Kelangkaan BBM Mulai Terasa, Antrian Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU Lombok Tengah - Koran Mandalika

Kelangkaan BBM Mulai Terasa, Antrian Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU Lombok Tengah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelangkaan BBM Mulai Terasa, Antrian Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU Lombok Tengah

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Kelangkaan BBM khususnya Pertalite kini mulai dirasakan oleh masyarakat. Terbukti antrian panjang terjadi di sejumlah SPBU di Lombok Tengah.

Seperti halnya SPBU di Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya, terpantau antrian sampai ke jalan raya.

Salah seorang pembeli yakni, Lalu Basarudin, merasa risih dengan hal ini. Basarudin yang seorang supir truk mengaku antrian panjang yang terjadi sangat menganggu aktivitasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya terganggu, perjalanannya semakin lamban,” ungkapnya sembari mengantri, Selasa (4/8).

Dia juga menuturkan lamanya antrian yang ia rasakan sampai 1 jam lebih setiap kali mengisi BBM

“Lama. Sampai satu jam, bahkan lebih,” tuturnya.

Baca Juga :  Wabup Nursiah Dorong Aturan Ketat HP Anak, Sekolah Diminta Berinovasi

Tidak hanya itu, pemandangan antrian panjang juga terjadi di SPBU Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya.

Manajer Operasional SPBU, Ahmad Yani, mengatakan antrian ini sudah mulai terjadi sejak adanya konflik antara Iran dan Amerika.

Terlebih, kuota BBM yang diterima dari Pertamina saat ini mengalami penurunan drastis. Ia mengaku pada kondisi normal stok BBM yang diterima sebanyak 20-28 ton kini dibatasi menjadi 8-16 ton per hari.

“Dulu yang masih normal itu kan kita dapat 20, 25, 28. Sekarang kita kan di kasi 8, setelah satu hari lagi kita dikasi 16, rutin itu,” ungkapnya.

Namun, ia menjelaskan pihak belum mengetahui pasti alasan pertamina melakukan pembatasan kuota tersebut.

Baca Juga :  Warga Tenggelam Saat Mencari Ikan di Bendungan Batujai Ditemukan Meninggal Dunia

“Kurang tau dari Pertamina. Pokoknya semua SPBU,” jelasnya.

Ia mengungkapkan dengan kondisi seperti ini tidak jarang pihaknya menerima keluhan dari konsumen.

“Banyak (keluhan). Ini sudah nunggu lama terus pas gilirannya habis,” ucapnya.

Untuk itu, kata Ahmad Yani, pihaknya melakukan pembatasan pembelian terhadap setiap kendaraan.

“Ya kita batasi. Kendaraan besar maksimal 200 ribu sepeda motor maksimal 50 ribu,” tuturnya.

Antrian panjang yang terjadi didominasi oleh kendaraan dengan pengisian BBM subsidi atau Pertalite karena adanya pembatas kuota dari Pertamina.

“Kalau Pertamax banyak (stoknya),” tutup Ahmad Yani. (dik)

Berita Terkait

Modal Silaturahmi dan Loyalitas, Lalu Basarudin Pimpin Perolehan Suara Sementara Pilkades Kateng
MotoGP Mandalika: Perputaran Rp5,2 Triliun dan Kisah 20 Srikandi NTB Jaga Lintasan MotoGP 2026
Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik
Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Praya Resmikan Instalasi Jantung Perdana
Pembangunan 6 Rumah Ibadah di KEK Mandalika Tanpa APBD, FKUB Loteng Buka-Bukaan!
Gebrakan Wabup Nursiah di Rakornas TPAKD 2026: Pasang Badan Buka Akses Modal untuk UMKM dan Petani Loteng!
Suhu Panas dan Debu Mengancam Kesehatan, Ini Imbauan Dinkes Loteng
Operasi 2 Hari di Loteng, Satpol PP dan Bea Cukai Garuk 26 Ribu Rokok Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02

Antisipasi Perubahan Musim, KAI Daop 2 Bandung Perkuat Pengawasan Jalur KA untuk Jaga Keselamatan Perjalanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:02

Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed, Bittime Soroti Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:02

CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:02

5 Hal yang Bisa Membuat Perjalanan Batal, Sudah Siap Mengantisipasinya?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

KAI Logistik Hadirkan Promo Diskon Pengiriman Paket Hingga 50% Sampai Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

KAI Logistik Perkuat Budaya Anti Penyuapan melalui Awareness Training SNI ISO 37001:2025

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:02

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

Berita Terbaru