Blockchain Resmi Jadi Teknologi Strategis Nasional, Industri Web3 Siap Melaju - Koran Mandalika

Blockchain Resmi Jadi Teknologi Strategis Nasional, Industri Web3 Siap Melaju

Selasa, 15 Juli 2025 - 22:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 15 Juli 2025 – Beberapa tahun terakhir pertumbuhan industri Web 3.0 atau yang lebih akrab dikenal Web3, menunjukkan pertumbuhan signifikan. Di mana, adopsi teknologi berbasis desentralisasi ini meluas dan memberikan kesempatan lebih besar terhadappara pengembang.

Membawakan konsep dan sistem terdesentralisasi, teknologi Web3 menjanjikan akses keamanan dan keterbukaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan internet Web 2.0. Selain itu, Web3 juga menekankan pada kontrol pengguna atas data mereka sendiri dan interaksi langsung antar pengguna, tanpa perlu perantara terpusat seperti platform media sosial atau bank. 

Hal inilah, yang membawa teknologi Web3 sangat terbuka untuk berbagai proyek terbarukan berbasis blockchain. Di mana dengan memanfaatkan teknologi blockchain, berbagai proyek dapat dikembangkan sesuai dengan tujuan pengembangannya dengan lebih mudah, terdesentralisasi dan transparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Indonesia sendiri, teknologi blockchain baru-baru ini telah resmi menjadi salah satu teknologi strategis nasional, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025. Ini menunjukkan bentuk optimistisme dan dukungan pemerintah Indonesia terhadap pengembangan dan transformasi digital yang berkelanjutan.

CEO Bittime, Ryan Lymn, mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi Web3 dan besarnya ketertarikan masyarakat terhadap teknologi blockchain menunjukkan peningkatan yang signifikan selama beberapa tahun terakhir. Ini menekankan bentuk keterbukaan masyarakat Indonesia terhadap perkembangan serta adopsi teknologi terbarukan.

Baca Juga :  Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Tata Kelola Berbasis Data, Akurasi Produksi Sawit PTPN IV Regional III Tembus 96,77 Persen

“Tidak dipungkiri, perkembangan dan adopsi teknologi blockchain di Indonesia beberapa tahun terakhir menunjukkan tingkat ketertarikan yang cukup besar. Tentu, hal ini dapat tercapai salah satunya adalah berkat semakin terarahnya peraturan dan regulasi terkait industri Web3, termasuk aset digital di Indonesia,” jelas Ryan.

Ia menambahkan bahwa sebagai bagian dari industri Web3 itu sendiri, pihaknya sangat mengapresiasi besarnya keterlibatan masyarakat Indonesia, terutama pemerintah terhadap pengembangan, pengaturan, dan pengawasan teknologi blockchain.

Baginya, selain dukungan dalam pengembangan dan pengawasan, perluasan edukasi serta pemberdayaan juga merupakan hal yang tidak kalah pentingnya. Mengingat masih rendahnya literasi masyarakat terkait industri Web3.

Lebih lanjut, sebagai platform pertukaran aset kripto yang resmi dan berlisensi di Indonesia, Bittime berkomitmen untuk terus menghadirkan aset-aset alternatif bagi pengguna nya. Menekankan bentuk keseriusan platformnya dalam mendorong keberlangsungan industri aset digital dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Selaras dengan hal tersebut, baru-baru ini Bittime melisting aset-aset diversifikasi yang dipandang berpotensi, yakni Hyperlane (HYPER) dan Sign (SIGN). Keberadaan kedua proyek tersebut menandai langkah maju dalam upaya menciptakan dunia aset digital yang tidak hanya lebih terhubung, tetapi juga lebih aman dan efisien bagi semua penggunanya.

Baca Juga :  Ciptakan Generasi Muda Berdaya Saing Global, Ini 5 Sekolah Internasional Terbaik di Bekasi

Baik HYPER maupun SIGN sama-sama bertujuan untuk menghadirkan teknologi blockchain yang lebih mudah diakses dan digunakan oleh banyak orang. HYPER melalui ekosistemnya dapat menyederhanakan komunikasi cross-chain, sehingga para pengembang mampu membangun aplikasi yang lebih kompleks, berguna dan tidak terbatas pada satu jaringan blockchain.

Sedangkan, ekosistem token SIGN mendukung adopsi ini dengan menyediakan infrastruktur terkemuka melalui verifikasi data yang aman dan distribusi token yang efisien, mengatasi hambatan seperti penipuan dan kerumitan dalam pembagian aset digital.

Dua hal tersebut, memberikan nilai lebih pada latar belakang dan potensi perkembangan ekosistem kedua proyek tersebut. Lebih dari itu, penting untuk dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Berita Terkait

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia
Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Berita Terbaru