dengan Iran telah rampung, termasuk pembukaan kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasar Keuangan Global Menguat dan Bitcoin Ikut Naik

Respons positif langsung terlihat di berbagai pasar keuangan global per Senin (15/6/2026). Dalam sehari terakhir, indeks Nasdaq menguat 0,31 persen, Dow Jones naik 0,70 persen, S&P 500 naik 0,50 persen, sementara NYSE Composite bertambah 0,78 persen.

Sentimen serupa juga terlihat di pasar domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 3,67 persen ke level 6.228. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menguat ke kisaran Rp 17.700 per dolar AS.

Pasar kripto turut menunjukkan pergerakan positif. Berdasarkan data CoinMarketCap, harga Bitcoin berada di kisaran US$ 65.636 atau naik 1,86 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, Bitcoin juga mencatatkan kenaikan sebesar 4,12 persen.

Baca Juga :  Bagaimana Startup Dapat Berhasil di Pasar Kompetitif Indonesia

Kenaikan harga Bitcoin tersebut menunjukkan bahwa pasar kripto mulai merespons membaiknya sentimen global. Sebagai aset digital dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, Bitcoin kerap menjadi salah satu indikator utama yang mencerminkan minat investor terhadap aset berisiko ketika kondisi pasar global membaik.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn mengatakan bahwa meredanya ketegangan geopolitik menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto seperti Bitcoin.

“Ketika ketidakpastian geopolitik mulai mereda, kepercayaan investor umumnya ikut meningkat. Kondisi ini dapat mendorong aliran dana kembali masuk ke berbagai aset berisiko, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya yang selama ini sensitif terhadap perubahan sentimen global,” ujar Ryan.

Investor Perlu Tetap Cermati Fundamental dan Risiko

Menurut Ryan, penguatan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa pasar kripto mulai merespons membaiknya sentimen global. Namun, investor tetap perlu memperhatikan berbagai faktor lain yang turut memengaruhi pergerakan harga aset digital.

“Kabar perdamaian antara AS dan Iran dapat menjadi katalis positif bagi pasar kripto dalam jangka pendek. Namun investor tetap perlu memperhatikan faktor lain seperti arah suku bunga, kondisi likuiditas global, serta perkembangan ekonomi makro yang juga memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan harga Bitcoin dan aset kripto,” katanya.

Ryan menambahkan bahwa investor perlu tetap mengedepankan pendekatan investasi yang terukur di tengah dinamika pasar kripto yang masih tinggi. Pemahaman terhadap fundamental aset digital dan manajemen risiko menjadi faktor penting dalam mengambil keputusan investasi.

Baca Juga :  Inspirasi Makeup untuk Liburan Akhir Tahun : Simple Tips Korean Look dari barenbliss

“Pasar kripto dikenal memiliki volatilitas yang tinggi sehingga investor tidak sebaiknya hanya mengandalkan sentimen jangka pendek. Penting untuk memahami fundamental aset yang dipilih, meningkatkan literasi investasi, serta terus memantau perkembangan pasar agar dapat mengambil keputusan yang lebih bijak,” tambah Ryan.

Sebagai platform aset global untuk Indonesia, Bittime melihat minat investor domestik terhadap aset global terus meningkat seiring semakin terbukanya akses terhadap berbagai instrumen investasi internasional. Kondisi ini juga menunjukkan bahwa investor Indonesia semakin aktif mencari peluang diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Bittime menghadirkan akses ke berbagai aset global yang dapat membantu investor memperoleh eksposur terhadap perusahaan dan indeks global. Sejumlah aset tokenisasi berbasis real-world assets (RWA) yang saat ini banyak diminati pengguna Bittime antara lain Tether Gold (XAUT), Silver Token (SLVON), SP500 Tokenized ETF (SPYX), Tesla Tokenized Stock (TSLAX), dan Nasdaq Tokenized ETF (QQQX).

Bittime juga terus mendorong peningkatan literasi aset digital agar masyarakat dapat memahami peluang dan risiko investasi secara lebih komprehensif. Dengan pemahaman yang baik terhadap Bitcoin, aset kripto, dan perkembangan pasar global, investor diharapkan dapat membangun strategi investasi yang lebih matang dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

ITE Group Hadir di Jakarta, Lihat Indonesia sebagai Mitra Strategis untuk Memperluas Akses Bisnis ke Pasar Rusia
Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026
Menakar Daya Hidup Kemang: Episentrum Kosmopolitan Jakarta yang Bertahan di Tengah Tantangan Aksesibilitas
Anatomi Kuliner Seminyak: Polarisasi Tiga Stratum Ekonomi dalam Satu Koridor Jalan
Cerdas Kelola Keuangan: CEO FLOQ Bagikan Tips Praktis Memilih Aplikasi Investasi
Gugik.id Menjadi Mitra Terpercaya Pengadaan Sparepart IT dan Server di Indonesia
Fajir sebagai Top Scorer Geothermal League 2026, Pekerja BRI Lengkapi Dominasi Gemilang Tim Mini Soccer BRI Region 6
Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:02

ITE Group Hadir di Jakarta, Lihat Indonesia sebagai Mitra Strategis untuk Memperluas Akses Bisnis ke Pasar Rusia

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02

Hadir di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan Melalui Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02

Menakar Daya Hidup Kemang: Episentrum Kosmopolitan Jakarta yang Bertahan di Tengah Tantangan Aksesibilitas

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02

Anatomi Kuliner Seminyak: Polarisasi Tiga Stratum Ekonomi dalam Satu Koridor Jalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02

Cerdas Kelola Keuangan: CEO FLOQ Bagikan Tips Praktis Memilih Aplikasi Investasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:02

Fajir sebagai Top Scorer Geothermal League 2026, Pekerja BRI Lengkapi Dominasi Gemilang Tim Mini Soccer BRI Region 6

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:02

Indonesia Amankan Perjanjian Industri Strategis dengan Wilayah Sverdlovsk, Rusia untuk Pacu Investasi Manufaktur

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:02

Indonesia Tuntaskan Misi Kerjasama Industri di INNOPROM 2026, Hasilkan Belasan Kerja Sama Strategis

Berita Terbaru