Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus US $76.000, Momentum Positif Dorong Strategi Diversifikasi Aset Investor Indonesia - Koran Mandalika

Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus US $76.000, Momentum Positif Dorong Strategi Diversifikasi Aset Investor Indonesia

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta 18 Maret 2026 – Momentum positif kembali terlihat di pasar aset kripto global, di mana Bitcoin ($BTC) sempat menyentuh level US$76.000 setelah mencatat kenaikan sekitar 4% dalam waktu singkat (17 Maret 2026). Di tengah momentum tersebut, Bittime melihat peluang bagi investor Indonesia untuk mulai membangun strategi portofolio yang lebih adaptif.

Sebelumnya, pergerakan positif ini diikuti oleh sejumlah aset kripto utama lainnya, seperti XRP ($XRP) yang naik sekitar 9%, Ethereum ($ETH) sebesar 12%, serta Cardano ($ADA) yang menguat hingga 8% dalam seminggu terakhir. Tren ini mencerminkan meningkatnya optimisme pasar di tengah kondisi global yang masih diwarnai ketidakpastian.

Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) memandang hal ini sebagai peluang bagi investor Indonesia untuk mulai membangun strategi portofolio yang lebih adaptif. Salah satu pendekatan yang saat ini banyak diterapkan adalah konversi IDR ke Tether ($USDT). Sebab, stablecoin $USDT dinilai dapat memberikan fleksibilitas bagi investor untuk mengelola likuiditas sekaligus merespons peluang pasar dengan lebih cepat, terutama dalam kondisi pasar yang bergerak dinamis.

Melalui ekosistem perdagangan yang dimilikinya, Bittime menghadirkan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan konversi IDR–USDT secara efisien, yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk mengakses berbagai aset kripto utama. Pendekatan ini memungkinkan investor untuk secara bertahap membangun portofolio, tidak hanya bergantung pada satu aset, tetapi mendiversifikasikan berbagai aset seperti $BTC, $XRP, hingga $ETH sebagai bagian dari strategi diversifikasi.

Menurut Ronny Prasetya, Presiden Direktur Bittime, momentum kenaikan pasar seperti saat ini dapat menjadi salah satu momen bagi investor untuk mulai memperkuat strategi pengelolaan aset mereka.

Ia menambahkan bahwa di tengah dinamika global yang masih dipengaruhi oleh faktor geopolitik dan ekonomi, strategi investasi yang adaptif menjadi semakin penting. Kombinasi antara pengelolaan likuiditas melalui stablecoin dan alokasi ke aset kripto utama dinilai dapat menjadi salah satu pendekatan yang dipertimbangkan oleh investor.

Baca Juga :  Ripple Siap Luncurkan XRPL EVM, Jembatani Ekosistem Ethereum dan XRP

Sebagai platform perdagangan aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime terus berkomitmen untuk menyediakan layanan yang aman, mudah diakses, serta relevan dengan kebutuhan investor Indonesia.

Namun, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam
Grand Final Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Tuntas, Ini Juaranya
Dorong Keuangan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
Prediksi USDJPY Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Kenaikan ke 158.427
Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Penurunan ke 4.282
Perkuat Angkutan Komoditas Pangan, KAI Logistik dan PT Bogantara Indo Transport Tandatangani Kerja Sama Pengiriman Hasil Bumi, Pangan, Ternak dan Pendukungnya dengan Kereta Api

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Jumat, 18 September 2026 - 12:02

Grand Final Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Tuntas, Ini Juaranya

Jumat, 18 September 2026 - 12:02

Dorong Keuangan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026

Jumat, 18 September 2026 - 11:02

Prediksi USDJPY Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Kenaikan ke 158.427

Jumat, 18 September 2026 - 11:02

Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Penurunan ke 4.282

Jumat, 18 September 2026 - 11:02

Perkuat Angkutan Komoditas Pangan, KAI Logistik dan PT Bogantara Indo Transport Tandatangani Kerja Sama Pengiriman Hasil Bumi, Pangan, Ternak dan Pendukungnya dengan Kereta Api

Jumat, 18 September 2026 - 11:02

Global Business Chinese BINUS University Hadirkan Program Joint Degree Pertama Bersama South China University of Technology

Berita Terbaru