Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus $95.000 Akankah Jadi Sinyal Kebangkitan Menuju Rekor Baru? - Koran Mandalika

Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus $95.000 Akankah Jadi Sinyal Kebangkitan Menuju Rekor Baru?

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Januari 2026 – Aset kripto nomor satu di dunia, Bitcoin, akhirnya menunjukkan pergerakan positif yang signifikan setelah sempat tertahan dalam fase konsolidasi. Bertepatan dengan ini, Bittime tegaskan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang.

Harga Bitcoin kini telah berhasil melampaui zona $95.000 dan menunjukkan ketahanan yang cukup kuat di level tersebut. Momentum ini pun membuat banyak pihak mulai melihat kembali prediksi optimis dari para pengamat pasar global sebagai sesuatu yang sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat.

Seiring dengan meningkatnya kekuatan beli, target harga yang sebelumnya dianggap spekulatif kini mulai memiliki dasar teknis yang lebih kuat. Salah satunya adalah pandangan dari Tom Lee yang memproyeksikan adanya rekor tertinggi baru pada akhir Januari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan terhadap kenaikan harga ini juga diperkuat oleh data ketersediaan pasokan di dalam jaringan. Saat ini, sebagian besar pemegang Bitcoin berada dalam posisi keuntungan karena harga beli rata-rata mereka berada di bawah harga pasar saat ini.

Baca Juga :  Rayakan 90 Tahun Inovasi Global, AICA Indonesia Perkenalkan Dua Inovasi Material Terbaru di INDOBUILDTECH 2026

Khususnya bagi pasar Indonesia, dampak psikologis menjadi faktor yang paling terasa. Reli harga ini biasanya memicu fenomena “takut ketinggalan” atau FOMO di kalangan investor milenial dan Gen Z, yang merupakan basis terbesar pengguna aset kripto di tanah air.

Di sisi lain, sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto berlisensi di Indonesia, Bittime turut menegaskan pentingnya literasi agar masyarakat mampu memilah informasi secara bijak di tengah sinyal pasar yang beragam.

Diharapkan dengan literasi yang baik, para investor aset kripto dapat mengelola portofolio mereka secara lebih strategis dan tetap tenang dalam menghadapi dinamika pasar yang sering kali tidak terduga, ungkap Efma Pasangka, PR & Marcom Manager Bittime.

Dalam hal ini, investasi jangka panjang seperti memanfaatkan fitur fleksibel staking belakangan menjadi salah satu strategi investasi yang kini banyak dilirik oleh investor. Fitur yang tersedia di platform Bittime ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan aset dan mendapatkan imbal hasil atau bunga harian secara otomatis, namun tetap memberikan kebebasan penuh untuk menarik aset tersebut kapan saja tanpa adanya periode penguncian.

Baca Juga :  Belanja Gadget Ringan dan Mudah, Indodana PayLater Hadir di ‘Festival Belanja erafone 2025’

Hal ini dipandang menjadi salah satu strategi investasi yang menggabungkan fleksibilitas pergerakan pasar dan pengembangan nilai aset disaat bersamaan. Namun, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime

About Bittime Indonesia
Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bank Mandiri Taspen dan Basarnas Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman
Dukung Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah 3T, VRITIMES Dorong Strategi Komunikasi Digital Bersama BSKDN Kemendagri
Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Salurkan 100 Paket Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Karhutla
Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Kembali Ramai Bertransaksi
Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta 
Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli
BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen dan Basarnas Perkuat Sinergi melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman

Rabu, 23 September 2026 - 21:02

Dukung Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah 3T, VRITIMES Dorong Strategi Komunikasi Digital Bersama BSKDN Kemendagri

Rabu, 23 September 2026 - 19:02

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Salurkan 100 Paket Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:02

Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Kembali Ramai Bertransaksi

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta 

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Rabu, 23 September 2026 - 14:02

Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan

Berita Terbaru