BPOM Cetak 100 Kader Pramuka Pelopor Keamanan Obat dan Makanan, Perkuat Benteng Perlindungan Masyarakat - Koran Mandalika

BPOM Cetak 100 Kader Pramuka Pelopor Keamanan Obat dan Makanan, Perkuat Benteng Perlindungan Masyarakat

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, 30 Juli 2026 – Balai Besar Pengawas
Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya terus memperkuat perlindungan masyarakat
dari risiko peredaran obat, kosmetik, dan pangan yang tidak memenuhi ketentuan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Satuan
Karya Pengawas Obat dan Makanan (SAKA POM) Tahun 2026 dengan membekali 100
anggota Pramuka agar menjadi pelopor keamanan obat dan makanan. Melalui program
ini, BPOM memperluas edukasi hingga menjangkau sekolah, kampus, keluarga, dan
masyarakat.

Langkah tersebut menjadi
bagian dari strategi BPOM dalam membangun sistem pengawasan yang lebih kuat
melalui pendekatan edukatif. Selain melakukan pengawasan di lapangan, BPOM juga
mendorong keterlibatan generasi muda sebagai mitra strategis untuk menyebarluaskan
informasi yang benar. Dengan demikian, budaya sadar keamanan obat dan makanan
diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Diklat SAKA POM Tahun 2026
dibuka oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) SAKA POM Jawa Timur
sekaligus Kepala BPOM di Surabaya, Yudi Noviandi, M.Sc., Tech., Apt. Kegiatan
ini juga mendapat dukungan dari pemerintah, Gerakan Pramuka, Ikatan Apoteker
Indonesia (IAI), serta para Pimpinan Satuan Karya. Kolaborasi tersebut menjadi
langkah bersama dalam mencetak kader muda yang siap menjadi garda terdepan
edukasi keamanan obat dan makanan.

Yudi Noviandi, M.Sc.,
Tech., Apt.,
Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) SAKA POM Jawa
Timur,
mengatakan, “Pengawasan obat dan makanan tidak akan maksimal jika
hanya dilakukan oleh BPOM. Karena itu, kami membangun gerakan bersama dengan
mencetak kader-kader muda SAKA POM yang mampu menjadi pelopor keamanan obat dan
makanan di lingkungannya. Mereka kami bekali dengan pengetahuan dan
keterampilan agar mampu mengenali produk yang memenuhi ketentuan, menyampaikan
informasi yang benar, serta mengedukasi masyarakat secara langsung. Langkah ini
menjadi investasi jangka panjang BPOM untuk memperluas jangkauan edukasi sekaligus
memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat.”

Komitmen tersebut
diwujudkan melalui pelatihan yang diikuti 100 peserta, terdiri atas Pramuka
Penegak tingkat SMA/sederajat dan Pramuka Pandega dari berbagai perguruan
tinggi di Kota Surabaya. Selama kegiatan, peserta dibekali tiga krida utama
SAKA POM, yaitu Krida Pengujian Sederhana Obat dan Makanan, Krida Pemantauan
Obat dan Makanan, serta Krida Informasi Obat dan Makanan. Pembekalan ini
dirancang agar peserta memiliki kemampuan untuk menjadi edukator keamanan obat
dan makanan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Port Academy dan PT Phoenix Resources International Kolaborasi dalam Diklat IMO OPRC Level 1

Pembelajaran tidak hanya
berlangsung di dalam kelas. Peserta juga dikenalkan dengan berbagai layanan
digital BPOM serta praktik pengujian sederhana untuk mendeteksi bahan berbahaya
pada pangan. Melalui diskusi dan praktik secara langsung, peserta memperoleh
pengalaman yang dapat diterapkan saat memberikan edukasi kepada masyarakat.

Melalui Diklat SAKA POM
Tahun 2026, BPOM di Surabaya memperkuat upayanya membangun perlindungan
masyarakat melalui pemberdayaan generasi muda. Sebanyak 100 kader yang telah
dibekali pengetahuan dan keterampilan diharapkan menjadi penggerak edukasi
sekaligus perpanjangan tangan BPOM dalam menyebarkan informasi yang benar
mengenai keamanan obat dan makanan. Dengan semakin luasnya edukasi yang
diberikan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu memilih produk yang
aman, bermutu, dan bermanfaat sehingga perlindungan kesehatan masyarakat dapat
terwujud secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia
Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan
Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis
Bagaimana Sistem Keamanan Dana dan Data Bekerja pada Aplikasi Trading Online?
1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam
Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM
PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02

ACT! Project Mendorong Konsumsi Produk Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02

Gratis Transfer antarbank di neobank hingga 200 Kali per Bulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

Dulu Cukup Ganti Air, Kini Air Penggantinya Harus Steril: FisTx Hadirkan Baskara UV dan Cakra Elektrolisis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:02

1 Juta Pergerakan Penumpang, KAI Bandara Perkuat Konektivitas Sekaligus Tebar Kepedulian di Lubuk Pakam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

Pertamina SMEXPO Yogyakarta Bukukan Capaian Rp3,8 Miliar, Buka Peluang Pasar Lebih Luas bagi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:02

PLN NPC dan TSG Teken Kontrak Kolaborasi Proyek Gas Insulated Switchgear

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Nonpetikemas Pelabuhan Belawan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:02

Buktikan Daya Saing Global, Siswa BINUS SCHOOL Torehkan Nilai IB dan Cambridge di Atas Rata-Rata Dunia

Berita Terbaru

Daerah

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:01